Posts made by Rahma Aulia Putri Rahma

Nama : Rahma Aulia Putri
NPM : 2213053123

Judul : PENDIDIKAN NILAI MORAL
Nama penulis : Sudiati

Pada jurnal ini membahas tentang Pendidikan moral dalam perspektif global Secara hierarkhis nilai instrumental berfungsi sebagai nilai perantara yang akan berujung pada nilai akhir atau terminal yang bersifat inheren, tersem bunyi di belakang nilai instrumental. Nilai instrumental dan nilai terminal dapat ditanamkan melalui pendidikan nilai moral bagi setiap jenis dan jenjang pendidikan; terutama untuk pendidikan dasar dan menengah.

Terdapat beberapa Isu Pendidikan Nilai Moral di Berbagai Negara, isu pendidikan nilai moral yang terjadi di empat negara, yaitu Indonesia, Malaysia, India, dan Cina. Empat negara itu dapat mewakili karakteristik bangsa dengan latar belakang ideologi yang berbeda. Indonesia merupakan negara Pancasila yang mayoritas Islam, India merupakan negara federal yang tetap mempertahankan nilai-nilai agama se bagai nilai universal. Malaysia merupakan representasi negara yang memiliki bangsa mayoritas Islam sebagaimana negara Indonesia, sedangkan Cina merupakan perwakilan negara sosialis komunis.

Dimensi Pendidikan Nilai Moral Dalam rangka mengkaji pendidikan nilai moral secara luas, berikut ini dikemukakan pula pembahasan mengenai perkembangan moral, pendidikan nilai moral, dan strategi pendidikan nilai moral.
a. Teori Perkembangan Moral
b. Pendidikan Nilai Moral
c. Pendekatan Pendidikan Nilai Moral
d. Metode dan Teknik Pendidikan Nilai Moral

Konsep pendidikan nilai moral yang dikemukakan oleh Kohlberg dan John P. Miller cenderung bersifat individualistik. Oleh karena itu, konsep itu memerlukan penyempurnaan dengan mempertimbangkan paradigma yang dikemukakan oleh Capra. Lebih lanjut, dalam implementasikannya, diperlukan strategi pendidikan nilai moral yang tepat melalui pemilihan pendekatan (approach), metode (method), dan teknik(technique) pendidikan nilai moral yang sesuai.
Nama : Rahma Aulia Putri
NPM : 2213053123

Pada video yang saya tonton ini sangat menghawatirkan tentang degradasi moral pada penerus bangsa, pasti ada sebab mengapa anak menjadi seperti itu dan banyak faktor juga bisa jadi mucul karena pola pengasuhan dirumah ataupun linkungan dan media. Guru juga harus bisa mengelola kelas denngan baik bagaimana bersikap dengan anak yang seperti itu harus lebih memerhatikan anak tersebut. Kita sebagai calon guru harus bisa menjadi contoh bagi peserta didik, jadi contoh yang baik dalam berprilaku dan moral serta etika, pasti anak cenderung akan meniru kita. Guru harus membentuk karakter dan menanamkan sikap yang baik agar terealisasikan kepada anak didik dengan baik juga.

Penting untuk di ingatkan bahwa mengatasi degradasi moral pada anak memerlukan kesabaran dan konsistensi dalam mendidik tentang nilai-nila moral dan etika pada anak. peran orang tua juga penting untuk mendukung perkembangan anak yang baik selain orang tua guru juga harus mengajarkan dan mencontohkan serfta meningatkan pada anak tentang pendidikan moral. Lingkungan juga berpengaruh penting pada pendidikan nilai moral karena lingkungan yang baik pasti akan bernilai positif bagi anak jika anak berada pada lingkungan yang buruk maka anak akan terpengaruhi dengan lingkungan buruk tersebut.
Nama : Rahma Aulia Putri
NPM : 2213053123

Ada 3 level yang terdiri dari 6 tahapan perkembangan moral menurut Lawrrence kholberg yaitu :
• Level Pertama (Pra-Konvensional) terdiri dari
1) Menghindari hukuman
Alasan untuk bertindak atau tidak karena untuk menghindari hukuman
2) Keuntungan dan minat pribadi
Tindakan untuk memperhitungkan apa yang akan didapatkan

• Level Kedua (Konvensional)
1) Menjaga sikap orang baik
Berfikir bagaimana kesepakatan sosial dan pendapat orang lain terhadap kita
2) Memelihara peraturan
Peraturan harus dijaga,dipatuhi dan ditegakkan, jika peraturan tidak ada yang mematuhi maka keadaan akan menjadi kacau

• Level Ketiga (Pasca-Konvensional)
1) Orientasi kontrak sosial
Setiap individu memiliki latar belakang dan kondisi yang berbeda. Hak-hak individu harus dilihat bersamaan dengan hukum yang ada.
2) Prinsip etika universal
Prinsip ini menggambarkan prinsip internal pada seseorang, jadi orang ini akan melakukan hal yang dianggapnya benar walaupun bertentangan dengan hukum.

