གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Callysta Aulia Fauziah

S1 INFORMATIKA MKU PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

Callysta Aulia Fauziah གིས-
Nama: Callysta Aulia Fauziah
NPM: 2515061086
Kelas: PSTI C

Jurnal ini membahas pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Penulis menekankan bahwa iptek tidak boleh berjalan tanpa arah. Pengembangan ilmu harus tetap berpijak pada nilai budaya, moral, dan religius yang hidup dalam masyarakat Indonesia. Tanpa pijakan ini, iptek bisa menimbulkan masalah sosial dan moral.
Jurnal menjelaskan bahwa Pancasila memberi arah agar iptek digunakan untuk meningkatkan martabat manusia. Setiap sila memiliki peran. Sila Ketuhanan mengingatkan bahwa ilmu harus menghormati martabat manusia. Sila Kemanusiaan mendorong iptek yang membawa kesejahteraan bersama. Sila Persatuan menjaga agar perkembangan teknologi tidak merusak identitas bangsa. Sila Kerakyatan menegaskan pentingnya dialog, kritik, dan keterbukaan dalam pengembangan ilmu. Sila Keadilan mengingatkan bahwa manfaat iptek harus dirasakan semua warga, bukan hanya kelompok tertentu.
Jurnal juga mengangkat bahwa pengembangan iptek di Indonesia dipengaruhi nilai historis, sosial, dan politik. Pembukaan UUD 1945 menegaskan pentingnya mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini menunjukkan bahwa ilmu memang bagian dari agenda nasional, tetapi harus berjalan sesuai nilai Pancasila. Pada sisi sosial, masyarakat Indonesia sangat sensitif terhadap isu agama dan kemanusiaan. Ini menunjukkan bahwa iptek tidak bisa dilepaskan dari konteks budaya. Dari sisi politik, berbagai pemimpin negara pernah menegaskan hubungan antara Pancasila dan arah pembangunan ilmu, meskipun belum selalu diterapkan secara konsisten.
Isi jurnal memberi pesan bahwa Indonesia harus mampu mengembangkan ilmu yang sesuai jati dirinya. Kemajuan iptek global membawa peluang, tetapi juga ancaman terhadap budaya dan moral bangsa. Karena itu Pancasila berperan sebagai filter. Nilai Pancasila membantu memastikan bahwa ilmu tidak disalahgunakan dan tetap diarahkan untuk kesejahteraan manusia.
Secara keseluruhan, jurnal ini menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol negara. Pancasila adalah fondasi etis yang harus menjadi pedoman dalam setiap proses pengembangan ilmu dan teknologi. Iptek harus tumbuh bersama karakter bangsa agar mampu meningkatkan kualitas hidup tanpa mengabaikan nilai kemanusiaan dan keadilan.

S1 INFORMATIKA MKU PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

Callysta Aulia Fauziah གིས-
Nama: Callysta Aulia Fauziah
NPM: 2515061086
Kelas: PSTI C

Jurnal ini membahas bagaimana mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila membantu mahasiswa menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian dilakukan pada mahasiswa semester II program studi Matematika UPS Tegal dengan sampel 40 orang yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis dengan teknik deskriptif dan regresi.
Isi jurnal menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pengembangan kepribadian Pancasila yang baik. Skor kuesioner mereka sebagian besar berada di atas 80. Mahasiswa menilai bahwa pendidikan Pancasila penting, perlu diajarkan sejak dini, dan berperan dalam membentuk sikap jujur, disiplin, toleran, dan nasionalis. Hal ini menunjukkan bahwa nilai Pancasila masih relevan sebagai dasar etika dan perilaku di tengah perkembangan teknologi.
Jurnal ini juga menggambarkan bahwa mahasiswa mampu menyikapi perkembangan teknologi dengan baik. Mereka menggunakan teknologi untuk belajar, mengakses informasi, dan bertransaksi. Mereka melakukan penyaringan informasi, memblokir konten negatif, serta menjaga etika saat berinteraksi di media sosial. Respons ini menunjukkan bahwa teknologi bisa dimanfaatkan secara positif jika didukung sikap dan nilai yang tepat.
Hasil analisis regresi menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dan kemampuan mahasiswa menyikapi perkembangan IPTEK. Koefisien determinasi sebesar 28,2 persen menjelaskan bahwa mata kuliah tersebut berkontribusi besar, meskipun masih banyak faktor luar yang ikut memengaruhi sikap mahasiswa terhadap teknologi.
Secara umum, jurnal ini menegaskan bahwa pendidikan Pancasila masih memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian mahasiswa. Nilai Pancasila dapat menjadi pegangan dalam menghadapi arus globalisasi dan derasnya informasi digital. Dengan pemahaman yang benar, mahasiswa dapat menyaring pengaruh negatif teknologi dan memanfaatkan IPTEK untuk menunjang pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan sosial.

