Weekly outline
General
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat datang dan selamat bergabung dalam Mata Kuliah Konsep Dasar IPS bagi mahasiswa Program Studi S1 PGSD. Mata kuliah ini menjadi salah satu landasan penting bagi calon guru sekolah dasar dalam memahami manusia, masyarakat, lingkungan, serta berbagai fenomena sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui mata kuliah ini, mahasiswa akan mempelajari berbagai konsep dasar yang membentuk kajian Ilmu Pengetahuan Sosial, mulai dari hakikat IPS dan ilmu-ilmu sosial, pembentukan konsep, fakta dan konsep, konsep esensial sosiologi, ekonomi, sejarah, geografi, antropologi, budaya dan multibudaya, hingga kemampuan mengidentifikasi serta mengkaji berbagai permasalahan sosial di lingkungan sekitar. Pembelajaran juga diarahkan agar mahasiswa mampu mencari informasi yang relevan, menyusun alternatif solusi, serta menyajikan hasil kajian secara sistematis dan argumentatif.
Kami berharap perkuliahan ini tidak hanya menghasilkan pemahaman teoritis, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis, kepekaan sosial, sikap terbuka terhadap keberagaman, dan kemampuan menghubungkan konsep IPS dengan realitas kehidupan masyarakat . Sebagai calon guru SD, kemampuan tersebut sangat penting agar mahasiswa nantinya mampu menghadirkan pembelajaran IPS yang kontekstual, bermakna, dan dekat dengan pengalaman peserta didik.
Mari mengikuti setiap proses pembelajaran dengan aktif, kritis, kolaboratif, dan penuh tanggung jawab. Jadikan setiap fenomena yang ada di lingkungan sekitar sebagai sumber belajar untuk memahami masyarakat dan kehidupan sosial secara lebih mendalam.
Selamat belajar dan berdiskusi. Semoga Mata Kuliah Konsep Dasar IPS dapat menjadi bekal yang bermakna dalam perjalanan Anda menjadi pendidik yang profesional dan memiliki kepedulian terhadap kehidupan sosial.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dosen Pengampu
Yoga Fernando Rizqi, M.Pd.
Dr. Muhammad Kaulan Karima, M.Pd.
Pertemuan 1 Hakikat IPS dan Ilmu-Ilmu Sosial

Deskripsi Bahan Kajian: Hakikat IPS dan Ilmu-Ilmu Sosial
Bahan kajian Hakikat IPS dan Ilmu-Ilmu Sosial membahas konsep dasar, karakteristik, tujuan, fungsi, dan ruang lingkup Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) serta kedudukannya dalam pendidikan. Kajian ini menguraikan hakikat IPS sebagai bidang studi yang mengintegrasikan konsep dan perspektif dari berbagai disiplin ilmu sosial untuk memahami kehidupan manusia dan berbagai fenomena sosial. Mahasiswa mempelajari karakteristik dan kontribusi sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, antropologi, ilmu politik, dan psikologi sosial sebagai sumber keilmuan dalam pengembangan IPS. Pembahasan juga menekankan hubungan, persamaan, dan perbedaan antara IPS dengan ilmu-ilmu sosial, termasuk proses pemilihan, pengorganisasian, dan penyederhanaan konsep-konsep ilmu sosial menjadi bahan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan. Melalui bahan kajian ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang utuh mengenai landasan keilmuan IPS serta mampu mengidentifikasi keterkaitan antardisiplin ilmu sosial dalam menjelaskan berbagai persoalan kehidupan masyarakat.
Simak materi berikut
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah dengan lingkup bahasan meliputi: Pengertian Dan Hakikat IPS Dalam Program Pendidikan Konsep Dasar Antropologi, Sosiologi Dan Psikologi Sosial, Konten IPS, Pengaruh Kebudayaan Luar Terhadap Kebudayaan Indonesia Perekonomian Indonesia, Lingkungan Fisik Wilayah Dan Hubungannya Dengan Kehidupan Manusia Serta Kemajemukan Ras, Etnik Dan Agama Nusantara Menggunakan Peta, Atlas, Dan Globe Untuk Mendapatkan Data Dan Informasi Spasial (Geospasial), Lingkungan Hidup Dan Keanekaragaman Sumberdaya Alam, Individu Masyarakat dan Negara.
