Kiriman dibuat oleh ANJELITA SHAILIA

Nama: Anjelita Shailia
NPM: 2213053302
Kelas: 2/A

Pretest

Analisis video

Dari video diatas dapat kita ketahui tentang pengertian PKN, Landasan Ideal dan hukum, sumber historis, sumber sosiologis, sumber hukum dan dinamika esensi dan pentingnya PKN dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang di pelajari di sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Pendidikan kewarganegaraan memiliki arti warga negara yang berati hal-hal yang bersangkutan tentang kenegaraan sebagai warga ataupun penjabat pemerintahan. Landasan ideal dan hukum yang berati pondasi awal sebuah ideal atau pedoman dan hukum di suatu negara PKN sebagai landasan ideal dan hukum seperti mengajarkan dan menerapkan ideologi bangsa yakni Pancasila, dan hukum seperti Undang-undang Dasar Negara 1945. Pendidikan kewarganegaraan sebagai sumber historis adalah PKN yang nilai sejarah dan cerita perjuangan Indonesia yang berkaitan dengan berdirinya Indonesia, Pendidikan kewarganegaraan sebagai sumber sosiologis adalah pendidikan yang diberikan pada masyarakat seperti dengan adanya kurikulum pendidikan kewarganegaraan agar makna dari kewarganegaraan bisa tercapai dan yang terakhir pendidikan kewarganegaraan sebagai sumber hukum dan dinamika esensi dan pentingnya pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi ini bermakna pendidikan Pkn dapat merubah karakter bangsa untuk menjadi lebih baik dalam menghormati dan menghargai sesama warga negara dalam perguruan tinggi pendidikan ini penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dari dasar hingga tua.
Nama: Anjelita Shailia
NPM: 2213053302
Kelas:1A
Tugas: Analisis Soal

1. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

Jawab: Pancasila sebagai sistem nilai akan mantap berfungsi sebagai paradigma ilmu, apabila para akademisi dan praktisi, warga negara maupun penyelenggara negara, telah meyakini kebenaran nilai-nilai Pancasila dan menjadikannya sebagai acuan dalam berolah ilmu maupun beramal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, maka akan muncul kedisiplinan dalam melakukan kegiatan ataupun aktivitas bermasyarakat selain itu nilai-nilai Pancasila yang terkandung dapat memorganisir Prilaku yang melenceng baik dari segi agama, sosial, dan kebudayaan diantaranya perkembangan IPTEK jika menganut nilai-nilai Pancasila dari kelima sila antara lain
1. Sila ketuhanan yang maha esa, Berdasarkan sila
pertama ini iptek tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan,
dibuktikan, dan diciptakan, tetapi juga dipertimbangkan
maksudnya dan akibatnya apakah merugikan manusia dengan
sekitarnya. Pengolahan diimbangi dengan pelestarian.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasar-
dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek
haruslah secara beradab.
3. Sila persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada
bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia
akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan
kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan
dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin
karena tidak lepas dari faktor kemajuan iptek.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari
pengembangan iptek secara demokratis.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kemajuan
iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam
kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam
hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan
Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan
masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam dan lingkungannya.

Jadi dalam mengembangkan ilmu kedisiplinan maupun mengembangkan IPTEK dalam ruang lingkup Pancasila maka masyarakat Indonesia akan dapat mengambil nilai positif dan membuang nilai negatif dari penggunaan media sosial.

2. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

Jawab: Harapan saya kecepatannya semoga pemimpin pemimpin di Indonesia saat ini dan masa mendatang menjadi pemimpin yang lebih bertanggung jawab dan menjadi pemimpin yang mencerminkan nilai Pancasila dalam menjalankan tugasnya dan selalu memberikan semua tenaga jerih payah mereka untuk bangsa bukan untuk diri mereka, selain itu semoga pemimpin bangsa kedepannya melaksanakan apa yang mereka sumpahkan sebelum menjabat sehingga negara Indonesia bisa menjadi negara yang maju dan merdeka dari kemiskinan, semoga Indonesia bisa menjadi bangsa emas yang gemilang.
Nama: Anjelita Shailia
NPM: 2213053302
Kelas: 1A
1.Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?

