Posts made by NOVA NOVA ENJELINA SIMANULLANG

PKn SD 4J -> Tugas 2

by NOVA NOVA ENJELINA SIMANULLANG -
Nama : Nova Enjelina Simanullang
Npm : 2213053227
Kelas : 4J

Hasil analisis saya mengenai materi pembelajaran PKN SD adalah sebagai berikut:

1. Terdapat dua jenis alat penilaian yang umum digunakan, yaitu tes tertulis dan tes lisan. Tes tertulis memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir secara cermat dan mendalam, sedangkan tes lisan menuntut siswa untuk menjawab secara langsung namun dapat menimbulkan grogi .

2. Evaluasi dalam pembelajaran PKn SD meliputi pengukuran dan penilaian untuk memotivasi peserta didik dalam meningkatkan prestasi serta mencari faktor keberhasilan dan ketidakberhasilan. Evaluasi memiliki fungsi selektif, diagnostik, penempatan, dan pengukur keberhasilan .

3. Penggunaan portofolio dalam penilaian PKn SD berdasarkan koleksi bahan yang dikembangkan oleh siswa/guru untuk menelaah proses, usaha, perbaikan, dan pencapaian kinerja siswa secara objektif dengan prinsip saling percaya, milik bersama, keberhasilan bersama, kepuasan, dan kesesuaian .

4. Konsep PKn SD mengenai ketertiban mencakup what, when, where, who, dan how dalam keadaan yang teratur dengan ciri adanya kesadaran akan pentingnya aturan dan kepedulian pada kepentingan bersama .

5. Alat penilaian seperti angket digunakan untuk menyaring informasi mengenai faktor yang berpengaruh terhadap prestasi belajar, sedangkan catatan harian mencatat perilaku siswa yang memiliki kaitan dengan perkembangan kepribadian baik positif maupun negatif .

6. Evaluasi hasil belajar dilakukan untuk mengetahui apakah tujuan pembelajaran telah tercapai melalui kegiatan pengukuran yang bersifat kuantitatif dengan tiga macam pengukuran yang berbeda .

Dan menurut pendapat saya materi yang tepat untuk kelas rendah
1. Pengenalan tentang Lambang Negara: Materi ini penting untuk memperkenalkan lambang negara seperti bendera dan lagu kebangsaan. Anak-anak perlu mengerti simbol-simbol ini sebagai identitas negara. Contoh: Mengajarkan anak-anak tentang warna-warna bendera Indonesia dan melatih mereka menyanyikan lagu kebangsaan.

2. Nilai Gotong Royong dan Kebesaran Hati: Materi ini menekankan pentingnya kerjasama dan sikap tolong-menolong di antara sesama anak.
Contoh: Mengadakan kegiatan bermain bersama yang mendorong kerjasama, seperti mengumpulkan sampah bersama untuk membersihkan area sekolah.

3. Cerita-Cerita Inspiratif tentang Tokoh Nasional: Mengenalkan tokoh-tokoh nasional yang memiliki pengabdian kepada negara dan masyarakat.
Contoh: Mendongengkan cerita tentang kebaikan hati Pahlawan Nasional seperti Cut Nyak Dien atau Bung Tomo.

Dan untuk materi PKN SD kelas tinggi
1. Sistem Pemerintahan dan Demokrasi: Materi ini fokus pada pemahaman tentang struktur pemerintahan, pemilihan umum, dan pentingnya partisipasi aktif dalam proses demokratis. Contoh: Diskusi tentang perbedaan antara pemerintahan demokratis dan otoriter, serta simulasi pemilihan umum di kelas.

2. Hak Asasi Manusia (HAM) dan Kewajiban Warga Negara: Materi ini memperkenalkan konsep HAM dan tanggung jawab warga negara dalam menjaga dan melindungi hak-hak tersebut. Contoh: Membahas hak-hak dasar anak dan kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi sebagai warga negara yang baik.

PKn SD 4J -> TUGAS

by NOVA NOVA ENJELINA SIMANULLANG -
Nama: Nova Enjelina Simanullang
NPM: 2213053227
Kelas: 4J

Hasil analisa saya mengenai perbedaan antar teori belajar dan teori pembelajaran, jelaskan dengan memberikan contoh.

Jawaban: Teori belajar dan teori pembelajaran adalah dua konsep yang berbeda dalam pendidikan,Teori belajar merupakan teori tentang bagaimana siswa belajar.
Contoh teori belajar yang banyak digunakan dalam pendidikan adalah teori behaviorisme, teori kognitif, teori konstruktivisme, dan teori humanistik. Teori behaviorisme fokus pada aspek tujuan pembelajaran, seperti tingkah laku, sementara teori kognitif melihat melalui perilaku untuk menjelaskan pembelajaran. Teori konstruktivisme berasumsi bahwa siswa membuat pengetahuan dari pengalaman dan pemikiran mereka, sedangkan teori humanistik berasumsi bahwa siswa memiliki keinginan dan motivasi untuk belajar.

Teori pembelajaran merupakan teori tentang bagaimana guru harus menyediakan pembelajaran yang efektif.
Contoh teori pembelajaran yang banyak digunakan dalam pendidikan adalah teori pembelajaran aktif, teori pembelajaran kolaboratif, dan teori pembelajaran personalisasi. Teori pembelajaran aktif berasumsi bahwa siswa harus aktif dan terlibat dalam proses belajar, sedangkan teori pembelajaran kolaboratif berasumsi bahwa siswa harus berinteraksi dan berbagi ide dengan siswa lain. Teori pembelajaran personalisasi berasumsi bahwa guru harus memahami kebutuhan dan keinginan individu siswa dan membuat pembelajaran sesuai dengan kebutuhan tersebut.
Guru harus memahami perbedaan antara teori belajar dan teori pembelajaran karena kedua kata ini memiliki arti yang berbeda dan memiliki arti yang berbeda dalam pembelajaran. Teori belajar adalah kumpulan dari teori, metode, dan praktis yang digunakan untuk memahami dan menggambarkan bagaimana siswa belajar, sedangkan teori pembelajaran adalah proses pengembangan dan penggunaan teori belajar untuk membantu siswa meningkatkan kemahiran dan pengetahuan.