Contoh inovasi radikal yang gagal adalah Google Glass. Google Glass adalah kacamata pintar yang dikembangkan oleh Google untuk memberikan pengalaman augmented reality dan memungkinkan pengguna mengakses informasi serta berinteraksi dengan perangkat tanpa menggunakan tangan.
Meskipun memiliki teknologi canggih, Google Glass gagal diterima pasar karena beberapa alasan:
1. harga yang mahal:Google Glass awalnya dijual dengan harga sekitar $1.500, yang membuatnya tidak terjangkau bagi banyak orang.
2. keterbatasann fungsi: Fungsi Google Glass tidak sepenuhnya jelas bagi pengguna, sehingga banyak yang tidak melihat nilai tambah dari produk ini.
3. Privasi dan keamananKekhawatiran tentang privasi dan keamanan juga menjadi isu, karena Google Glass dapat merekam video dan foto tanpa sepengetahuan orang lain.
Akibatnya, Google Glass tidak berhasil mencapai adopsi massal dan proyeknya dihentikan.
Meskipun memiliki teknologi canggih, Google Glass gagal diterima pasar karena beberapa alasan:
1. harga yang mahal:Google Glass awalnya dijual dengan harga sekitar $1.500, yang membuatnya tidak terjangkau bagi banyak orang.
2. keterbatasann fungsi: Fungsi Google Glass tidak sepenuhnya jelas bagi pengguna, sehingga banyak yang tidak melihat nilai tambah dari produk ini.
3. Privasi dan keamananKekhawatiran tentang privasi dan keamanan juga menjadi isu, karena Google Glass dapat merekam video dan foto tanpa sepengetahuan orang lain.
Akibatnya, Google Glass tidak berhasil mencapai adopsi massal dan proyeknya dihentikan.