Posts made by Efi yulyana 2213053075

Efi Yulyana
2213053075
Dari jurnal yang sudah saya baca pada jurnal ke 2 yang berjudul PENDEKATAN PENDIDIKAN NILAI SECARA KOMPREHENSIF
SEBAGAI SUATU ALTERNATIF PEMBENTUKAN AKHLAK BANGSA
Dari jurnal ini saya memahami bahwa nilai nilai moral saat ini sangat sangat lah rendah,begitu banyak terjadi pristiwa mulai dari,perampokan, penipuan,berkelahi sampai dengan pembunuhan,dari berbagai kejadian tersebut di sebabkan oleh minimnya moral dna kurang nya penanaman moral yang efekti, dan untuk mengatasi permasalahn di atas maka perlulah adanya pendekatan,
berbagai pendekatan yang perlu di gunakan mulai dari
1. pendekatan koprehensif dimana pendekatan ini yang secara Istilah komprehensif digunakan
dalam pendidikan nilai yang mencakupi. Pertama, isi pendidikan nilai harns
kolnprehensif, meliputi semua pemsalahan
yang berkaitan dengan nilai mulai pilihan
nilai-nilai yang bersifat pribadi sampai
pertanyaan-pertanyaan yang mengenai etika
secara umum.
metode pendidikan nilai juga
hams komprehensif, tennasuk didalamnya
inkulkasi (penanaman) nilai, pemberian
teladan, dan penyiapan generasi muda agar
dapat mandiri dengan mengajarkan dan
tnemfasilitasi pembuatan keputusan moral
secara bertanggung jawab dan keterampilan-
keterampilan hidup yang lain.
program, dan kurikulwn
telah dikembangkan di Amerika Serikat,
untuk menolng generasi muda agar dapat
mencapai kehidupan yang secara pribadi
lebih memuaskan dan secara sosial lebih
. konstruktif. dilihat dari substansinya, ada
empat pendekatan yang dianggap gerakan
talna dalam bidang pendidikan nilai yang
komprehensif, yaitu realisasi nilm, pendi-dikan watak, .pendidikan kewaganegaraan,
dan pendidikan moral.
mengatasi konflik.
Pendidikan dan moral yang terlalu
berfokus pada pengembangan kognitif
tingkat rendab~ perlu dilengkapi denagan
pengembangan kognitiftingkat tinggi sampai
subyek didik memiliki ketrampilan membuat
keputusan moral yang tepat secara mandiri.
memiliki komitmen yang tinggi untuk
bertindak selaras dengan keputusan moral
tersebut, memilki kebiasaan (habit) untuk
melakukan tindakan bennoral. Dengan kata
lain, pendidikan nilai dan moral hendaknya
dapat mengembangkan 8 subjek didik secara
holistik, yang mencakup pengembangkan
kecerdasan intelektual, emosional, dan
spritual, pendekatan pendidikan nilai dan
moral yang masih bemuansaindoktrinasi
periu diinovasi dengan pendekatan
komprehensif yang meliputi : inculct!ting
'menanamkan f niIai dan moralitas~ mlJde/ing
'meneladakan ' nilai dan moraJitas~
facilitating 'memudahkan' perkembangan
nilai dan moral, dan skill development
'pengembangan ketrampilan t untuk
mencapai kehidupan pribadi yang tenteram
dan kebidupan sosial yang .konstruktif,
berbagai manifestasi kekuatan iman setiap'
warganegara indonesia
Efi Yulyana
Npm 2213053075

Pendidikan moral disekolah.
Guru merupakan pendidikan utama di sekolah, namun pendidikan moral di sekolah juga tidak terbatas pada guru saja. di sekolah masih banyak lagi orang orang berprofesi bidang tata usaha,berkebu, prmau kantor,komite sekolah dll.
sekolah adalah tempat publik bagi peserta didik untuk dapat belajar pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan untuk hidup dalam demokrasi yang sesungguhnya.

berbagai contoh pendidikan yang perlu di terapkan mulaidari Pendidikan moral terhadap diri sendiri yang diberikan kepada peserta didik berkaitan dengan nilai-nilai kebersihan diri, kerajinan dalam belajar/bekerja, keuletan, disiplin kebersihan diri, kerajinan dalam belajar/bekerja, keuletan, disiplin waktu. Pendidikan moral untuk sesama manusia mencakup nilai-nilai moral sosial seperti kerjasama, toleransi, respek, berlaku adil, jujur, rendah hati, tanggung jawab, dan peduli.

Pendidikan moral untuk hubungan manusia dengan alam semesta dapat diberikan dengan menguatkan nilai- nilai keseimbangan alam, menjaga kelestarian alam, tidak merusak alam, hemat, dan mendidik untuk menggunakan kembali barang- barang bekas (daur ulang) dalam bentuk yang baru.