Simak Pembagian kelompok di Excel dapat dilakukan secara otomatis, acak, maupun terstruktur menggunakan fitur Sorting
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi
Pertemuan 2 Konsep dan Pembentukan Konsep; Hubungan Fakta dan Konsep

Deskripsi Bahan Kajian: Konsep dan Pembentukan Konsep; Hubungan Fakta dan Konsep
Bahan kajian Konsep dan Pembentukan Konsep; Hubungan Fakta dan Konsep membahas pengertian, karakteristik, fungsi, dan peran konsep dalam memahami berbagai fenomena sosial. Kajian ini menguraikan proses pembentukan konsep melalui identifikasi, pengelompokan, dan generalisasi berbagai fakta yang memiliki karakteristik atau makna yang sama. Mahasiswa mempelajari hubungan antara fakta dan konsep, bahwa fakta menjadi dasar empiris dalam membangun konsep, sedangkan konsep membantu mengorganisasi, menginterpretasi, dan memberikan makna terhadap berbagai fakta sosial. Pembahasan juga mencakup contoh konsep-konsep dalam IPS serta penerapannya untuk menjelaskan peristiwa dan permasalahan sosial secara sistematis. Melalui bahan kajian ini, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi fakta, membentuk konsep berdasarkan karakteristik yang relevan, serta menjelaskan keterkaitan fakta dan konsep sebagai dasar dalam memahami dan mengembangkan pembelajaran IPS.
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Pertemuan 3 Konsep esensial sosiologi dan ekonomi.
Deskripsi Bahan Kajian: Konsep Esensial Sosiologi dan EkonomiBahan kajian Konsep Esensial Sosiologi dan Ekonomi membahas konsep-konsep fundamental dalam sosiologi dan ekonomi yang menjadi landasan untuk memahami berbagai fenomena kehidupan masyarakat. Kajian sosiologi mencakup konsep interaksi sosial, kelompok sosial, nilai dan norma, status dan peran sosial, lembaga sosial, stratifikasi sosial, perubahan sosial, serta proses sosial. Sementara itu, kajian ekonomi meliputi konsep kebutuhan dan kelangkaan, produksi, distribusi, konsumsi, kegiatan ekonomi, pasar, pendapatan, serta sumber daya ekonomi. Pembahasan diarahkan pada keterkaitan konsep sosiologi dan ekonomi dalam menjelaskan perilaku individu, hubungan antarmanusia, serta dinamika kehidupan masyarakat. Melalui bahan kajian ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami, mengidentifikasi, dan menerapkan konsep-konsep esensial sosiologi dan ekonomi dalam menganalisis berbagai fenomena sosial dan ekonomi yang relevan dengan pembelajaran IPS.
Prinsip-prinsip dasar ilmu sosial menggabungkan berbagai sudut pandang untuk memahami kompleksitas keberadaan manusia, di mana Geografi menggarisbawahi interaksi spasial atau timbal balik antara individu dan lingkungannya, sementara Sejarah berkonsentrasi pada dimensi temporal yang mencatat transformasi dan kontinuitas kejadian sejarah. Sebaliknya, Ekonomi mengkaji perilaku manusia dalam alokasi sumber daya terbatas untuk memenuhi kebutuhan esensial, sebuah konsep yang, dalam kerangka Indonesia, ditambah dengan gagasan Koperasi sebagai pendidik sosial ekonomi yang memprioritaskan prinsip-prinsip ikatan keluarga dan kesejahteraan kolektif. Keempat komponen ini menyatu untuk membentuk kerangka holistik untuk menganalisis fenomena sosial, yang mencakup pertimbangan teritorial, asal usul sejarah, dan otonomi keuangan masyarakat.
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Pertemuan 4 Konsep esensial sejarah dan geografi.

