གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ NOVA NOVA ENJELINA SIMANULLANG

Nama: Nova enjelina simanullang
Npm: 2213053227

Identitas Jurnal
Nama jurnal : Cakrawala Pendidikan
Volume :-
Nomor : 2
Halaman : 209 - 221
Tahun Terbit : 2009
Judul : Pendidikan Nilai Moral Ditinjau Dari Perspektif Global
Nama penulis : sudiati

Hasil analisis saya dari jurnal tersebut yaitu isu pendidikan nilai moral yang terjadi di empat negara, yaitu Indonesia, Malaysia, India, dan Cina. Empat negara itu dapat mewakili karakteristik bangsa dengan latar belakang ideologi yang berbeda. karakteristik keempat negara itu berbeda, khususnya jika dilihat berdasarkan ideologinya karena perbedaan ideologi itu di antaranya berpengaruh terhadap sistem pendidikan nilai. Pendidikan nilai atau moral sebagai isu global di beberapa negara (Indonesia, Malaysia, India, dan Cina) menampakkan adanya perbedaan dan kesamaan. Perbedaan yang ada disebabkan oleh adanya perbedaan ideologi bangsa. Walaupun demikian, negara-negara itu memberikan penekanan pendidikan nilai moral pada nilai etik-moral; terutama dalam hal nilai-nilai yang bersifat asasi manusia, universal, dan global.
Nama: Nova enjelina simanullang
Npm: 2213053227


Identitas Jurnal
Nama jurnal : Jurnal JIPSINDO
Volume :6
Nomor : 2
Halaman : 131- 145
Tahun Terbit : 2019
Judul : PERKEMBANGAN MORAL SISWA SEKOLAH DASAR BERDASARKAN
TEORI KOHLBERG
Nama penulis : Enung Hasanah

Hasil analisis saya dari jurnal tersebut yaitu Salah satu aspek yang menunjang perkembangan kemahiran dalam kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah adalah dengan membantu perkembangan moral siswa agar tumbuh optimal. Ini menjadi sangat penting terutama bagi para siswa di wilayah Indonesia yang secara umum masyarakatnya adalah masyarakat religius yang meyakini bahwa moral merupakan pondasi terpenting bagi keberhasilan seseorang baik dalam karir maupun kehidupan
pribadinya. Bagi seorang pendidik, sangat penting untuk memahami perkembangan moral peserta didiknya. Sebagai upaya untuk lebih memahami perkembangan moral
berdasarkan teori Kohlberg dan supaya memiliki kemampuan mengukur tahap-tahap perkembangannya.
Nama: Nova enjelina simanullang
Npm: 2213053227

Analisis jurnal
Jurnal ini berjudul "Pentingnya pendidikan nilai di era globalisasi" membahas tentang makna dan peran nilai dalam konteks pendidikan, dampak globalisasi pada nilai dan moral, serta faktor-faktor yang berkontribusi pada kegagalan pendidikan nilai. Dalam jurnal ini menegaskan bahwa ada dua jenis nilai: nilai ideal, yang merupakan cita-cita setiap individu, dan nilai aktual, yang tercermin dalam perilaku sehari-hari. Pendidikan nilai dinyatakan sebagai bagian integral dari pendidikan yang melibatkan pembentukan sikap, watak, dan kepribadian peserta didik. Pendidikan tidak hanya berfokus pada menghasilkan individu cerdas dan terampil, tetapi juga pada pembentukan karakter yang berbudi pekerti luhur.Nilai yang menjadi cita-cita setiap orang sedangkan nilai aktual adalah nilai yang diekspresikan dalam perilaku sehari-hari. Nilai berfungsi untuk mendorong, mengarahkan sikap dan perilaku. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia. Globalisasi berlangsung di semua aspek kehidupan seperti politik, ekonomi, sosial, budaya dan lain sebagainya.
Dampak dari globalisasi mencakup perubahan dalam norma-norma sosial masyarakat menuju tingkat individualisme yang lebih tinggi dan penurunan dalam ketatnya nilai-nilai moral. Pendekatan pendidikan nilai yang selama ini bersifat memaksa dalam hal pemahaman kognitif sering kali tidak berhasil mencapai kedalaman perasaan dan nilai-nilai yang otentik. Oleh karena itu, peran guru sangatlah penting dalam mendampingi serta mendorong anak-anak untuk menjalani kehidupan mereka dengan menggunakan hati dan akal sehat.Dapat membendung pengaruh zaman, dan tidak dapat memalingkan perhatian mereka dari nilai-nilai yang sedang trend. Yang dapat kita lakukan adalah mendampingi dan mendorong mereka agar menjalani hidup dengan menggunakan nalar dan hati. Dengan nalar dan hati yang berfungsi dengan baik diharapkan mereka akan dapat mempertimbangkan segala perbuatan, tingkah Iaku, dan keputusan yang diambil.
Nama: Nova enjelina simanullang
Npm: 2213053227

Analisis video
dari video tersebut terdapat Kekerasan di lingkungan sekolah Nyawa anak hilang ditangan teman sendiri di lingkungan sekolah, sering juga terjadi kasus perundungan, pembullyan, perkelahian mulut bahkan sampai menyebabkan kekerasan antar anak. Padahal kenyataan nya mereka yang melakukan itu adalah anak anak peserta didik SD kelas rendah maupun kelas tinggi. Hal ini dapat terjadi karena hak anak untuk mendapatkan pengawasan terabaikan. Bagaimana lingkungan yang seharusnya menjadi rumah kedua anak mendapatkan pendidikan juga perlindungan justru menyebabkan korban jiwa.
Dalam permasalahan ini peran orang tua dan guru sangat berpengaruh, apalagi jaman sekarang, teknologi yang sudah maju, bisa membuat anak-anak mencari, melihat hal-hal yang tidak baik yang nantinya bisa mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari. orang tua harus memberikan perhatian agar anak bisa mengkomunikasikan kepada orang tua masalah apa yang di hadapi. Di rumah juga orang tua bisa mengajarkan anak anak tentang sopan santun dan saling menyayangi sesama keluarga ataupun teman, jika ada masalah maka di selesaikan secara baik baik.
Nama: Nova enjelina simanullang
Npm: 2213053227

Analisis video
Dari video tersebut kita menghadapi sebuah persoalan dilematis tentang moralitas.Melihat ada lima orang yang terletak di rel dan tidak bisa bergerak jika kereta menabrak orang tersebut kita tahu telinganya pasti akan meninggal dunia kabar baiknya. di depan kita terdapat cabang perlintasan yang dapat membuat kereta berbelok hanya dengan menarik tuas yang ada di ruang kemudian tersebut tapi masalahnya saat kita menatap ke arah lintasan tersebut ternyata disana ada satu orang lain yang juga terikat di real kita tidak tahu. dari permasalahan tersebut 90% orang pasti memilih untuk berbelok dan 10% memilih untuk lurus. kita membiarkan kereta pada posisinya maka kereta akan terus meluncur dan membunuh lima orang jika kita memutuskan untuk berbelok maka kereta akan menabrak satu orang kita anggap tak ada kemungkinan lain tetap lurus berarti lima koit berbelok berarti satu. dan dalam trolley problem mengajarkan kita bahwa moralitas bukanlah perkara sederhana dan seringkali bergantung pada situasi, orang-orang yang terlibat, dan hasilnya. Selain itu, Trolley problem mengingatkan kita akan pentingnya menyadari nilai-nilai moral kita dan mampu memikirkan dampak pribadi dari pilihan moral kita.