PERTEMUAN 10 Asesmen Diagnostik, Formatif, dan Sumatif

Asesmen Diagnostik, Formatif, dan Sumatif

Asesmen merupakan bagian penting dalam perencanaan pembelajaran karena membantu guru mengetahui kesiapan, perkembangan, dan ketercapaian belajar peserta didik. Asesmen tidak hanya digunakan untuk memberikan nilai, tetapi juga menjadi dasar bagi guru dalam mengambil keputusan dan memperbaiki proses pembelajaran.

Terdapat tiga bentuk asesmen yang penting dipahami calon guru Ekonomi, yaitu:

1. Asesmen Diagnostik

Dilakukan sebelum pembelajaran untuk mengetahui kemampuan awal, pemahaman, kesulitan, minat, atau kebutuhan belajar peserta didik.

Contoh: Sebelum mengajarkan materi Permintaan dan Penawaran, guru memberikan beberapa pertanyaan sederhana tentang pengalaman peserta didik ketika harga suatu barang naik atau turun. Dari hasilnya, guru mengetahui bahwa sebagian peserta didik sudah memahami hubungan harga dan permintaan, sedangkan sebagian lainnya belum. Informasi tersebut digunakan untuk menentukan strategi pembelajaran.

2. Asesmen Formatif

Dilakukan selama proses pembelajaran untuk memantau perkembangan pemahaman peserta didik dan memberikan umpan balik. Hasil asesmen formatif dapat digunakan guru untuk memperbaiki pembelajaran sebelum melanjutkan ke materi berikutnya.

Contoh: Saat membahas Inflasi, guru memberikan studi kasus singkat: “Harga beras meningkat sementara pendapatan keluarga tetap. Bagaimana kondisi tersebut memengaruhi daya beli?” Jawaban peserta didik digunakan guru untuk mengetahui apakah konsep inflasi dan daya beli sudah dipahami. Jika masih banyak kesalahan, guru memberikan penjelasan atau aktivitas tambahan.

3. Asesmen Sumatif

Dilakukan pada akhir suatu periode pembelajaran untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran atau kompetensi yang telah ditetapkan.

Contoh: Setelah menyelesaikan materi Inflasi, peserta didik mengerjakan tugas analisis data mengenai perubahan harga kebutuhan pokok dan menyusun kesimpulan tentang dampaknya terhadap masyarakat. Hasilnya digunakan untuk menilai ketercapaian kompetensi pada akhir unit pembelajaran.

Perbedaan Utama

Jenis Asesmen

Waktu

Tujuan Utama

Contoh dalam Ekonomi

Diagnostik

Sebelum pembelajaran

Mengetahui kemampuan dan kebutuhan awal

Pertanyaan tentang pengalaman perubahan harga

Formatif

Selama pembelajaran

Memantau dan memperbaiki proses belajar

Studi kasus dan kuis singkat

Sumatif

Akhir pembelajaran

Menilai ketercapaian kompetensi

Ujian, proyek, atau analisis kasus

Hal Penting bagi Calon Guru Ekonomi

Ketiga asesmen tersebut saling melengkapi. Asesmen diagnostik membantu guru mengetahui “dari mana peserta didik mulai belajar”, asesmen formatif membantu mengetahui “bagaimana perkembangan belajar mereka”, sedangkan asesmen sumatif membantu mengetahui “sejauh mana tujuan pembelajaran telah tercapai”.

Dengan demikian, asesmen sebaiknya dirancang sejak awal dan selaras dengan tujuan pembelajaran, aktivitas belajar, dan karakteristik peserta didik, bukan sekadar dilakukan untuk memberikan nilai.

 

Visible groups: All participants
(There are no discussion topics yet in this forum)