Posts made by Dr. PUJIATI, S.Pd., M.Pd. -

Mahasiswa sekalian pada pertemuaun ini Anda diminta mengembangkan pembelajaran IPS berbasis ecopedagogy dengan memanfaatkan kearifan lokal di daerah masing-masing.

Pilih satu kearifan lokal yang berkaitan dengan lingkungan, kemudian kembangkan menjadi ide pembelajaran IPS yang inovatif dan dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.

Dalam tugas, Anda sebagai mahasiswa perlu:

  1. Menjelaskan kearifan lokal yang dipilih dan nilai ekologisnya.
  2. Mengidentifikasi permasalahan lingkungan yang berkaitan dengan kearifan lokal tersebut.
  3. Menjelaskan keterkaitannya dengan materi pembelajaran IPS.
  4. Merancang kegiatan pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk memahami, peduli, dan melakukan aksi nyata terhadap lingkungan.
  5. Menghasilkan satu ide/produk pembelajaran inovatif, seperti proyek, media digital, peta kearifan lokal, storytelling, atau kegiatan aksi lingkungan.

Produk akhir: Desain pembelajaran IPS berbasis ecopedagogy dan kearifan lokal, disertai penjelasan singkat mengenai penerapan dan manfaatnya.

Pertanyaan pengarah:
Bagaimana kearifan lokal dapat dikembangkan menjadi pembelajaran IPS yang menumbuhkan kesadaran ekologis dan mendorong peserta didik melakukan aksi nyata untuk menjaga lingkungan?

 


Penugasan Analitis: Ecopedagogy dalam Pendidikan IPS

Mahasiswa sekalian, pada pertemuan ini Anda diminta memilih satu permasalahan lingkungan yang nyata terjadi di masyarakat, kemudian menganalisisnya secara mendalam menggunakan perspektif ecopedagogy dalam Pendidikan IPS.

Analisis harus menggunakan pendekatan multidisipliner dan transdisipliner, dengan mengaitkan minimal empat perspektif keilmuan yang relevan serta mempertimbangkan pengetahuan, pengalaman, dan peran masyarakat atau pemangku kepentingan terkait.

Selanjutnya, Anda sebagai mahasiswa merumuskan satu solusi yang tepat, realistis, partisipatif, dan berkelanjutan berdasarkan akar permasalahan yang ditemukan.

Hasil yang diharapkan dari penugasan ini adalah:

Mahasiswa mampu:

  1. Mengidentifikasi dan menganalisis akar permasalahan ekologis di masyarakat.
  2. Menggunakan perspektif ecopedagogy untuk memahami permasalahan tersebut.
  3. Mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dan pengetahuan masyarakat.
  4. Merumuskan solusi yang inovatif dan berkelanjutan.
  5. Menjelaskan bagaimana solusi tersebut dapat diterapkan dalam konteks Pendidikan IPS.

Produk: Paper analitis 4.000–5.000 kata disertai satu visual/model solusi.

Pertanyaan kunci:
Bagaimana ecopedagogy melalui pendekatan multidisipliner dan transdisipliner dapat digunakan untuk menganalisis permasalahan ekologis di masyarakat dan menghasilkan solusi yang berkelanjutan?


P AKT B26 -> LATIHAN 3

by Dr. PUJIATI, S.Pd., M.Pd. - -

Kasus

Sinta, mahasiswa Pendidikan Ekonomi, membuka usaha kecil bernama “Sinta EduStore” yang menjual alat tulis dan perlengkapan belajar kepada mahasiswa di sekitar kampus. Pada 1 September 2026, Sinta memulai usahanya. Selama bulan September, terjadi transaksi sebagai berikut:

Tanggal

Transaksi

1 September

Sinta menyetorkan uang pribadi sebesar Rp20.000.000 sebagai modal awal usaha.

3 September

Membeli peralatan toko secara tunai sebesar Rp5.000.000.

5 September

Membeli persediaan alat tulis secara kredit dari pemasok sebesar Rp8.000.000.

8 September

Membayar sewa tempat untuk bulan September sebesar Rp2.000.000 secara tunai.

12 September

Menjual barang dagangan secara tunai sebesar Rp6.000.000. Harga perolehan barang yang dijual sebesar Rp3.500.000.

16 September

Menjual barang dagangan secara kredit kepada mahasiswa sebesar Rp4.000.000. Harga perolehan barang yang dijual sebesar Rp2.400.000.

20 September

Menerima pembayaran piutang dari pelanggan sebesar Rp2.500.000.

