assalamualaikum wr.wb ibu saya anggun anggrani dengan npm 2623031001, menurut pendapat saya, mengapa dimensi dan struktur pendidikan ips penting untuk dipelajari karena ips ini tidak hanya memberikan pembelajaran dalam kelas atau kehidupan sosial namun juga membantu peserta didik untuk dapat berpikir kritis, memiliki empati dan sikap baik, mampu memecahkan masalah dan sebagainya. dan bagaimana model dari masing-masing dimensi ips, dalam ips di persekolahan baik pendidikan dasar dan menengah, menjadikan keempay dimensi tersebut dimiliki oleh peserta didik ada empat yaitu pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap serta tindakan. pertama yakni dimensi pengetahuan mungkin dapt dikembangkan melalui pembelajaran materi ips dalam kelas yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari misalnya di sd itu belajar tentang kegiatan jual beli lalu di smp mengetahui berbagai kebudayaan di indonesia, lalu dimensi keterampilan di sd diajarkan cara melakukan jual beli, di smp peserta didik didorong untuk mencari informasi dan mempresntasikan tentang kebudayaan yang dimiliki peserta didik, selanjutnya nilai dan sikap di sd dapat dilakukan dengan mereka diajak bertanggung jawab atas tugas ataupun pr yg diberikan guru, sedangkan di smp peserta didik diajarkan untuk menghargai perbedaan suku dan budaya yang dimiliki. terakhir tindakan atau action di sd peserta didik diajak mempraktikan jual beli barang dengan terrib jujur di sekolah sedangkan di smp peserta didik diikut sertakan menampilan kebudayaan daerahnya, dengan begitu pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap serta tindakan dapat berkembang secara beriringan, terimakasih bu.
Posts made by anggun anggrani
DMP26 -> Brainstorming
by anggun anggrani -
assalamualaikum wr. wb ibuu, baik sebelumnya izin memperkenalkan diri bu, saya anggun anggrani dengan nim 2623031001. izin menyampaikan pandangan saya mengenai teori-teori belajar yang menjadi dasar desain dan model pembelajaran. menurut saya, teori belajar ini merupakan hal yang sangat penting dalam suatu pembelajaran karena menjadi penentu arah untuk bagaimana guru dapat memberikan ajaran dan bagaimana siswa dapat menerima pembelajaran. menurut saya juga, penggunanan teori-teori pembelajaran memang harus digabungkan, misalnya antara behaviorisme dengan kognitivisme, dan sebagainya, karena kalau hanya menggunakan satu teori saja rasanya pembelajaran menjadi kurang lengkap, dengan menggabungkan beberapa teori, bahkan semua teori pembelajaran akan jauh lebih berwarna dan menarik sesuai dengan tujuan pembelajaran serta karakteristik yang dimiliki oleh siswa, terimakasih bu