Silakan diskusikan disini ya ... bersama rekan-rekan bahan kajian tersebut.
Diskusi
Nama : Alya Khoirun Nisa
NPM : 2413031019
Dalam praktik akuntansi, investasi pada instrumen ekuitas dan instrumen utang memiliki perlakuan yang berbeda, mulai dari pengakuan awal, pengukuran setelahnya, hingga penghentian pengakuan serta penyajiannya dalam laporan keuangan. Instrumen ekuitas umumnya mencerminkan kepemilikan pada suatu perusahaan dan dapat menghasilkan dividen, sedangkan instrumen utang mencerminkan hubungan kreditur-debitur dengan imbal hasil berupa bunga. Dalam standar akuntansi keuangan, penentuan nilai wajar, amortisasi biaya perolehan, serta penilaian penurunan nilai menjadi aspek penting dalam mengukur kualitas penyajian investasi tersebut.
NPM : 2413031019
Dalam praktik akuntansi, investasi pada instrumen ekuitas dan instrumen utang memiliki perlakuan yang berbeda, mulai dari pengakuan awal, pengukuran setelahnya, hingga penghentian pengakuan serta penyajiannya dalam laporan keuangan. Instrumen ekuitas umumnya mencerminkan kepemilikan pada suatu perusahaan dan dapat menghasilkan dividen, sedangkan instrumen utang mencerminkan hubungan kreditur-debitur dengan imbal hasil berupa bunga. Dalam standar akuntansi keuangan, penentuan nilai wajar, amortisasi biaya perolehan, serta penilaian penurunan nilai menjadi aspek penting dalam mengukur kualitas penyajian investasi tersebut.
NAMA:SUSANTI
NPM:2413031034
Dalam praktik akuntansi, investasi pada instrumen ekuitas dan instrumen utang memiliki perlakuan yang berbeda, mulai dari pengakuan awal, pengukuran setelahnya, hingga penghentian pengakuan serta penyajiannya dalam laporan keuangan. Instrumen ekuitas umumnya mencerminkan kepemilikan pada suatu perusahaan dan dapat menghasilkan dividen, sedangkan instrumen utang mencerminkan hubungan kreditur-debitur dengan imbal hasil berupa bunga. Dalam standar akuntansi keuangan, penentuan nilai wajar, amortisasi biaya perolehan, serta penilaian penurunan nilai menjadi aspek penting dalam mengukur kualitas penyajian investasi tersebut.
NPM:2413031034
Dalam praktik akuntansi, investasi pada instrumen ekuitas dan instrumen utang memiliki perlakuan yang berbeda, mulai dari pengakuan awal, pengukuran setelahnya, hingga penghentian pengakuan serta penyajiannya dalam laporan keuangan. Instrumen ekuitas umumnya mencerminkan kepemilikan pada suatu perusahaan dan dapat menghasilkan dividen, sedangkan instrumen utang mencerminkan hubungan kreditur-debitur dengan imbal hasil berupa bunga. Dalam standar akuntansi keuangan, penentuan nilai wajar, amortisasi biaya perolehan, serta penilaian penurunan nilai menjadi aspek penting dalam mengukur kualitas penyajian investasi tersebut.
Nama: Muhammad Arifin Ilham
NPM: 2413031003
Dalam praktik akuntansi, investasi pada instrumen ekuitas dan instrumen utang memiliki perlakuan akuntansi yang berbeda, mulai dari pengakuan awal, pengukuran setelah pengakuan, hingga pengakuan pendapatan serta penyajiannya dalam laporan keuangan. Instrumen ekuitas pada umumnya merepresentasikan kepemilikan atas suatu entitas dan memberikan imbal hasil berupa dividen. Sebaliknya, instrumen utang mencerminkan hubungan antara kreditur dan debitur dengan imbal hasil berupa bunga. Dalam standar akuntansi keuangan, penentuan nilai wajar, penerapan metode biaya perolehan diamortisasi, serta evaluasi penurunan nilai merupakan aspek penting dalam memastikan kualitas dan keandalan penyajian investasi tersebut.
NPM: 2413031003
Dalam praktik akuntansi, investasi pada instrumen ekuitas dan instrumen utang memiliki perlakuan akuntansi yang berbeda, mulai dari pengakuan awal, pengukuran setelah pengakuan, hingga pengakuan pendapatan serta penyajiannya dalam laporan keuangan. Instrumen ekuitas pada umumnya merepresentasikan kepemilikan atas suatu entitas dan memberikan imbal hasil berupa dividen. Sebaliknya, instrumen utang mencerminkan hubungan antara kreditur dan debitur dengan imbal hasil berupa bunga. Dalam standar akuntansi keuangan, penentuan nilai wajar, penerapan metode biaya perolehan diamortisasi, serta evaluasi penurunan nilai merupakan aspek penting dalam memastikan kualitas dan keandalan penyajian investasi tersebut.