Posts made by Andestri Nanda Raya 2213053113

Nama : Andestri Nanda Raya
NPM : 2213053113
Kelas : 2A
Jawaban Pretest (Analisis Video)

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran/kuliah wajib untuk membentuk sebuah usaha sadar dalam menyiapkan peserta didik dalam cinta, setia, berani, dan rela berkorban membela bangsa dan negara serta merupakan langkah untuk melatih peserta didik dalam berfikir secara kritis, analisis, dan demokrasi berdasarkan Pancasila. Oleh karena itu, mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan ini sangat berperan penting dalam terbentuknya karakter dan kepribadian peserta didik serta kesadaran dalam menjaga dan mempertahankan negara dan bangsa.

Adapun landasaan ideal dan landasan hukum yang menjadi sebuah ideologi dasar suatu negara dan segala hal yang menyangkut peraturan dasar pelaksanaan pendidikan kewarganegaraan, antara lain Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Batang Tubuh UUD 1945, UU No. 20 Tahun 1982, UU. No. 20 Tahun 2003, dan SK Dirjen DIKTI No. 43 Tahun 2006.
Lalu, terdapat beberapa sumber yaitu sumber historis yang merupakan substansi yang dimulai sejak pra-kemerdekaan, sumber sosiologis merupakan hal yang diperlukan oleh masyarakat untuk bersosialisasi serta upaya menghadapi perubahan yang terjadi di masyarakat guna mempertahankan eksistensi bangsa, dan sumber politik sebagai pembentuk dokumen-dokumen kurikulum dan sistem ketatanegaraan dan pemerintahan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwasannya Pendidikan Kewarganegaraan sangat berperan penting di Perguruan Tinggi tidak hanya secara intelektual tetapi juga demi terbentuknya karakter dan kepribadian yang berjiwa Pancasila yang mampu merealisasikan ke dalam kehidupan sehari-hari dan melatih peserta didik dalam berfikir kritis, analisis, dan demokratis serta menumbuhkan kesadaran dalam menjaga dan mempertahankan bangsa Indonesia.
Nama : Andestri Nanda Raya
NPM : 2213053113
Analisis Soal Bagian 2

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Jawab :
Dapat kita ketahui bahwasanya Pancasila berperan sebagai pegangan dan pedoman dalam usaha ilmu pengetahuan untuk dipergunakan sebagai asas dan pendirian hidup, sebagai suatu pangkal sudur pandangan dari subjek ilmu pengetahuan dan juga menjadi objek ilmu pengetahuan atau hal yang diselidiki. Berdasarkan sila-sila Pancasila, sila pertama yaitu ketuhanan yang maha esa berisikan ilmu pengetahuan menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irasional, antara rasa dan akal serta sila pertama ini berhubungan dengan kepercayaan masing-masing yang sesuai dengan ajaran di kitabnya masing-masing. Kedua, kemanusiaan yang adil dan beradab yang memberikan arah dan sebagai pengendali ilmu pengetahuan yang pada fungsi semulanya yaitu untuk kemanusiaan tidak hanya kelompok atau lapisan tertentu. Sila ketiga, yaitu persatuan Indonesia yang berisi universalisme dalam sila-sila yang lain, sehingga supra sistem tidak mengabaikan sistem dan sub-sistem seta kesolidaritasan dalam sub sistem. Sila keempat, yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan yang berisi pengimbangan penerapan dan penyebaran ilmu pengetahuan yang lebih demokratis. Dan sila ke lima, yaitu keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia yang berisi menekankan keadilan guna menjaga keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat.


