Posts made by Mega Suci Amelia

PSPS_SLTL_Kelas A_Ganjil_2023/2024 -> Forum Diskusi

by Mega Suci Amelia -
Beberapa teknik dalam penyusunan draf wawancara,
1. Menentukan latar belakang wawancara, latar belakang pengambilan topik wawancara, pemilihan narasumber, hingga deskripsi bagaimana keadaan saat dilakukan tanya jawab perlu dijelaskan dalam draf wawancara.
2. Menuliskan maksud dan tujuan wawancara, Maksud dan tujuan dari wawancara perlu dijelaskan dalam draf wawancara. Hal ini akan membantu narasumber memahami tujuan dari wawancara dan memberikan informasi yang relevan.
3. Menuliskan topik wawancara, Topik wawancara perlu dijelaskan dalam draf wawancara. Hal ini akan membantu narasumber mempersiapkan diri dan memberikan informasi yang lebih terfokus.
4. Menuliskan waktu dan tempat kegiatan, Informasi terkait waktu dan lokasi wawancara perlu dicantumkan dalam draf wawancara. Hal ini akan membantu narasumber mempersiapkan diri dan memastikan bahwa informasi yang diberikan akurat.
5. Menyusun laporan hasil wawancara, Setelah melakukan wawancara, perlu disusun laporan hasil wawancara yang berisi semua rekaman wawancara yang sudah dilakukan, dengan informasi terkait siapa saja nama narasumber hingga rincian tanya jawab dalam bentuk transkrip.

PSPS_SLTL_Kelas A_Ganjil_2023/2024 -> Forum Diskusi

by Mega Suci Amelia -
Hal-hal mengenai teknik wawancara,
1. Persiapan: Persiapkan diri sebelum wawancara dengan penelitian yang cukup tentang perusahaan atau orang yang akan Anda wawancarai. Kenali peran yang Anda lamar, dan siapkan pertanyaan yang relevan.
2. Pertanyaan Terbuka: Gunakan pertanyaan terbuka untuk memungkinkan narasumber berbicara lebih banyak. Pertanyaan terbuka tidak dapat dijawab dengan "ya" atau "tidak" dan mendorong diskusi yang lebih dalam.
3. Dengarkan Aktif: Fokuskan perhatian Anda pada narasumber dan dengarkan dengan seksama. Jangan terlalu sibuk berpikir tentang pertanyaan selanjutnya. Dengarkan isinya dan responnya.
4. Ekspresi Wajah dan Bahasa Tubuh: Pertahankan kontak mata yang tepat, tunjukkan ekspresi wajah yang sopan, dan perhatikan bahasa tubuh Anda. Ini membantu menciptakan hubungan yang baik.
5. Jangan Menginterrupsi: Hindari menginterupsi narasumber saat mereka berbicara. Biarkan mereka menyelesaikan pikiran mereka sebelum Anda merespons.
6. Jaga Suasana Hangat: Ciptakan suasana yang ramah dan nyaman, sehingga narasumber merasa lebih terbuka untuk berbicara.
7. Gunakan Teknik Probing: Gunakan pertanyaan probing (penyelidikan) untuk mendapatkan informasi lebih lanjut saat diperlukan. Ini bisa berupa pertanyaan "mengapa" atau "bagaimana" untuk mendalami topik.
8. Hindari Pertanyaan Ganda: Jangan mengajukan pertanyaan ganda atau terlalu rumit. Pertanyaan yang terlalu kompleks dapat membingungkan narasumber.
9. Catat Catatan Penting: Buat catatan selama wawancara untuk menjaga catatan penting. Ini akan membantu Anda ketika Anda ingin merangkum atau menganalisis informasi setelah wawancara.
10. Berterima Kasih: Akhiri wawancara dengan ucapan terima kasih kepada narasumber atas waktu dan informasinya.
11. Evaluasi dan Perbaikan: Setelah wawancara, luangkan waktu untuk mengevaluasi kinerja Anda. Apa yang bisa ditingkatkan di wawancara berikutnya?

PSPS_SLTL_Kelas A_Ganjil_2023/2024 -> Forum Diskusi

by Mega Suci Amelia -
Ada beberapa jenis wawancara yang dapat digunakan dalam pengumpulan sumber Sejarah Lisan, antara lain:
1. Wawancara Bebas (Non-directive) yaitu pewawancara memberikan satu pertanyaan pokok, dan responden bebas bercerita. Pewawancara mendengarkan dan mencatat data.
2. Wawancara terarah (Directive) yaitu Pewawancara menguasai wawancara sehingga tujuan pokok wawancara dapat tercapai.
3. Wawancara gabungan yaitu Menggabungkan unsur wawancara bebas dan terarah
4. Focused interview yaitu Wawancara langsung dipusatkan pada keahlian atau spesialisasi tertentu

Untuk mengumpulkan sumber Sejarah Lisan yang baik, teknik wawancara yang dapat digunakan adalah:
a. Melakukan perencanaan wawancara, meliputi perencanaan waktu wawancara, penentuan orang yang akan diwawancarai, dan menentukan materi wawancara.
b. Pelaksanaan wawancara, Pewawancara harus mendengarkan dengan baik, memungkinkan narasumber untuk bercerita tanpa interupsi, dan mencatat data dengan teliti.
c. Orang yang ingin diwawancarai, Seleksi yang ketat terhadap orang yang akan diwawancarai, serta memastikan bahwa narasumber memiliki pengetahuan yang relevan dengan topik yang diteliti.

PSPS_SLTL_Kelas A_Ganjil_2023/2024 -> Forum Diskusi

by Mega Suci Amelia -
Sejarah lisan, merupakan suatu metode pengumpulan data atau bahan untuk penulisan sejarah yang dilakukan melalui wawancara atau secara lisan terhadap para pelaku sejarah.
salah satu fungsi dari sumber lisan dalam penelitian sejarah adalah menjadi bukti atau penguat dokumen tertulis. Sumber lisan juga dapat digunakan untuk menguji hipotesis dari beberapa variabel terkait kejadian masa lalu.