23 September

Membayar utang kepada pemasok sebesar Rp3.000.000.

26 September

Membayar biaya listrik dan internet sebesar Rp750.000 secara tunai.

28 September

Sinta mengambil uang usaha sebesar Rp1.000.000 untuk keperluan pribadi.

30 September

Sinta memperoleh tambahan informasi bahwa terdapat persediaan barang yang masih tersisa dan melakukan evaluasi kondisi keuangan usahanya untuk menentukan apakah usaha mampu melakukan pembelian persediaan tambahan secara kredit pada bulan berikutnya.

Tugas Mahasiswa

1. Analisis setiap transaksi

Tentukan pengaruh setiap transaksi terhadap:

  • Kas;
  • Piutang;
  • Persediaan;
  • Peralatan;
  • Utang;
  • Modal;
  • Pendapatan;
  • Beban;
  • Prive.

Kemudian tentukan apakah masing-masing akun bertambah (+), berkurang (-), atau tidak berubah (0).

2. Susun persamaan akuntansi

Buat tabel perubahan persamaan akuntansi selama September 2026 dengan format:

Tanggal

Kas

Piutang

Persediaan

Peralatan

Total Aset

Utang

Modal/Ekuitas

1 Sept

3 Sept

5 Sept

8 Sept

12 Sept

16 Sept

20 Sept

23 Sept

26 Sept

28 Sept

Saldo akhir

3. Identifikasi masalah

Pada akhir September, Sinta mengatakan:

“Usaha saya memperoleh penjualan Rp10.000.000 selama bulan ini. Jadi, saya yakin usaha saya menghasilkan keuntungan yang besar dan saya dapat menambah utang untuk membeli lebih banyak persediaan.”

Apakah kesimpulan Sinta sudah tepat?

Analisis pernyataan tersebut dengan mempertimbangkan pendapatan, harga pokok barang yang terjual, beban, piutang, kas, utang, dan prive.

4. Pemecahan masalah

Bayangkan Anda menjadi konsultan usaha Sinta. Berikan rekomendasi apakah Sinta sebaiknya menambah pembelian persediaan secara kredit pada bulan Oktober.

Gunakan minimal tiga data hasil analisis bulan September sebagai dasar rekomendasi Anda.

5. Pertanyaan berpikir kritis

Menurut Anda, apakah peningkatan aset selalu menunjukkan bahwa kondisi usaha semakin baik?

Berikan argumentasi dengan menggunakan minimal dua transaksi dari kasus Sinta.


P AKT C26 -> LATIHAN 4

by Dr. PUJIATI, S.Pd., M.Pd. - -

Kasus: “EduCreative Learning Center”

Pada 1 September 2026, Andi dan Sinta, mahasiswa Pendidikan Ekonomi, mendirikan usaha jasa EduCreative Learning Center, yaitu usaha yang menyediakan jasa bimbingan belajar, pembuatan media pembelajaran, dan penyewaan perangkat pembelajaran.

Mereka sepakat bahwa seluruh transaksi usaha harus dicatat berdasarkan persamaan dasar akuntansi:

Aset=Liabilitas+Ekuitas

Selama bulan September 2026, terjadi transaksi berikut:

1.     Andi menyetorkan uang tunai sebesar Rp20.000.000 sebagai modal usaha.

2.     Sinta menyetorkan laptop dan proyektor yang dinilai sebesar Rp12.000.000 sebagai tambahan modal.

3.     Membeli perlengkapan pembelajaran (kertas, tinta, alat tulis, dan bahan praktik) secara tunai sebesar Rp3.000.000.

4.     Membeli 5 unit tablet untuk kegiatan pembelajaran dengan harga Rp15.000.000. Sebesar Rp5.000.000 dibayar tunai, sedangkan sisanya akan dibayar bulan berikutnya.

5.     Menerima pendapatan jasa bimbingan belajar secara tunai sebesar Rp6.000.000.

6.     Menyelesaikan proyek pembuatan media pembelajaran senilai Rp8.000.000. Klien baru membayar Rp3.000.000, sedangkan sisanya akan dibayar kemudian.

7.     Membayar biaya listrik, internet, dan transportasi sebesar Rp2.000.000 secara tunai.

8.     Membayar Rp4.000.000 kepada pemasok tablet sebagai pelunasan sebagian utang.

9.     Andi mengambil uang tunai usaha sebesar Rp1.500.000 untuk membayar keperluan pribadinya.

10.  Menerima uang muka dari sebuah sekolah sebesar Rp5.000.000 untuk program bimbingan belajar yang baru akan dilaksanakan bulan Oktober.