Pada dilema cerita Heinz itu tergantung pada setiap orang untuk menilainya jika Heiz harus mencuri tetapi ia tau bahwa mencuri adalah perbuatan yang dilarang tetapi ia sedang menyelamatkan istrinya ini semua tergantung dengan prinsip masing-masing individu.
Nama : Rahma Aulia Putri
NPM : 2213053123

Judul Jurnal : Pentingnya Pendidikan Nilai di Era Globalisasi
Oleh : Hidayati

Jurnal ini membahas tentang Indonesia masih mengalami krisis multidimensi,salah satunya di bidang Pendidikan.Terjadinya degradasi moral tidak lepas dari system Pendidikan yang berlaku selama ini. Menurut Adimassama hal tersebut merupakan pencerminan kegagalan Pendidikan nasional dalam menyelenggarakan Pendidikan nilai. Pendidikan kita lebih menitik beratkan pada pengembangan ranah kognitif dan konatif. Era informasi dan globalisasi sebagai akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini telah berdampak hamper ke semua aspek kehidupan Masyarakat.
Jadi menurut saya perkembangan globalisasi ini sangat cepat dikalangan Masyarakat dan banyak mempengaruhi berbagai kalangan pengaruh negative globalisasi terhadap nilai-nilai dan moral yaitu,
1. Pada aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta produk tanah air
2. Perubahan Masyarakat yang lupa identitas sebagai bangsa Indonesia
3. Terjadinya kesenjangan sosial
4. Munculnya individualism

Seharusnya kita sebagai bangsa Indonesia tidak bersikap seperti itu harus menjauhi hal-hal yang negative karena hal yang negative membuat kita pudar akan cinta tanah air.

Pendidikan nilai gagal itu menurut saya karena akibat kegagalan Pendidikan dalam melaksanakan Pendidikan nilai. Nilai-nilai luhur yang ditanamkan disekolah tampaknya tidak masuk dan tidak berkembang pada peserta didik. Kita sebagai calon pendidik seharusnya menegaskan lagi Pendidikan nilai dan moral disekolah tetapi kita juga harus mencontohkannya kita harus memulai dari diri kita terlebih dahulu.

Pentingnya Pendidikan Nilai dan Moral Bagi Anak karena tujuan Pendidikan adalah menjadikan peserta didik menjadi “manusia yang utuh sempurna”. Pribadi yang bermoral adalah yang memiliki kemampuan untuk mengelola hidupnya sesuai dengan nila-nilai luhur kemanusiaan.
Nama : Rahma Aulia Putri
NPM : 2213053123

Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL DALAM SISTEM KURIKULUM
PENDIDIKAN DI ACEH

Setelah saya membaca jurnal ini ternyata telah teljadi perkembangan yang sangat pesat dalam kehidupan sosial merupakan salah satu perbincangan paling signifikan tentang hukum dan moral siswa. Dimana pendidikan memegang peranan yang sangat berarti dalam pembuatan akhlak di golongan peserta didik, apalagi jadi tumpuan budaya warga.

Disini peneliti di daerah Aceh Dalam menjawab perihal tersebut pemerintah Aceh tidak hanya menyelenggarakan pendidikan yang sesuai dengan yang diamanatkan secara nasional, pemerintah Aceh pula melakukan pembelajaran yang sesuai dengan kekhususan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah Aceh. Penyelenggaraan pembelajaran Islami di Provinsi Aceh mengacu pada Qanun No 9 Tahun 2015 pergantian atas Qanun Aceh No 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran. Penyelenggaraan pendidikan di seluruh satuan pendidikan berpedoman pada ajaran Islam.

Jurnal ini menjelaskan tentang Pendidikan di Aceh dimana Penyelenggaraan pendidikan di sekolah Provinsi Aceh dilaksanakan secara Islami, mengacu pada ketentuan Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2015 perubahan atas Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.
Disini penulis atau peneliti memberikan gambaran umum mengenai pendidikan di Aceh dan secara spesifik mengenai pendidikan nilai dan moral yang diselenggarakan di provinsi Aceh berdasarkan kurikulum yang ada di Aceh.

Proses pendidikan di sekolah harus diarahkan pada pembentukan nilai-nilai kebaikan
siswa. Pembentukan nilai-nilai yang baik dapat mengarah pada kohesi siswa, iklim terbuka,
komunikasi yang jujur, penguatan hubungan, seni mendengarkan, kepercayaan, bersikap positif
kepada teman, ekspresi dan sentimen emosional, dan pertumbuhan harga diri (Sankar, 2004).

Dapat ditarik kesimpulan dari jurnal ini yaitu Penyelenggaraan pendidikan Islami di Provinsi Aceh mengacu pada Qanun Nomor 9
Tahun 2015 perubahan atas Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Penyelenggaraan pendidikan di seluruh satuan pendidikan berpedoman pada ajaran Islam. Pendidikan nilai dan moral di satuan pendidikan di Aceh diselenggarakan selain sesuai dengan pendidikan nasional, juga mengacu pada penerapan melalui kurikulum islami yang berpedoman sesuai dengan qanun pendidikan di Aceh.