Deskripsi Bahan Kajian: Konsep Esensial Sejarah dan Geografi
Bahan kajian Konsep Esensial Sejarah dan Geografi membahas konsep-konsep dasar sejarah dan geografi sebagai bagian penting dalam memahami kehidupan manusia dan perkembangan masyarakat. Kajian sejarah mencakup konsep waktu, kronologi, perubahan dan kesinambungan, sebab-akibat, peristiwa sejarah, tokoh, serta hubungan masa lalu dengan kehidupan masa kini. Sementara itu, kajian geografi meliputi konsep ruang, lokasi, jarak, keterjangkauan, pola, interaksi dan interdependensi, diferensiasi wilayah, serta keterkaitan manusia dengan lingkungan. Pembahasan menekankan hubungan antara dimensi waktu dan ruang dalam menjelaskan berbagai peristiwa serta fenomena kehidupan manusia. Melalui bahan kajian ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami dan menerapkan konsep-konsep esensial sejarah dan geografi untuk menganalisis perkembangan masyarakat, perubahan lingkungan, serta berbagai fenomena sosial dalam pembelajaran IPS.
Prinsip-prinsip dasar dalam kumpulan disiplin ilmu ini berkonsentrasi pada keberadaan kemanusiaan, baik sebagai entitas yang berbeda maupun sebagai komponen integral dari kerangka sosial yang lebih luas. Antropologi menyelidiki manusia melalui warisan budaya mereka, tradisi sejarah, dan evolusi biologis untuk mendapatkan wawasan tentang permadani identitas yang kaya, sedangkan sosiologi menganalisis dinamika hubungan interpersonal, struktur institusi sosial, dan perilaku kolektif yang membangun tatanan masyarakat. Sebaliknya, Psikologi Sosif berfungsi sebagai saluran antara bidang-bidang ini dengan mengeksplorasi bagaimana proses kognitif, respons emosional, dan tindakan individu dibentuk oleh pengaruh orang lain, sehingga menawarkan wawasan mendalam tentang motivasi dan persepsi manusia dalam konteks komunal.
Dalam domain otoritas, Politik dan Pemerintahan berfungsi sebagai mekanisme untuk orkestrasi kepentingan publik dan alokasi kekuasaan formal. Teori politik menggarisbawahi metodologi untuk memperoleh kekuasaan, seluk-beluk pengambilan keputusan, dan kebijakan yang mengatur kehidupan warga negara, sementara pemerintahan berkaitan dengan organisasi struktural dan proses administrasi negara dalam penegakan undang-undang. Interaksi antara pemahaman perilaku manusia (meliputi antropologi, sosiologi, dan psikologi) dan kerangka pemerintahan (mencakup politik dan pemerintahan) sangat penting untuk menumbuhkan tatanan sosial yang stabil, adil, dan demokratis.
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi
Pertemuan 5 Konsep esensial antropologi, budaya, dan multibudaya.
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi
Silahkan anda clik link soal berikut ini.
Pertemuan6 Fenomena/permasalahan sosial sederhana di lingkungan sekitar.
Deskripsi Bahan Kajian:

Bahan kajian Fenomena/Permasalahan Sosial Sederhana di Lingkungan Sekitar
membahas berbagai gejala dan permasalahan sosial yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Kajian ini mengarahkan mahasiswa untuk mengenali dan memahami fenomena seperti interaksi sosial, keberagaman masyarakat, gotong royong, konflik sederhana, kesenjangan sosial, kebersihan lingkungan, perubahan pola kehidupan, serta permasalahan ekonomi masyarakat. Pembahasan menekankan kemampuan mengidentifikasi fakta, menemukan faktor penyebab, memahami dampak, dan menghubungkan suatu permasalahan dengan konsep-konsep dasar IPS. Melalui bahan kajian ini, mahasiswa diharapkan mampu mengamati dan menganalisis permasalahan sosial secara sederhana, objektif, dan kontekstual serta merumuskan alternatif solusi yang sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar.
- Dalam bidang pembelajaran IPS, pemahaman dimulai melalui informasi faktual, yang mencakup data objektif atau peristiwa aktual yang telah terjadi, seperti tanggal proklamasi atau koordinat geografis lokal tertentu. Elemen-elemen faktual ini kemudian dikategorikan berdasarkan karakteristik bersama mereka untuk membangun konsep, yang berfungsi sebagai abstraksi yang menunjuk kolektif fakta (misalnya, konsep “migrasi,” “inflasi,” atau “budaya”). Fakta didefinisikan dan terbatas, sedangkan konsep mulai memberikan interpretasi yang lebih luas dari data mentah, memfasilitasi pemahaman kognitif. Selain itu, keterkaitan antara dua atau lebih konsep yang terhubung memuncak dalam generalisasi, didefinisikan sebagai pernyataan komprehensif yang menjelaskan hubungan sebab-akibat atau pola dominan perilaku masyarakat. Ketika generalisasi ini menjalani validasi berulang untuk akurasi dan diatur ke dalam kerangka pemikiran yang koheren yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena sosial secara menyeluruh, konstruksi teoretis muncul. Akibatnya, struktur IPS berkembang secara hierarkis dari data nyata ke abstraksi yang semakin rumit, meningkatkan kemampuan kita untuk memprediksi dan memahami seluk-beluk dinamika sosial.
