NPM : 2555061002
Kelas : PSTI-D
Mata Kuliah : Pancasila
Jurnal "Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK" menganalisis perlunya menjadikan Pancasila sebagai landasan etis dan normatif utama dalam setiap kegiatan pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Indonesia. Penulis berpendapat bahwa Pancasila, yang merupakan kristalisasi dari nilai-nilai budaya dan agama Bangsa Indonesia, harus mengakomodasi seluruh aktivitas kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk aktivitas ilmiah. Urgensi penegasan ini muncul karena tantangan globalisasi yang dapat memisahkan perkembangan IPTEK dari nilai-nilai kemanusiaan, berpotensi menyebabkan masalah sosial, degradasi martabat manusia, dan kerusakan lingkungan, seperti yang telah terjadi di berbagai belahan dunia.
Penelitian ini menekankan bahwa pengembangan IPTEK tidak bisa bersikap bebas nilai (value-free), melainkan harus memiliki orientasi nilai yang jelas untuk mencapai tujuan nasional, yaitu masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pancasila berperan sebagai sumber motivasi, kekuatan dinamis, serta rambu-rambu normatif. Dengan demikian, Pancasila berfungsi sebagai filter dan kontrol agar ilmu pengetahuan yang dikembangkan di Indonesia tidak bertentangan dengan cita-cita luhur bangsa, melainkan dapat menciptakan masyarakat yang beradab dan memanusiakan.
Penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu juga dijelaskan secara rinci melalui fungsi normatif masing-masing sila. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa menuntut IPTEK digunakan secara bertanggung jawab dan mengingat dimensi spiritual, tidak hanya material. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab mengarahkan IPTEK untuk kesejahteraan dan martabat manusia, menjauhi penggunaan yang berujung pada penindasan. Sementara itu, sila Persatuan Indonesia mencegah IPTEK menimbulkan perpecahan. Sila Kerakyatan menjamin pengembangan IPTEK melibatkan publik dan hasilnya untuk kepentingan bersama. Terakhir, sila Keadilan Sosial memastikan hasil IPTEK terdistribusi secara adil dan merata.
Secara keseluruhan, tulisan ini menyimpulkan bahwa penegasan Pancasila sebagai dasar nilai adalah langkah mendasar untuk menjaga identitas bangsa dalam menghadapi kemajuan teknologi. Dengan berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila, pengembangan keilmuan di Indonesia tidak akan kehilangan akar budaya dan nilai-nilai luhur yang telah dimiliki, sehingga IPTEK dapat menjadi alat pembangunan yang relevan, etis, dan bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia. Apabila hal ini diabaikan, IPTEK berisiko menjadi agen perusakan yang membawa pada kemerosotan moral, bukan peradaban.
Kesimpulan
Jurnal ini menyimpulkan bahwa terdapat urgensi mutlak untuk menegaskan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK. Penegasan ini berfungsi sebagai kerangka filosofis dan rambu-rambu normatif bagi seluruh kegiatan ilmiah, memastikan bahwa kemajuan teknologi selaras dengan nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial. Tujuannya adalah agar IPTEK yang dikembangkan di Indonesia tidak hanya maju secara teknis, tetapi juga luhur secara etis dan berkontribusi secara nyata pada pencapaian cita-cita bangsa.