Nama : Dhiya Ayu Kusuma Wardhani
NPM : 2511011020
1. Kredibilitas kepemimpinan dibangun melalui keahlian, pengalaman, konsistensi, dan sikap dapat dipercaya. Pemimpin harus mampu menunjukkan kompetensi sekaligus menepati perkataan dan tindakannya.
2. Keterampilan komunikasi dapat dikuasai dengan menyampaikan pesan secara jelas, mendengarkan tanpa memotong, memberi respons yang sesuai, serta memperhatikan bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan intonasi lawan bicara.
3. Sikap defensif dapat dihindari dengan menerima kritik secara terbuka, tidak langsung menyalahkan orang lain, dan fokus mencari solusi. Hal ini membantu menciptakan suasana kerja yang nyaman dan saling menghargai.
4. Prinsip Pareto 80/20 digunakan dengan mengidentifikasi pekerjaan yang memberikan dampak terbesar. Prioritaskan pekerjaan yang paling penting dan dapat menghasilkan sebagian besar hasil yang diharapkan.
5. Fishbone digunakan untuk mengelompokkan penyebab masalah, Force Field untuk melihat faktor yang mendukung dan menghambat perubahan, sedangkan NGT digunakan untuk mengumpulkan dan menentukan prioritas solusi dari pendapat anggota kelompok.
6. Kreativitas dapat ditingkatkan dengan terbuka terhadap ide baru, melakukan brainstorming, melihat masalah dari berbagai sudut pandang, dan mencoba beberapa alternatif solusi. Setelah itu, pilih solusi yang paling realistis dan efektif.
7. Motivasi adalah dorongan yang membuat seseorang mau melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan. Pemimpin berperan memberikan arahan, penghargaan, dukungan, dan menciptakan lingkungan kerja yang membuat anggota termotivasi.
8. Pendekatan motivasi dapat dilakukan melalui pemberian penghargaan, pemenuhan kebutuhan individu, penetapan tujuan, pemberian tanggung jawab, dan kesempatan untuk berkembang sesuai dengan kebutuhan pengikut.
9. Strategi motivasi dalam tim dapat dilakukan dengan menetapkan tujuan yang jelas, memberikan apresiasi, membagi tugas secara adil, memberikan feedback, dan menciptakan komunikasi yang terbuka sehingga anggota terdorong meningkatkan kinerjanya.
10. Grit atau ketekunan adalah kemampuan untuk tetap berusaha dan bertahan ketika menghadapi kesulitan dalam mencapai tujuan. Grit penting karena keberhasilan tidak hanya bergantung pada kemampuan, tetapi juga konsistensi dan kemauan untuk terus mencoba.
NPM : 2511011020
1. Kredibilitas kepemimpinan dibangun melalui keahlian, pengalaman, konsistensi, dan sikap dapat dipercaya. Pemimpin harus mampu menunjukkan kompetensi sekaligus menepati perkataan dan tindakannya.
2. Keterampilan komunikasi dapat dikuasai dengan menyampaikan pesan secara jelas, mendengarkan tanpa memotong, memberi respons yang sesuai, serta memperhatikan bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan intonasi lawan bicara.
3. Sikap defensif dapat dihindari dengan menerima kritik secara terbuka, tidak langsung menyalahkan orang lain, dan fokus mencari solusi. Hal ini membantu menciptakan suasana kerja yang nyaman dan saling menghargai.
4. Prinsip Pareto 80/20 digunakan dengan mengidentifikasi pekerjaan yang memberikan dampak terbesar. Prioritaskan pekerjaan yang paling penting dan dapat menghasilkan sebagian besar hasil yang diharapkan.
5. Fishbone digunakan untuk mengelompokkan penyebab masalah, Force Field untuk melihat faktor yang mendukung dan menghambat perubahan, sedangkan NGT digunakan untuk mengumpulkan dan menentukan prioritas solusi dari pendapat anggota kelompok.
6. Kreativitas dapat ditingkatkan dengan terbuka terhadap ide baru, melakukan brainstorming, melihat masalah dari berbagai sudut pandang, dan mencoba beberapa alternatif solusi. Setelah itu, pilih solusi yang paling realistis dan efektif.
7. Motivasi adalah dorongan yang membuat seseorang mau melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan. Pemimpin berperan memberikan arahan, penghargaan, dukungan, dan menciptakan lingkungan kerja yang membuat anggota termotivasi.
8. Pendekatan motivasi dapat dilakukan melalui pemberian penghargaan, pemenuhan kebutuhan individu, penetapan tujuan, pemberian tanggung jawab, dan kesempatan untuk berkembang sesuai dengan kebutuhan pengikut.
9. Strategi motivasi dalam tim dapat dilakukan dengan menetapkan tujuan yang jelas, memberikan apresiasi, membagi tugas secara adil, memberikan feedback, dan menciptakan komunikasi yang terbuka sehingga anggota terdorong meningkatkan kinerjanya.
10. Grit atau ketekunan adalah kemampuan untuk tetap berusaha dan bertahan ketika menghadapi kesulitan dalam mencapai tujuan. Grit penting karena keberhasilan tidak hanya bergantung pada kemampuan, tetapi juga konsistensi dan kemauan untuk terus mencoba.