Posts made by Puji Endang Lestari 2213053301

PKn SD 4J -> TUGAS

by Puji Endang Lestari 2213053301 -
Puji Endang Lestari
2213053301
4J

Teori belajar dan teori pembelajaran merupakan dua konsep yang berbeda, yang memiliki tujuan yang berbeda dan proses yang berbeda. Teori belajar merupakan teori yang mengatur tentang bagaimana seseorang menyimpan, mengingat, dan menggunakan informasi. Teori pembelajaran, karena itu, merupakan teori yang mengatur tentang bagaimana seseorang dapat mengubah informasi menjadi ilmu.

Contoh dari teori belajar adalah teori Tulving, yang menganggap bahwa informasi yang diingat dapat dikelola dalam empat sistem: sebagai informasi yang disimpan secara eksplisit, informasi yang disimpan secara implisit, informasi yang disimpan dalam memori sensori, dan informasi yang disimpan dalam memori semantik. Teori pembelajaran, karena itu, menganggap bahwa informasi yang diingat dapat dikelola dalam memori semantik, yang menyediakan informasi yang dapat digunakan dalam konteks yang berbeda.

Contoh dari teori pembelajaran adalah teori konstruksiivistik, yang menganggap bahwa pembelajar harus mengkonstruksi ilmu dari informasi yang diberikan oleh guru, dan bahwa pembelajar harus mengubah informasi menjadi ilmu yang dapat digunakan dalam konteks yang berbeda. Teori pembelajaran ini menganggap bahwa pembelajar harus mengubah informasi menjadi ilmu yang dapat digunakan dalam konteks yang berbeda, yang menyediakan informasi yang dapat digunakan dalam konteks yang berbeda.

Dalam pengajaran, teori belajar dan teori pembelajaran memiliki peranan yang berbeda. Teori belajar membantu guru mengerti bagaimana seseorang menyimpan, mengingat, dan menggunakan informasi, sambil mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif. Teori pembelajaran, karena itu, membantu guru mengubah informasi menjadi ilmu yang dapat digunakan dalam konteks yang berbeda, sambil mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif.

Dalam pengajaran, teori belajar dan teori pembelajaran harus digunakan secara bersamaan. Guru harus menggunakan teori belajar untuk mengerti bagaimana seseorang menyimpan, mengingat, dan menggunakan informasi, sambil menggunakan teori pembelajaran untuk mengubah informasi menjadi ilmu yang dapat digunakan dalam konteks yang berbeda. Ini akan membantu pembelajar menjadi lebih efektif dan mempunyai kemampuan yang lebih tinggi.

PKn SD 4J -> Tugas 2

by Puji Endang Lestari 2213053301 -
Nama : Puji Endang Lestari
NPM: 2213053301


Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) untuk SD yang tepat untuk kelas rendah harus disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan minat anak-anak pada usia tersebut. Materi yang cocok untuk kelas rendah biasanya bersifat sederhana, konkret, dan berfokus pada pengenalan konsep dasar tentang negara, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta nilai-nilai kebersamaan dan toleransi. Contoh materi yang sesuai untuk kelas rendah termasuk pengenalan tentang lambang negara, lagu kebangsaan, serta pengertian sederhana tentang hak dan kewajiban sebagai anak Indonesia. Materi tersebut disampaikan dengan menggunakan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, seperti bermain peran, menyanyi, atau berdiskusi kelompok.

Sementara itu, untuk materi PKN SD kelas tinggi, pendekatan yang lebih mendalam dan kompleks dapat diterapkan sesuai dengan perkembangan intelektual dan sosial siswa. Materi yang cocok untuk kelas tinggi mencakup pembahasan mengenai sistem pemerintahan, konsep demokrasi, peran dan fungsi lembaga negara, serta isu-isu sosial dan politik yang relevan. Contohnya, siswa dapat mempelajari proses pemilihan umum, peran presiden dan parlemen dalam pembuatan kebijakan, serta pentingnya partisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi. Selain itu, materi tentang hak asasi manusia, kesetaraan gender, dan keberagaman budaya juga dapat dimasukkan sebagai bagian dari pembelajaran PKN untuk kelas tinggi, agar siswa dapat memahami dan menghargai nilai-nilai pluralisme dalam masyarakat.

Dengan demikian, materi PKN untuk SD kelas rendah dan kelas tinggi perlu disesuaikan dengan tingkat perkembangan kognitif dan sosial siswa. Materi yang tepat untuk kelas rendah haruslah sederhana, konkret, dan menarik, sementara materi untuk kelas tinggi dapat lebih mendalam dan kompleks, sesuai dengan kemampuan siswa untuk memahami konsep-konsep yang lebih abstrak dan kompleks. Dengan pendekatan yang tepat, pembelajaran PKN di SD dapat memberikan landasan yang kuat bagi pemahaman yang lebih mendalam tentang kewarganegaraan dan partisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi bagi generasi muda.