Jawab: Menurut saya tentang permasalahan yang terdapat dalam berita tersebut merupakan realitas dari kejadian pada saat ini, masyarakat dan Anak muda zaman milenial mudah terpancing untuk menyebarkan informasi yang sesuai dengan keinginan mereka tanpa melihat dan mencari tau berita tersebut benar atau tidak yang penting mendapatkan viewers yang banyak dan memviralkan berita tersebut, anak muda yang menelan mentah-mentah informasi yang mereka dapat tanpa memfilter berita dan informasi yang mereka dapatkan akan merusak nilai Salah satunya pada sila ke 3 yakni persatuan Indonesia, dengan mereka menyebarkan berita hoaks akan menciptakan golongan dan kubu sehingga merusak kenyamanan dan ketentraman negara karena akan muncul konflik dari sebuah berita hoaks tersebut.
Yang dapat saya lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax antara lain:

1. Menguatkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara baik menggunakan IPTEK ataupun Secara langsung
2. Memberikan sosialisasi tentang hoaxs
3. Membatasi informasi yang masuk pada media sosial ruang lingkup Indonesia
4. Menjaga persatuan dan kesatuan

2. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?

Jawab: Pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai pancasila maka akan memberikan dampak negatif bagi pengguna nya yang merupakan warga negara Indonesia, Untuk itu perlu bahwasanya bagi pengembang iptek yang ada di indonesia untuk menerapkan nilai-nilai pancasila dalam mengembangkan iptek, mereka harus menyesuaikan antara nilai pancasila dengan apa yang mereka kembangkan, serta berikan sanski yang berat bagi para pelanggar, dan berikan apresiasi kepada para pelaksana.

3. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawaban: Jurusan program studi yang saya ambil adalah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, yang merupakan wujud sikap konsumtif dapat ditangani melalui hal-hal berikut yang akan berkaitan dengan pekerjaan saya sebagai guru :
1. Memberikan didikan dan pengetahuan mengenai dampak negatif dari sikap konsumtif tersebut.
2. Memberikan perbedaan dan contoh dari setiap prilaku yang konsumtif dan tidak konsumtif, serta dari hal-hal yang akan menyebabkan sikap konsumtif seperti belajar berhemat dengan menabung atau diadakannya program menabung,tidak menghamburkan makanan,dan membeli barang yang dibutukan .
3.Mendidik peserta didik untuk selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh sang pencipta dan mengerti pengunaan uang yang diperlukan.
4. Memberikan pembelajaran sikap yang baik agar terhindar dari sikap konsumtif diataranya memberikan nilai-nilai Pancasila dalam berkarakter.

Pancasila PGSD 1A T.A 2022/2023 -> Forum Analisis Video-2

oleh ANJELITA SHAILIA -
Nama: Anjelita Shailia
Kelas: 1A
NPM: 2213053302
Analisis Video 2

Dari video tentang sejarah kemerdekaan Indonesia berita bom Hiroshima diatas yang dapat saya analisis adalah peran Pancasila pada penyebaran pengetahuan sejarah kemerdekaan Indonesia yang dimana perjuangan para pejuang tahap demi tahap dilewati oleh para pahlawan untuk memerdekakan mereka dan menghilangkan para penjajah bersatu dari berbagai suku bangsa, daerah, agama,budaya dan masih banyak perbedaan mereka disatukan karena senasib merasakan hal yang sama kekejaman penjajahan semangat para pemuda pemudi yang membara dan segenap masyarakat Indonesia.

Sejarah ini penting untuk diketahui anak muda zaman sekarang untuk memberikan rasa semangat dan mental kemerdekaan, persatuan yang sama seperti pemuda pemudi saat memperjuangkan kemerdekaan sehingga anak zaman sekarang tidak mudah untuk di provokasi dengan masalah kecil yang untuk mengadu domba masyarakat Indonesia.

Dengan penamparan diatas dapat disimpulkan bahwa sejarah kemerdekaan harus tetap dipelajari dan dipahami oleh masyarakat Indonesia dan generasi penerus untuk menanamkan semangat dan perjuangan yang besar untuk menghilangkan penjajahan.