Pendidikan moral untuk hubungan manusia dengan Sang Khalik penting dilaksanakan terlebih Indonesia adalah negara yang berketuhanan Yang Maha Esa (pasal 29 UUD 1945). Indonesia berbeda dengan negara sekuler dan negara komunis. Sehingga pendidikan moral di sekolah penting dilakukan oleh guru dan segenap komponen warga sekolah agar tercapai pendidikan moral yang komprehensif. Komponen-komponen pendidikan moral di sekolah yang lain yang tidak kalah penting adalah cakupan materi, variasi metode, dan evaluasi yang menyeluruh. Dengan memperhatikan komponen- komponen tersebut, sekolah dengan guru sebagai peran utama dapat merancang pendidikan moral secara lebih komprehensif sehingga hasilnya dapat dicapai secara optimal, yaitu berkembangnya nilai-nilai moral dalam diri peserta didik sehingga mereka menjadi generasi muda yang berkualitas.
Efi yulyana
Npm : 2213053075
Nilai moral merupakan suatu perubahan yang perlu di tanamkan pada masing masing orang untuk memiliki tingkah laku yang baik,
untuk itu terdapat
berbagai pendekatan untuk menanamkan nilai dan moral,yang pertama dengan menanamkan melalu
pemerinta, yang kedua yaitu masyarakat dan komunikasi,kemudiana yang ke 3 akademisi, ke empat pengusaha atau pemilik modal,dan yang terahir melalui media elektroni.
nilai harus di tangkap dengan di cerna,di internalisasikan dna di bakukan,
untuk menilai kualiat diri seseoarang yaitu dengam,melihat penerapan nilai di dalma dirinya.
terdapat 2 aliran yang tidak perlu di ajarkan yaitu :
relafivisme,dimana aliran ini tidak di ajarkan karna hakekat nilai bersifat relatif,subjektif,temporer,dan situasional.
kemudian aliran ke 2 aliran kebebasan,aliran ini tidk perlu dan tidk boleh di ajarkan karna bertentangan dengan kodrat kebebasan dasar manusia untuk menetukan pilihn nya secara bebas dan mandiri.
NAMA : EFI YULYANA
NPM : 2213053075
ANALISIS VIDEO : 1

Dalam video yang mengulas tentang peran pendidikan SD dalam menanamkan pendidikan nilai dan moral melalu PPKn.
Pada ulasan video ini menjelakan bahwa pentingnya kesadaran nilai moral yang berguna untuk mengarahkan agar peserta didik mampu membuat pertimbangan secara matang atas perilakunya dalam kehidupan sehari har,baik di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. Kesadaran moral dalam pendidikan saat kurang di perhatikan, sehingga banyak sekali kassus yang berkaitan dengan prilaku nilai dan moral di kalangan pendidikan, dan jika peserta didik tidak di bekali pendidikan nilai dan moral yang akan terjadi pada peserta didik yaitu pada masalah moral, dimana masalah moral ini sangat daan sering sekalii kita jumpai di sekitar,sehingga orang tua peserta didik kebingungan menghadapi anak anak nya yang membantah segala sesuatu, tidak hanya orang tua dari peserta didik,namun pendidik juga bingung menghadapi peserta didik yang tidak menerima pendidikan dan tidak mau belajar, namun peserta didik menuntut untuk bisa naik kelas,nilai yang bagus, lulus ujian dan memaksakan hendaknya kepada guru.
Penting sekali untuk di sosialisasikan kepada peserta didik untuk membangun karakter peserta baik yang baik. Dalam pendidikan PPKn tercantum memiliki salah satu misi, berupa pembenagunan watak, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,sebagai acuan keberhasilan.
Berbagai teori bisa di gunakan untuk menanamkan nilai nilai moral, nilai dan moral akan merubah karakter keperibadian dan ahlak budi pekerti yang luhur,pendididkan kewarganegaraan,adalah pendidikan nilai dan moral.
Yang harus di lakukan oleh pendidik sd :
1. dapat menggunakan beberapa pendakatan,pendekatan pertama adalah pendekatan indokrinasi.
2. Pendekatan yang selanjutnya pendektan klarifikasi nilai dan yang selanjutnya
3. pendekatan teladan melalui contoh,
Tujuan untuk memberikan pengertian pengetahuan dan pemahanpancasila :
Menanamkan nilai nilai moral pancasila kedalam diri anak didik
meletakan dan membentuk pola pikir yang sesuai dengan pancasila dan llain lain.
Memberikab motivasi,
Mempersiapkan peserta didik yang mencintai bangsa nya.