ALICIA ELLENA RUSHLAN
2521011048
1. Bentuk insentif individu & dampaknya
Finansial: bonus, komisi, piece-rate Meningkatkan motivasi cepat, fokus pada target, menaikkan produktivitas.
Non-finansial: penghargaan, sertifikat, karyawan terbaik. Meningkatkan motivasi intrinsik dan loyalitas.
Merit pay & promosi: kenaikan gaji berbasis kinerja dan peluang karier. Mendorong performa jangka panjang.
Dampak: meningkatkan motivasi, kualitas kerja, dan output individu.
2. Metode insentif kelompok & perbandingan dengan individu
Insentif kelompok: gainsharing, profit sharing, bonus tim, ESOP.
Perbandingan:
Individu = fokus kinerja personal, cepat terlihat, risiko kompetisi berlebihan.
Kelompok = fokus kerjasama tim, mendorong kolaborasi, risiko free rider.
3. Keterkaitan insentif dengan kinerja perusahaan
Pembayaran insentif yang tepat menyelaraskan tujuan karyawan dengan tujuan perusahaan. Hasilnya: produktivitas meningkat, efisiensi naik, kualitas lebih baik, retensi tinggi, dan performa perusahaan secara keseluruhan membaik.
4. Balanced Scorecard dalam sistem insentif
BSC mengukur kinerja dari keuangan, pelanggan, proses internal, serta pembelajaran & pertumbuhan.
Dalam insentif, BSC membuat penilaian lebih seimbang sehingga bonus tidak hanya berbasis hasil finansial, tetapi juga kualitas layanan, efisiensi proses, dan pengembangan kompetensi.
Manfaat: kinerja lebih komprehensif, berkelanjutan, dan selaras dengan strategi perusahaan.
5. Faktor pendukung keberhasilan program insentif
Komunikasi jelas tentang target & aturan.
Partisipasi karyawan agar muncul rasa memiliki.
Keadilan & transparansi.
Indikator kinerja realistis & terukur.
Monitoring dan evaluasi rutin.
Dukungan manajemen.
2521011048
1. Bentuk insentif individu & dampaknya
Finansial: bonus, komisi, piece-rate Meningkatkan motivasi cepat, fokus pada target, menaikkan produktivitas.
Non-finansial: penghargaan, sertifikat, karyawan terbaik. Meningkatkan motivasi intrinsik dan loyalitas.
Merit pay & promosi: kenaikan gaji berbasis kinerja dan peluang karier. Mendorong performa jangka panjang.
Dampak: meningkatkan motivasi, kualitas kerja, dan output individu.
2. Metode insentif kelompok & perbandingan dengan individu
Insentif kelompok: gainsharing, profit sharing, bonus tim, ESOP.
Perbandingan:
Individu = fokus kinerja personal, cepat terlihat, risiko kompetisi berlebihan.
Kelompok = fokus kerjasama tim, mendorong kolaborasi, risiko free rider.
3. Keterkaitan insentif dengan kinerja perusahaan
Pembayaran insentif yang tepat menyelaraskan tujuan karyawan dengan tujuan perusahaan. Hasilnya: produktivitas meningkat, efisiensi naik, kualitas lebih baik, retensi tinggi, dan performa perusahaan secara keseluruhan membaik.
4. Balanced Scorecard dalam sistem insentif
BSC mengukur kinerja dari keuangan, pelanggan, proses internal, serta pembelajaran & pertumbuhan.
Dalam insentif, BSC membuat penilaian lebih seimbang sehingga bonus tidak hanya berbasis hasil finansial, tetapi juga kualitas layanan, efisiensi proses, dan pengembangan kompetensi.
Manfaat: kinerja lebih komprehensif, berkelanjutan, dan selaras dengan strategi perusahaan.
5. Faktor pendukung keberhasilan program insentif
Komunikasi jelas tentang target & aturan.
Partisipasi karyawan agar muncul rasa memiliki.
Keadilan & transparansi.
Indikator kinerja realistis & terukur.
Monitoring dan evaluasi rutin.
Dukungan manajemen.