FORUM DISKUSI

FORUM DISKUSI

Number of replies: 20

A

Forum ini disediakan untuk berdiskusi dan berbagi mengenai Laporan observasi yang sedang dipelajari. 

Silahkan berpartisipasi aktif pada forum ini untuk memperdalam pemahaman Saudara mengenai materi yang telah disampaikan di atas.

Petunjuk diskusi kelompok:

  1. Kelompok yang mendapatkan giliran untuk memaparkan materi  sesuai dengan Topik Bahasan menyiapkan  media presentasi berupa PPT interaktif untuk diunggah dalam forum ini. 
  2. Mahasiswa lainnya pada hari pertemuan memahami materi presentasi dan materi makalah dan dipersilahkan untuk bertanya,  terkait materi tersebut atau hal-hal lain yang berhubungan dengan materi yang ditampilkan oleh pemateri. Cara bertanya dan berdiskusi: Mahasiswa me-reply pada topik yang disediakan kemudian menuliskan nama dan NPM serta pertanyaan atau berupa tanggapan.
  3. Selamat berdiskusi dan tetap semangat.

In reply to First post

Re: FORUM DISKUSI

by vania diandra vadin -
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat sore teman-teman semuaa.

Perkenalkan, kami dari Kelompok 10 yang beranggotakan:

1. Agin Aulia Putri (2413053028)
2. Vania Diandra Vadin (2453053007)

Pada kesempatan kali ini, kami akan memaparkan hasil diskusi kelompok kami. Untuk memahami materi yang kami berikan secara lebih lengkap, teman-teman dapat mencermati makalah serta PowerPoint yang telah kami bagikan.

Apabila terdapat pertanyaan, tanggapan, maupun saran, kami dengan senang hati mempersilakan teman-teman untuk menyampaikannya melalui forum diskusi pada hari ini.

Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian dan partisipasi teman-teman, kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to vania diandra vadin

Re: FORUM DISKUSI

by Yuda Prasetiyo -
Nama : Yuda Prasetiyo
NPM : 2413053010

Izin bertanya, Apakah sistem pembelajaran di sekolah saat ini sudah cukup mendukung perkembangan motorik siswa? Jelaskan.
In reply to Yuda Prasetiyo

Re: FORUM DISKUSI

by vania diandra vadin -
Izin menjawab yuda
Menurut saya, sistem pembelajaran di sekolah saat ini masih belum sepenuhnya mampu menunjang perkembangan motorik siswa secara maksimal. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran lebih fokus pada aspek kognitif atau akademik, sedangkan kegiatan fisik biasanya hanya dilakukan pada waktu tertentu seperti saat pelajaran olahraga. Padahal, pengembangan motorik seharusnya dapat dimasukkan ke dalam berbagai aktivitas belajar sehari-hari, misalnya melalui permainan yang bersifat edukatif, kegiatan yang melibatkan gerakan, atau pembelajaran yang memberi kesempatan siswa untuk bereksplorasi secara langsung. Selain itu, keterbatasan sarana dan prasarana, waktu yang terbatas, serta kurangnya variasi dalam metode pembelajaran juga menjadi hambatan. Dampaknya, peluang siswa untuk mengasah keseimbangan, koordinasi, dan kemampuan gerak lainnya menjadi tidak optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi dalam proses pembelajaran agar perkembangan motorik dapat berjalan seimbang dengan aspek kognitif dan afektif.
In reply to vania diandra vadin

Re: FORUM DISKUSI

by Muhamad Dakar Aldino -
Nama : Muhamad Dakar Aldino
NPM. : 2413053017

Izin menambahkan jawaban
Selain faktor fokus pembelajaran yang lebih menitikberatkan pada aspek kognitif, kurang optimalnya perkembangan motorik siswa juga dapat dipengaruhi oleh kebiasaan belajar yang cenderung pasif, seperti terlalu lama duduk dan mendengarkan penjelasan tanpa melibatkan aktivitas fisik. Hal ini membuat siswa memiliki keterbatasan dalam mengeksplorasi gerakan secara langsung.
Di sisi lain, pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar juga masih belum maksimal. Padahal, kegiatan sederhana seperti belajar di luar kelas, permainan tradisional, atau aktivitas berbasis proyek dapat menjadi sarana efektif untuk melatih keterampilan motorik siswa secara alami.
Dengan demikian, diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih variatif dan kontekstual agar siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan motorik yang baik melalui pengalaman belajar yang lebih aktif dan menyenangkan
In reply to vania diandra vadin

Re: FORUM DISKUSI

by Nindytha Lintang Sujarwo -
Nama: Nindytha Lintang Sujarwo
Npm: 2453053008

Izin bertanya, Bagaimana dampak jangka panjang jika kemampuan keseimbangan anak tidak dikembangkan sejak SD?
In reply to Nindytha Lintang Sujarwo

