Posts made by Auliya Putri

Nama: Auliya Putri
Kelas : 2A
NPM: 2213053128

Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani


Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan untuk membangun karakter (Character Building) bangsa Indonesia yang antara lain:
a) membentuk kecakapan partisipatif warga negara yang bermutu dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
b) menjadikan warga negara Indonesia yang cerdas, aktif, kritis dan demokratis, namun tetap memiliki komitmen menjaga persatuan
dan integritas bangsa
c) mengembangkan
kultur demokrasi yang berkeadaban yaitu kebebasan, persamaan, toleransi dan tanggungjawab.

Pemahaman mengenai demokrasi di Indonesia mungkin belum sepenuhnya dikuasai dan dimengerti oleh masyarakat. Beberapa
konflik di Indonesia terjadi karena pihak-pihak yang terkait merasa memiliki kebebasan terhadap hak-hak yang fundamental seperti hak untuk mendapatkan dan menyampaikan informasi. Demokratisasi dalam konteks komunikasi selalu dikaitkan dengan bagaimana warga negara dapat merealisasikan atau mewujudkan hak-hak sebagai
kewarganegaraannya. Indonesia masih membutuhkan percobaan-percobaan
dan “jatuh bangun” dalam berdemokrasi. Kesabaran semua pihak untuk melewati proses demokrasi akan sangat menentukan kematangan demokrasi Indonesia di masa yang
akan datang.


HAM adalah hak dasar setiap
manusia yang dibawa sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa bukan pemberian manusia atau lembaga kekuasaan (Sutiyoso, 2010: 167). Definisi ini berarti adanya hak asasi manusia semata – mata karena manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang berbeda dengan mahluk ciptaan lainnya. Di dalam HAM terdapat empat prinsip dasar HAM yaitu;
1)kebebasan
2)kemerdekaan
3) persamaan
4) keadilan
Pelaksanaan HAM telah dilakukan melalui dua instrumen yaitu pertama, kovenan hak-hak sipil dan politik atau International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) dan kedua kovenan hak- hak ekonomi, sosial
dan budaya atau International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights (ICESCR).
Nama: Auliya Putri
NPM: 2213053128
KELAS : 2A

ANALISIS VIDEO
Pendidikan kewarganegaraan dipelajari untuk berpikir kritis,analisis dan berdasarkan pada Pancasila. Landasan ideal yang terdapat di Indonesia bersumber pada Pancasila sebab Pancasila merupakan dasar dan pedoman hidup bangsa. Dikatakan ideal karena Pancasila mencakup seluruh tatanan kehidupan berbangsa bernegara dengan tujuan kemakmuran.
Berbeda dari landasan ideal, landasan hukum pendidikan kewarganegaraan bersumber pada:
- UUD 1945
- UU 20 TAHUN 1982
- UU 20 TAHUN 2003

Mata kuliah pendidikan kewarganegaraan sangat berperan penting dalam pembentukan karakter dalam menjaga keutuhan bangsa. Sebab di dalam mata kuliah pendidikan kewarganegaraan terdapat nilai nilai kehidupan yang dapat kita jumpai pada kehidupan sehari hari.

Pancasila PGSD 1A T.A 2022/2023 -> Forum Analisis Jurnal

by Auliya Putri -
Nama: Auliya Putri
NPM: 2213053128
ANALISIS JURNAL PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI.

Pancasila merupakan
pedoman atau petunjuk dalam hidup berbangsa dan bernegara.Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Pancasila ada karena suatu proses pembentukan pengetahuan dari berbagai sumber yang kemudian terakumulasi dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila sebagai filsafat ilmu
mengandung nilai ganda, yaitu harus memberikan landasar teoritik (dan
normatif) bagi penguasaan dan pengembangan iptek.

Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang maha esa: Percaya pada tuhan yang maha Esa sesuai dengan agama masing masing

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab: Jadi kemanusiaan yang adil dan beradab adalah kesadaran sikap dan
perbuatan manusia yang didasarkan kepada potensi budi murni manusia.

3. Persatuan Indonesia: pengakuan terhadap persatuan bangsa dan wilayah Indonesia

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
permusyawaratan perwakilan: berarti bahwa rakyat dalam menjalankan kekuasaannya melalui system perwakilan dari
keputusan-keputusannya diambil dengan jalan musyawarah

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia: berarti bahwa setiap orang Indonesia mendapat perlakuan yang ada dalam bidang hukum, politik, ekonomi, dan kebudayaan.

Pancasila PGSD 1A T.A 2022/2023 -> Forum Analisis Soal-2

by Auliya Putri -
Nama: Auliya Putri
NPM: 2213053128
ANALISIS SOAL 2

A. Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu itu apabila para tenaga pengajar, masyarakat Indonesia, pemerintah telah menerapkan dan meyakini adanya nilai nilai Pancasila dan tentunya menjadikannya sebagai landasan juga acuan dalam kehidupan bermasyarakat. Sila pertama memberikan contoh bahwasanya masyarakat Indonesia harus meyakini bahwa Tuhan itu Esa berdasarkan agama yang dianutnya, sila kedua mengajarkan untuk tidak memilah milih atau membeda bedakan sesuatu hanya karna satu perbedaan, sila ketiga mengajarkan untuk selalu menjaga kerukunan dan kekompakan antar sesama, sila keempat mengajarkan untuk saling membantu atau bahu membahu dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang terjadi dan sila yang kelima menegaskan bahwasanya keadilan yang ada berlaku untuk segala aspek dan bidang. Proses Pancasila sebagai ilmu ditengah globalisasi sekarang bisa dibilang lumayan tidak stabil,karena masih banyak orang yang acuh terhadap hal ini dan hanya sebagian orang saja yang berjuang untuk terus menjalani nilai nilai Pancasila sebagai ilmu. Karena sebagian besar sudah mulai terlena dengan kericuhan proses globalisasi yang semakin panas.

B. Harapan mengenai model pemimpin sekarang dan masa mendatang: semoga dimasa mendatang pemimpin yang ada di Indonesia cinta tanah air,selalu menjunjung tinggi nilai nilai Pancasila, dapat berlaku adil bagi seluruh warga Indonesia.

Harapan warganegara yang di masa sekarang dan mendatang: dapat menjadi warganegara yang pancasialis, yang tidak mudah terprovokasi akan berita atau info hoax yang tersebar, tolong menolong dan cinta tanah air.

Harapan bagi ilmuan yang pancasialis dimasa sekarang dan mendatang: semoga dapat terus menjadi akar dalam pengembangan Pancasila, bisa terus memegang Teguh nilai nilai pancasila tanpa pernah menodai kesucian Pancasila itu sendiri