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Pertemuan7 Sumber informasi dan alternatif solusi sederhana.

Deskripsi Bahan Kajian: Sumber Informasi dan Alternatif Solusi Sederhana
Bahan kajian Sumber Informasi dan Alternatif Solusi Sederhana membahas berbagai sumber informasi yang dapat digunakan untuk memahami fenomena dan permasalahan sosial di lingkungan sekitar serta langkah-langkah sederhana dalam merumuskan alternatif penyelesaiannya. Kajian mencakup sumber informasi primer dan sekunder, seperti hasil observasi, wawancara, dokumen, buku, media massa, dan sumber digital, dengan penekanan pada kemampuan memilih dan menggunakan informasi yang relevan dan dapat dipercaya. Mahasiswa diarahkan untuk mengidentifikasi permasalahan berdasarkan fakta, menganalisis informasi yang diperoleh, serta mempertimbangkan berbagai sudut pandang dalam menentukan alternatif solusi. Melalui bahan kajian ini, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan sumber informasi secara kritis dan bertanggung jawab serta menyusun alternatif solusi sederhana yang logis, kontekstual, dan sesuai dengan permasalahan sosial di lingkungan sekitar.
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi
Silahkan upload ppt kelompok 1 disini
Pertemuan 8 UTS
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi
Pertemuan 9 Penyajian hasil kajian permasalahan sosial

Deskripsi Bahan Kajian: Penyajian Hasil Kajian Permasalahan Sosial
Bahan kajian Penyajian Hasil Kajian Permasalahan Sosial membahas cara mengorganisasi, mengolah, dan menyampaikan hasil kajian terhadap berbagai permasalahan sosial secara sistematis, objektif, dan komunikatif. Kajian mencakup penyusunan data dan fakta, identifikasi masalah, hasil analisis, kesimpulan, serta alternatif solusi dalam bentuk laporan, presentasi, tabel, grafik, poster, atau media visual lainnya. Mahasiswa diarahkan untuk menyajikan informasi berdasarkan sumber yang relevan dan menggunakan bahasa yang jelas dengan memperhatikan ketepatan data serta keterkaitan antara permasalahan, hasil kajian, dan solusi yang ditawarkan. Melalui bahan kajian ini, mahasiswa diharapkan mampu mengomunikasikan hasil kajian permasalahan sosial secara logis, kritis, dan bertanggung jawab serta mampu menyampaikan gagasan secara efektif kepada orang lain.
Berikan Tanggapan anda terkait kedua materi di atas dan silahkan untuk berdiskusi
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi
Silahkan upload ppt kelompok 1 disini
- This week
Pertemuan 10 Pengumpulan Aktivitas Partisipatif Teambased Projec I
Deskripsi Bahan Kajian: Pengumpulan Aktivitas Partisipatif Team-Based Project I
Bahan kajian Pengumpulan Aktivitas Partisipatif Team-Based Project I berfokus pada penerapan konsep-konsep dasar IPS melalui kegiatan proyek yang dilaksanakan secara kolaboratif dalam kelompok. Mahasiswa diarahkan untuk mengidentifikasi permasalahan sosial sederhana di lingkungan sekitar, mengumpulkan informasi dan data, melakukan pengamatan, serta mendiskusikan temuan secara bersama. Kegiatan menekankan keterlibatan aktif setiap anggota tim dalam pembagian tugas, komunikasi, kerja sama, pengambilan keputusan, dan penyelesaian masalah. Hasil aktivitas partisipatif didokumentasikan dan disusun secara sistematis sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis proyek. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan sosial, kemampuan berpikir kritis, dan tanggung jawab kelompok dalam mengkaji permasalahan sosial secara kontekstual.