Re: FORUM DISKUSI

by vania diandra vadin -
Izin menjawab nindyta
Menurut saya, jika kemampuan keseimbangan anak tidak dikembangkan sejak SD, dampaknya bisa berlanjut hingga jangka panjang dan memengaruhi berbagai aspek perkembangan. Secara fisik, anak dapat mengalami keterlambatan motorik, gerakannya kurang stabil, mudah jatuh, serta kesulitan dalam melakukan aktivitas seperti olahraga maupun kegiatan sehari-hari, bahkan bisa berdampak pada postur tubuh dan koordinasi saat tumbuh. Dari sisi psikologis, anak yang merasa tidak mampu dalam aktivitas fisik cenderung menjadi kurang percaya diri dan menghindari kegiatan yang melibatkan gerak, sehingga menjadi kurang aktif. Padahal, aktivitas fisik penting untuk kesehatan sekaligus perkembangan sosial. Selain itu, kemampuan keseimbangan juga berkaitan dengan konsentrasi dan kontrol diri, sehingga jika tidak dilatih sejak dini, hal ini dapat memengaruhi kemampuan fokus anak dalam belajar. Oleh karena itu, pengembangan keseimbangan sejak SD sangat penting karena tidak hanya mendukung perkembangan fisik, tetapi juga aspek mental, sosial, dan kesiapan anak di masa depan.
In reply to vania diandra vadin

Re: FORUM DISKUSI

by ABRAL AL-TISA 2413053051 -
Sebelumnya, izin memperkenalkan diri.
Nama: Abral Al-Tisa
NPM: 2413053051
Izin bertanya kepada kelompok 10.
Menurut kalian, di antara model ASSURE dan ADDIE, model mana yang lebih tepat diterapkan dalam membantu siswa yang mengalami kesulitan menjaga keseimbangan gerak tubuh, dan apa alasannya?
In reply to ABRAL AL-TISA 2413053051

Re: FORUM DISKUSI

by vania diandra vadin -
Izin menjawab tisa
Menurut kami, model ASSURE lebih sesuai digunakan untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam menjaga keseimbangan gerak tubuh. Hal ini karena ASSURE menekankan pada pengenalan karakteristik siswa secara rinci, seperti kemampuan awal, kebutuhan belajar, dan gaya belajar masing-masing. Pendekatan ini penting karena setiap siswa memiliki tingkat kesulitan yang berbeda, sehingga perlu penanganan yang disesuaikan. Selain itu, model ASSURE juga fokus pada pemilihan metode, media, serta kegiatan pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa, misalnya melalui permainan atau latihan langsung yang berkaitan dengan keseimbangan, sehingga lebih mendukung perkembangan motorik. Di sisi lain, model ADDIE lebih berfokus pada perancangan pembelajaran secara umum dan terstruktur, namun kurang mendalam dalam menyesuaikan pembelajaran dengan kondisi individu siswa.
In reply to vania diandra vadin

Re: FORUM DISKUSI

by Muhamad Dakar Aldino -
Nama : Muhamad Dakar Aldino
NPM. : 2413053017
Izin menambahkan jawaban
Selain karena fokus pada karakteristik siswa, model ASSURE juga memberikan kelebihan dalam tahap evaluasi dan revisi yang berkelanjutan. Dalam konteks kesulitan menjaga keseimbangan, guru dapat secara langsung mengamati perkembangan siswa saat praktik, kemudian menyesuaikan kembali strategi atau media pembelajaran yang digunakan jika dirasa belum efektif.
Selain itu, model ASSURE mendorong penggunaan media dan aktivitas yang lebih konkret, sehingga siswa tidak hanya menerima penjelasan secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung melalui latihan fisik. Hal ini sangat penting dalam pembelajaran motorik karena kemampuan keseimbangan tidak dapat berkembang secara optimal tanpa praktik yang berulang.
Dengan demikian, penggunaan model ASSURE tidak hanya membantu dalam perencanaan pembelajaran yang sesuai, tetapi juga dalam proses penyesuaian yang berkesinambungan agar kebutuhan setiap siswa dapat terpenuhi secara lebih optimal.
In reply to vania diandra vadin

Re: FORUM DISKUSI

by Cindi Raniadita -
Nama: Cindi Raniadita
Npm: 2413053187

Izin bertanya kepada kelompok 10
Mengapa kompetensi tidak dapat dipisahkan dari aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam pembelajaran SD?
In reply to Cindi Raniadita

Re: FORUM DISKUSI

by vania diandra vadin -
Izin menjawab cindi
Menurut kami, kompetensi tidak bisa dipisahkan dari aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap karena ketiganya saling mendukung dalam membentuk kemampuan yang menyeluruh pada diri siswa. Pengetahuan saja belum cukup apabila tidak disertai keterampilan untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, dan tanpa sikap yang baik, pemanfaatan pengetahuan serta keterampilan dapat menjadi kurang tepat. Dalam pembelajaran di SD, siswa tidak hanya diharapkan memahami suatu materi, tetapi juga mampu mempraktikkannya serta menunjukkan perilaku yang sesuai. Sebagai contoh, siswa tidak hanya mengetahui konsep kerja sama (pengetahuan), tetapi juga dapat menerapkannya dalam kerja kelompok (keterampilan) serta memiliki sikap saling menghargai (sikap). Jika salah satu aspek tidak berkembang dengan baik, maka kompetensi yang dimiliki siswa menjadi kurang seimbang. Oleh karena itu, ketiga aspek tersebut perlu dikembangkan secara terpadu agar pembelajaran menjadi lebih bermakna dan mampu membentuk karakter siswa secara menyeluruh.
In reply to vania diandra vadin