S1 INFORMATIKA MKU PANCASILA -> Forum Analisis Soal

Callysta Aulia Fauziah གིས-
Nama: Callysta Aulia Fauziah
NPM: 2515061086
Kelas: PSTI C

A. Sistem etika perilaku politik saat ini masih menghadapi banyak penyimpangan. Banyak pejabat dan birokrat belum menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat. Orientasi kekuasaan masih kuat. Praktik korupsi, ketidakadilan pelayanan, dan minimnya transparansi masih terjadi. Kondisi ini menunjukkan bahwa etika politik belum sepenuhnya selaras dengan nilai Pancasila. Nilai keadilan, kemanusiaan, tanggung jawab, dan integritas belum menjadi dasar perilaku politik. Beberapa kebijakan sudah mengarah pada perbaikan, tetapi penerapannya belum konsisten. Sistem politik masih dipengaruhi kepentingan pribadi dan kelompok yang menggerus kepercayaan publik.

B. Etika generasi muda di lingkungan saya beragam. Ada yang memiliki sikap tanggung jawab dan sopan, tetapi banyak juga yang kurang menghargai aturan dan sesama. Beberapa cenderung terpengaruh media sosial tanpa menyaring informasi. Sikap ini tidak mencerminkan nilai bangsa Indonesia, seperti gotong royong, kesantunan, dan rasa hormat. Dekadensi moral muncul karena lemahnya pengawasan keluarga, kurangnya keteladanan publik, dan akses informasi yang tidak terkendali. Solusinya adalah memperkuat pendidikan karakter sejak dini. Perlu pembiasaan nilai Pancasila dalam kegiatan sekolah dan lingkungan. Orang tua perlu terlibat aktif mengawasi penggunaan teknologi. Pemerintah dan masyarakat harus menyediakan ruang kegiatan positif agar generasi muda terbiasa berperilaku baik dan bertanggung jawab.

S1 INFORMATIKA MKU PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

Callysta Aulia Fauziah གིས-
Nama: Callysta Aulia Fauziah
NPM: 2515061086
Kelas: PSTI C

Jurnal ini menekankan bahwa media massa memiliki peran penting sebagai alat kontrol sosial untuk menekan kejahatan di Indonesia. Media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membentuk cara masyarakat melihat hukum, moral, dan kehidupan sosial. Perkembangan teknologi membuat informasi bergerak sangat cepat. Karena itu, keberadaan nilai Pancasila dalam pemberitaan menjadi penting agar perubahan sosial tidak menggeser nilai kebangsaan.
Isi jurnal menunjukkan bahwa fungsi media menurut peraturan yang ada sebenarnya cukup lengkap. Media diharapkan menjadi sumber informasi, edukasi, hiburan, dan kontrol sosial. Namun dalam praktik, media sering lebih menonjolkan sensasi daripada memberikan edukasi. Banyak berita muncul tanpa verifikasi yang kuat. Hal ini membuat masyarakat hanya terpancing rasa ingin tahunya saja. Dampaknya, nilai kemanusiaan, keadilan, dan persatuan tidak tercermin dalam isi pemberitaan.
Jurnal ini juga menggambarkan masalah pada pemberitaan kasus hukum dan kekerasan. Banyak media menampilkan judul yang berlebihan dan gambar yang tidak etis. Isi berita lebih diarahkan untuk menarik perhatian daripada memberi pemahaman yang benar. Cara pemberitaan seperti ini mempengaruhi persepsi masyarakat tentang hukum dan proses keadilan. Media gagal menjaga keseimbangan antara kebutuhan bisnis dan tanggung jawab sosial.
Bagian lain dalam jurnal menjelaskan bahwa keberhasilan kontrol sosial tidak hanya ditentukan oleh media. Masyarakat juga berperan penting. Banyak orang menerima informasi tanpa memeriksa kebenaran sumbernya. Kondisi ini membuat hoaks semakin mudah menyebar. Hal ini menunjukkan bahwa literasi media masyarakat masih rendah. Nilai Pancasila seperti sikap adil, bijak, dan saling menghargai belum muncul dalam cara masyarakat menyikapi informasi.
Isi jurnal menyimpulkan bahwa media massa belum menjalankan peran kontrol sosial secara maksimal. Media lebih sering memenuhi tuntutan pasar daripada menanamkan nilai Pancasila dalam pemberitaan. Akibatnya, fungsi media dalam menjaga ketertiban sosial belum optimal. Jurnal ini menegaskan bahwa nilai Pancasila perlu menjadi dasar nyata dalam praktik media agar media benar-benar mampu mendukung terciptanya masyarakat yang sadar hukum dan beretika.