11.  Pada akhir bulan, diketahui bahwa perlengkapan yang masih tersisa senilai Rp1.200.000.

Sinta berpendapat bahwa uang muka Rp5.000.000 pada transaksi nomor 10 dapat langsung dicatat sebagai pendapatan, karena uang tersebut sudah diterima. Andi tidak setuju karena jasa belum diberikan.

Tugas Analisis:

Berdasarkan kasus tersebut, kerjakan secara sistematis:

1. Analisis setiap transaksi dan tentukan akun apa saja yang terpengaruh serta apakah terjadi kenaikan atau penurunan pada Aset, Liabilitas, dan Ekuitas.

2. Susun tabel persamaan dasar akuntansi dari transaksi nomor 1–12.

3. Hitung saldo akhir Aset, Liabilitas, dan Ekuitas pada 30 September 2026.

4. Identifikasi transaksi yang berpotensi menimbulkan kesalahan pemahaman akuntansi, kemudian jelaskan alasannya.

5. Tentukan apakah pendapat Sinta mengenai transaksi nomor 10 benar atau salah. Berikan argumentasi berdasarkan konsep akuntansi, bukan sekadar menyebutkan jawabannya.

6. Analisis transaksi nomor 11. Mengapa perlengkapan yang telah digunakan harus memengaruhi ekuitas, meskipun tidak terdapat transaksi pembayaran tunai pada saat perlengkapan tersebut digunakan?

7. Jika transaksi nomor 9 tidak dicatat sebagai prive, tetapi dianggap sebagai beban usaha, apakah hasil perhitungan ekuitas akan berbeda? Jelaskan dampaknya.

8. Evaluasi: Menurut Anda, transaksi mana yang paling berisiko menyebabkan mahasiswa salah dalam menyusun persamaan dasar akuntansi? Jelaskan alasan Anda.

9. Pemecahan masalah: Jika pada akhir September jumlah Aset tidak sama dengan Liabilitas + Ekuitas, susun minimal 3 kemungkinan penyebab kesalahan dan jelaskan langkah yang sebaiknya dilakukan untuk menemukan kesalahan tersebut.

Tantangan Berpikir Kritis

Bayangkan Anda menjadi asisten dosen yang harus memeriksa pekerjaan kelompok mahasiswa. Salah satu kelompok memperoleh hasil:

Aset = Rp49.200.000

Liabilitas = Rp8.000.000

Ekuitas = Rp41.200.000

Kelompok tersebut menyatakan bahwa jawabannya sudah benar karena Rp49.200.000 = Rp8.000.000 + Rp41.200.000.

Pertanyaan:

Apakah Anda langsung menyatakan bahwa pekerjaan kelompok tersebut benar? Lakukan verifikasi terhadap seluruh transaksi dan berikan argumentasi Anda. Jika terdapat kesalahan, tunjukkan di bagian mana kesalahan kemungkinan terjadi dan bagaimana memperbaikinya.

 


P AKT C26 -> LATIHAN 3

by Dr. PUJIATI, S.Pd., M.Pd. - -

Kasus: Usaha “EduPrint”

Pada tanggal 1 September 2026, Rina, seorang mahasiswa Pendidikan Ekonomi, membuka usaha jasa percetakan dan pengetikan “EduPrint”. Selama bulan September 2026 terjadi transaksi sebagai berikut: 

Rina menyetor uang tunai sebesar Rp15.000.000 sebagai modal awal usaha.

Usaha membeli peralatan komputer dan printer secara tunai sebesar Rp6.000.000.

Membeli perlengkapan usaha (kertas, tinta, dan alat tulis) secara kredit sebesar Rp2.000.000.

Menerima pendapatan jasa pengetikan dan percetakan secara tunai sebesar Rp4.500.000.

Membayar biaya listrik dan internet sebesar Rp800.000 secara tunai.

Membayar sebagian utang atas pembelian perlengkapan sebesar Rp1.000.000.

Rina mengambil uang usaha untuk keperluan pribadi sebesar Rp1.500.000.

Pertanyaan:

 Berdasarkan transaksi tersebut:

Tentukan pengaruh setiap transaksi terhadap Aset, Liabilitas (Utang), dan Ekuitas.

Susun tabel persamaan dasar akuntansi untuk seluruh transaksi.

Hitung jumlah aset, liabilitas, dan ekuitas akhir usaha “EduPrint” per 30 September 2026.

Jelaskan secara singkat mengapa jumlah Aset = Liabilitas + Ekuitas pada akhir periode.