Re: FORUM DISKUSI

by CAHYANI NOVA SAFITRI -
Nama : Cahyani Nova Safitri
NPM : 2413053181
Izin bertanya untuk kelompok 10,
Latihan keseimbangan terbukti efektif untuk mengatasi kesulitan keseimbangan, tapi apakah semua siswa akan berkembang dengan metode yang sama? dan bagaimana dengan siswa yang tertinggal, tetap mengalami kesulitan keseimbangan?
In reply to CAHYANI NOVA SAFITRI

Re: FORUM DISKUSI

by Agin Aulia Putri -
izin menjawab pertanyaan Cahyani,
Nama: Agin Aulia Putri
NPM: 2413053028
Tidak semua siswa akan berkembang dengan metode yang sama karena setiap siswa memiliki kemampuan, perkembangan motorik, dan pengalaman yang berbeda, sehingga bagi siswa yang masih tertinggal atau mengalami kesulitan keseimbangan diperlukan latihan yang lebih bertahap, berulang, serta pembelajaran yang lebih aktif dan variatif agar kemampuan keseimbangan mereka dapat berkembang secara optimal.
In reply to vania diandra vadin

Re: FORUM DISKUSI

by Nadine Syakila Azzahra -
Nama: Nadine Syakila Azzahra
Npm: 2413053030

Izin bertanya menurut kelompok kalian, faktor mana yang lebih dominan memengaruhi keseimbangan siswa, internal atau eksternal? Jelaskan alasannya!
In reply to Nadine Syakila Azzahra

Re: FORUM DISKUSI

by Tya Nabila Saumi -
nama : tya nabila saumi
npm : 2413053007
izin bertanya, dari upaya yang sudah disebutkan dalam ppt adakah upaya lain yang bisa dilakukan orang tua dalam mengatasi kesulitan menyeimbangkan gerak tubuh siswa? jelaskan!
In reply to Tya Nabila Saumi

Re: FORUM DISKUSI

by Agin Aulia Putri -
izin menjawab pertanyaan Tya,
Nama: Agin Aulia Putri
NPM: 2413053028
Ya, selain yang ada di PPT, orang tua juga bisa membantu dengan membiasakan anak aktif bergerak di rumah, misalnya mengajak bermain permainan sederhana yang melatih keseimbangan (jalan di garis, lompat satu kaki), membatasi penggunaan gadget, serta memberikan dukungan dan motivasi agar anak mau berlatih secara rutin, karena latihan yang sering dan lingkungan yang mendukung akan sangat membantu perkembangan keseimbangan anak.
In reply to Nadine Syakila Azzahra

Re: FORUM DISKUSI

by Agin Aulia Putri -
izin menjawab pertanyaan Nadine,
Nama: Agin Aulia Putri
NPM: 2413053028
Faktor yang lebih dominan adalah faktor eksternal, karena kemampuan keseimbangan siswa sangat dipengaruhi oleh seberapa sering mereka mendapatkan latihan, aktivitas fisik, dan pembelajaran yang melibatkan gerak, sehingga meskipun kondisi fisik (internal) penting, tanpa dukungan lingkungan, latihan, dan metode pembelajaran yang aktif, kemampuan keseimbangan siswa tidak akan berkembang secara optimal.
In reply to First post

Re: FORUM DISKUSI

by ADELIA NANDA FEBRIANI -
Nama : Adelia Nanda Febriani
NPM : 2413053106
Izin bertanya, menurut kelompok kalian bagaimana cara kita memastikan apakah model pembelajaran yang di terapkan untuk mengatasi kesulitan peserta didik dalam menyeimbangkan gerak tubuh nya sudah efektif?
In reply to ADELIA NANDA FEBRIANI

Re: FORUM DISKUSI

by Agin Aulia Putri -
izin menjawab pertanyaan Adelia,
Nama: Agin Aulia Putri
NPM: 2413053028
Cara memastikan model pembelajaran itu efektif adalah dengan melihat perubahan kemampuan siswa sebelum dan sesudah pembelajaran, misalnya apakah siswa sudah lebih mampu berdiri satu kaki, berjalan di garis lurus, atau melakukan gerakan dengan lebih stabil, kemudian didukung dengan observasi selama proses belajar (apakah siswa lebih aktif, terlibat, dan tidak mudah jatuh), serta hasil evaluasi atau penilaian guru, sehingga jika terlihat ada peningkatan kemampuan dan keterlibatan siswa, maka model pembelajaran tersebut dapat dikatakan efektif.