B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Jawab :
Harapan saya untuk pemimpin di masa yang akan mendatang hendaknya selalu amah dan selalu menjalankan sikap, perilaku dan keputusannya sesuai dengan nilai-nilai dasar negara kita, yaitu Pancasila. Selain itu, untuk memajukan bangsa, menyejahterakan rakyat, dan mencerdaskan kehidupan bangsa hendaklah para pemimpin untuk menciptakan sebuah kebijakan-kebijakan dan program yang dapat membawa menjadi negara yang makmur. Lalu, sebagai pemimpin, hendaknya tidak menghindari suatu masalah yang terjadi atau bahkan lepas tangan terhadap masalah tersebut.
Nama : Andestri Nanda Raya
NPM : 2213053113
Analisis Soal Bagian 1

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Jawab :
Menurut tanggapan saya mengenai berita hoaks yang tersebar rasanya pasti sangat kecewa, miris, dan prihatin apalagi isu-isu hoaks yang dibawa berkonten politik yang sangat bertentangan dengan nilai dasar negara kita. Seharusnya kita sebagai masyarakat hendaknya menyebarkan berita-berita yang benar tanpa dilebih-lebihkan atau sesuai dengan faktanya serta masyarakat pun harus selektif dalam membaca berita.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Jawab :
Pengaruh tersebut dapat merusak tatanan nilai dasar negara kita, yaitu Pancasila. Harusnya nilai-nilai Pancasila tidak lepas dari seiring berjalannya perkembangan iptek karena segala sesuatu nilai yang baik pastinya perkembangan itupun akan baik juga. Hal tersebut dapat menghindari kita dari dampak negatifnya. Adapun solusinya dari adanya perkembangan iptek, tentunya kita harus selektif dalam memilih suatu hal yang akan masuk ke negara kita agar terhindarnya dari tergerusnya nilai-nilai Pancasila serta hendaknya kita bijak dalam menggunakan iptek tersebut sesuai dengan kebutuhannnya dan diiringi dengan nilai Pancasila pula.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawab :
Untuk solusi dari sikap konsumerisme yang dapat menyebabkan Indonesia malah menjadi pasar yang minim yaitu dengan mengembangkan produksi dalam negeri serta memasarkannya dengan cara persuasif sehingga warga Indonesia dapat tertarik. Selain itu, kita juga dapat menyadarkan akan bahayanya sikap konsumerisme tersebut, seperti hal nya kita sebagai calon tenaga pendidik yang harus selalu mengingatkan kepada peserta didik untuk tidak hidup boros atau konsumerisme dan gunakanlah sesuai dengan kebutuhannya.
Nama : Andestri Nanda Raya
NPM : 2213053113
Analisis Video bagian 2

Berdasarkan analisis saya terhadap video di atas yang berisi sebuah penyerahan kekuasaan Jepang kepada sekutu di mana sebagai akhir dari perang dunia II di area pasifik. Akhir tersebut didukung oleh tindakan yang dilakukan pihak sekutu dengan mengerahkan bom di Hiroshima dan Nagasaki yang merenggut korban ratus ribuan jiwa. Dengan hal tersebut, terjadinya kekosongan kekuasaan oleh pihak Indonesia yang saat itu Jepang pun sedang menjajah Indonesia. Dengan kesempatan tersebut para tokoh Indonesia memanfaatkan situasi dengan memproklamirkan kemerdekaan dengan semangat persatuan dan kesatuan demi menjadi negara Indonesia yang utuh dan bebas dari penjajah.

Akan tetapi, dibalik itu semua terdapat permasalahan yang melibatkan antara golongan tua dan golongan muda. Yang saat itu golongan tua tidak menyetujui ide golongan muda untuk menyegerakan kemerdekaan Indonesia. Hal itu membuat golongan muda melakukan aksi penculikan Soekarno-Hatta yang bertujuan agar mereka terhindar dari hasutan atau pengaruh para pihak Jepang yang menjanjikan sebuah kemerdekaan. Lalu, pada akhirnya proklamasi pun diikrarkan yang menyatakan bahwa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat. Banyak hal telah diperjuangkan dalam menjaga keutuhan Indonesia dalam menjaga keutuhan dan mewujudkan cita-cita bangsa demi menciptakan kehidupan yang makmur dan adil bagi seluruh warga Indonesia.