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi
Silahkan upload ppt kelompok 1 disini
Pertemuan 10 Pengumpulan Aktivitas Partisipatif Teambased Projec II
Deskripsi Bahan Kajian: Pengumpulan Aktivitas Partisipatif Team-Based Project II
Bahan kajian Pengumpulan Aktivitas Partisipatif Team-Based Project II merupakan tahap lanjutan dari kegiatan proyek berbasis tim yang berfokus pada pengolahan, analisis, dan penyajian hasil kajian permasalahan sosial. Mahasiswa diarahkan untuk mengolah data dan informasi yang telah dikumpulkan, menganalisis permasalahan berdasarkan konsep-konsep IPS, merumuskan alternatif solusi, serta menyusun hasil kajian secara sistematis. Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif dengan menekankan pembagian peran, tanggung jawab, komunikasi, kemampuan berpikir kritis, dan pengambilan keputusan dalam kelompok. Hasil proyek kemudian disajikan dalam bentuk laporan, presentasi, media visual, atau bentuk produk lain yang relevan dengan tujuan kajian. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan kajian permasalahan sosial yang berbasis data, kontekstual, dan dapat dipertanggungjawabkan serta menunjukkan kemampuan bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan secara konstruktif.
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi
Silahkan upload ppt kelompok 1 disini
Pertemuan 12 Kuis 1
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi
Pertemuan 13 Pengumpulan Tugas Individu Tahap I
Deskripsi Bahan Kajian: Pengumpulan Tugas Individu Tahap I
Bahan kajian Pengumpulan Tugas Individu Tahap I berfokus pada penguatan pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep dasar IPS melalui kegiatan belajar dan tugas yang dikerjakan secara mandiri. Mahasiswa diarahkan untuk mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis konsep serta fakta sosial berdasarkan materi yang telah dipelajari, kemudian menghubungkannya dengan fenomena yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari. Tugas individu menekankan kemampuan berpikir kritis, ketepatan dalam menggunakan sumber informasi, serta keterampilan mengemukakan gagasan secara sistematis dan argumentatif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan penguasaan awal terhadap konsep-konsep IPS sekaligus mengembangkan kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan analitis dalam menyelesaikan tugas akademik.
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi
Silahkan upload ppt kelompok 1 disini
Pertemuan 14 Pengumpulan Tugas Individu Tahap II
Deskripsi Bahan Kajian: Pengumpulan Tugas Individu Tahap II
Bahan kajian Pengumpulan Tugas Individu Tahap II berfokus pada pendalaman dan penerapan konsep-konsep IPS melalui kegiatan analisis secara mandiri terhadap fenomena dan permasalahan sosial di lingkungan sekitar. Mahasiswa diarahkan untuk mengolah informasi, menghubungkan fakta dengan konsep, menganalisis penyebab dan dampak suatu permasalahan, serta merumuskan alternatif solusi berdasarkan hasil kajian dan sumber informasi yang relevan. Tugas individu menekankan kemampuan berpikir kritis, analitis, sistematis, dan reflektif dalam menginterpretasikan berbagai fenomena sosial. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pengetahuan dari berbagai konsep IPS, menyusun argumentasi berdasarkan data dan fakta, serta menyampaikan hasil pemikirannya secara logis dan bertanggung jawab.
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi
Pertemuan 15 Refleksi Materi Perkuliahan
Deskripsi Bahan Kajian: Refleksi Materi Perkuliahan
Bahan kajian Refleksi Materi Perkuliahan berfokus pada kegiatan meninjau kembali, mengaitkan, dan mengevaluasi pemahaman mahasiswa terhadap materi yang telah dipelajari selama proses perkuliahan. Mahasiswa diarahkan untuk mengidentifikasi pengetahuan dan pengalaman belajar yang diperoleh, memahami keterkaitan antarkonsep IPS, serta merefleksikan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan pembelajaran. Kegiatan refleksi mendorong mahasiswa untuk mengenali pemahaman, kesulitan, pengalaman, dan perkembangan kemampuan berpikir selama mengikuti perkuliahan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menyusun refleksi secara kritis dan sistematis serta mengembangkan kesadaran belajar untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengkaji berbagai fenomena sosial.
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi
Silahkan upload ppt kelompok 1 disini
Pertemuan 16 UAS
Silahkan anda mengisi Presensi Kehadiran Tiap Sesi