Nama: Azzahra Aprilia Putri
Npm:2515061009
Kelas:PstiC
Jurnal ini menegaskan bahwa Pancasila memiliki peran fundamental sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Hal ini diperlukan agar perkembangan IPTEK tidak hanya mengejar kemajuan, tetapi juga selaras dengan nilai moral, budaya, dan jati diri bangsa.
1. Pancasila harus menjadi landasan etika dalam seluruh pengembangan IPTEK
Setiap kegiatan ilmiah dan teknologi wajib:
berakar pada nilai Ketuhanan,
menjunjung tinggi kemanusiaan,
memperkuat persatuan,
dilakukan dalam semangat demokrasi,
serta mewujudkan keadilan sosial.
Dengan demikian, Pancasila berfungsi sebagai rambu normatif agar perkembangan IPTEK tidak menyimpang dari kepribadian bangsa.
2. IPTEK tanpa Pancasila dapat membawa dampak negatif bagi manusia dan bangsa
Sejarah menunjukkan bahwa teknologi yang berkembang tanpa nilai moral dapat menimbulkan:
dehumanisasi (hilangnya nilai kemanusiaan),
ancaman terhadap kelangsungan hidup,
kerusakan budaya,
hingga perpecahan sosial.
Contohnya adalah tragedi bom atom Hiroshima–Nagasaki yang menjadi bukti bahwa teknologi dapat membahayakan bila tidak dibangun dengan nilai kemanusiaan.
3. Perkembangan IPTEK global dapat mengancam nilai budaya Indonesia
Karena kemajuan IPTEK banyak didominasi negara Barat, maka tanpa filter Pancasila Indonesia berpotensi kehilangan identitas, moral, dan karakter kebangsaan.
Oleh sebab itu, diperlukan penyaringan nilai agar pengaruh global tidak merusak jati diri bangsa.
4. Pancasila berfungsi sebagai pengarah dan penjaga nilai dalam perkembangan ilmu
Pancasila menjadi:
dasar (akar nilai),
arah (tujuan dan orientasi),
pengendali (batasan moral),
pembimbing (pegangan etika ilmiah),
dalam setiap pengembangan ilmu dan teknologi di Indonesia.
5. Setiap pengembangan ilmu harus mempribumikan nilai bangsa (Indegenerasi ilmu)
Artinya, ilmu dan teknologi yang tumbuh di Indonesia harus sesuai dengan:
budaya bangsa,
kebutuhan masyarakat,
serta visi kemanusiaan Indonesia.
Ilmu yang tidak berakar pada Pancasila dianggap “kehilangan arah dan orientasi”.
Inti Kesimpulan Utama
Pengembangan IPTEK di Indonesia harus selalu berpijak pada nilai-nilai Pancasila agar kemajuan teknologi tidak bertentangan dengan moralitas, kemanusiaan, kepentingan nasional, dan identitas bangsa. Pancasila adalah filter, pedoman, dan arah agar IPTEK membawa manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan ancaman.