Posts made by Gery Geraldo

ANE ADP 2024 Reg -> forum diskusi -> forum diskusi -> Re: forum diskusi

by Gery Geraldo -
Nama : M. Gery Geraldo
Npm : 2156041037

izin menjawab prof, pendorong perubahan bisa berasal dari berbagai faktor, termasuk dorongan alamiah seperti perubahan iklim atau geologi, serta tindakan manusia seperti inovasi teknologi, kebijakan politik atau perubahan sosial budaya. Baik itu perubahan alamiah atau yang di akibatkan oleh tindakan manusia, mereka dapat menggerakkan perubahan dalam lingkungan, masyarakat dan kehidupan secara keseluruhan.

ANE Menstra Reg M 2023 -> Tugas 1

by Gery Geraldo -
Nama : M. Gery Geraldo
NPM : 2156041037


Organisasi : Palang Merah Indonesia Provinsi Lampung

Visi : PMI berkarakter, profesional, mandiri, dan dicintai masyarakat

Misi :
1. Menjadi organisasi kemanusiaan terdepan yang memberikan layanan berkualitas kepada masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah.

2. Meningkatkan kemandirian organisasi PMI melalui kemitraan strategis yang berkesinambungan dengan pemerintah, swasta, mitra gerakan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya di semua tingkatan.

3. Meningkatkan reputasi organisasi PMI di tingkat nasional dan internasional.

4. Meningkatkan ketahanan masyarakat untuk mengurangi risiko dan dampak bencana serta penyakit melalui program-program kesiapsiagaan, kesehatan, dan sosial serta pelayanan kesehatan rujukan

5. Meningkatkan ketersediaan darah yang aman, mudah dijangkau, dan berkualitas di seluruh indonesia.

iekp reg m -> Responsi -> RESPONSI -> Re: RESPONSI

by Gery Geraldo -
Assalamualaikum Wr WB Saya M. Gery Geraldo Dengan NPM 2156041037 izin menanggapi Bu. Organisasi dan birokrat menjadi garda depan dalam implementasi kebijakan
Adapun agen yang menjalankan implementasi yaitu lembaga yang diberi amanat guna mengimplementasikan bentuk kebijakan yang terdiri dari eksekutif selaku pemerintah, legislatif, swasta dan juga melibatkan masyarakat. Kapasitas organisasi dan juga kemampuan implementor dalam menginterprestasikan tujuan kebijakan menjadi sub penentu dari keberhasilan implementasi. Dibutuhkan juga adanya koordinasi maupun interaksi antar aktor, contohnya menciptakan hubungan kerja antar stakeholders yang terlibat dalam implementasi. Mekanisme kerja dapat dilaksanakan dengan pola pooled, sequental, reciprocal, dan single agency.
Dalam implementasi kebijakan terdapat level street bureaucracy yang memiliki tugas sebagai birokrat garda depan guna menyampaikan program secara langsung kepada kelompok sasaran.

iekp reg m -> responsi 1 -> responsi 1 -> Re: responsi 1

by Gery Geraldo -
Proses implementasi adalah tahapan dalam memperkenalkan atau menerapkan sebuah sistem, program, atau perubahan di lingkungan organisasi atau perusahaan. Proses ini melibatkan serangkaian tindakan yang dilakukan untuk memastikan bahwa sistem atau program dapat berjalan dengan efektif dan efisien di lingkungan yang ditujukan.

Beberapa fitur dari proses implementasi adalah sebagai berikut:

Perencanaan: Tahapan awal dari proses implementasi adalah merencanakan bagaimana sistem atau program akan diperkenalkan. Hal ini melibatkan identifikasi tujuan, lingkup, jadwal waktu, sumber daya, dan anggaran yang dibutuhkan.

Persiapan: Tahap persiapan melibatkan penyediaan sumber daya dan perangkat lunak yang diperlukan untuk menjalankan program atau sistem. Persiapan juga dapat melibatkan pelatihan karyawan dan pemberian informasi mengenai perubahan yang akan terjadi.

Penerapan: Setelah persiapan selesai, proses implementasi akan berlanjut dengan penerapan sistem atau program. Pada tahap ini, semua komponen sistem atau program akan diinstal dan dikonfigurasi agar dapat berfungsi secara optimal.

Pengujian: Setelah penerapan selesai, sistem atau program akan diuji untuk memastikan bahwa semua fungsi berjalan dengan baik dan tidak ada masalah yang muncul.

Evaluasi: Setelah proses implementasi selesai, evaluasi akan dilakukan untuk menilai kesuksesan implementasi dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan.

Studi implementasi adalah proses untuk mempelajari dan menganalisis bagaimana suatu sistem, program, atau kebijakan diterapkan dalam suatu lingkungan organisasi atau perusahaan. Tujuan dari studi implementasi adalah untuk memahami bagaimana suatu sistem dapat berjalan dengan efektif dan efisien di lingkungan yang ditujukan.

Beberapa fitur dari studi implementasi adalah sebagai berikut:

Analisis konteks: Studi implementasi dimulai dengan analisis konteks, yaitu mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi dan mencari tahu bagaimana konteks tersebut dapat mempengaruhi kesuksesan implementasi.

Identifikasi masalah: Setelah memahami konteks, langkah berikutnya adalah mengidentifikasi masalah yang mungkin muncul selama implementasi. Hal ini melibatkan penilaian risiko dan identifikasi area yang mungkin membutuhkan perbaikan.

Evaluasi: Selama implementasi, evaluasi dilakukan untuk memastikan bahwa semua komponen sistem atau program berfungsi dengan baik dan tidak ada masalah yang muncul. Evaluasi juga dilakukan setelah implementasi selesai untuk menilai kesuksesan implementasi dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan.