Nama: Habibah Husnul Khotimah
NPM: 2523031006
https://youtu.be/C16oPv_6FkM?si=8vOYuIN4cTaQJ3uP
NPM: 2523031006
https://youtu.be/C16oPv_6FkM?si=8vOYuIN4cTaQJ3uP
Sinergi antara ruang dan waktu menjadikan manusia sebagai makhluk yang berkonteks, berproses, dan beridentitas. Pemahaman atas ruang membentuk kesadaran akan posisi dirinya dalam masyarakat, sedangkan pemahaman atas waktu membentuk kesadaran historis bahwa jati diri terbentuk oleh pengalaman, tradisi, dan dinamika sosial yang diwariskan dari generasi ke generasi. Di sinilah pentingnya pembelajaran IPS untuk menuntun peserta didik agar memahami manusia sebagai makhluk ruang-waktu yang utuh.
Strategi pembelajaran yang digunakan harus mampu mengintegrasikan pendekatan historis dan geografis sehingga peserta didik dapat melihat bagaimana kondisi ruang membentuk kehidupan manusia dan bagaimana waktu menciptakan perubahan sosial. Guru dapat menerapkan pembelajaran berbasis inkuiri kesejarahan, refleksi identitas, serta proyek kontekstual yang mengajak siswa menyelidiki peristiwa masa lalu, mengaitkannya dengan kondisi kekinian, dan memahami pengaruhnya terhadap masa depan. Melalui kegiatan seperti penulisan sejarah diri, analisis perubahan lingkungan, pembuatan peta waktu, atau penyusunan dokumenter sejarah lokal, peserta didik dilatih untuk mengembangkan pemikiran historis (historical thinking) sekaligus kesadaran ruang (spatial awareness). Dengan demikian, pembelajaran IPS tidak hanya menanamkan pengetahuan faktual, tetapi juga membentuk kemampuan berpikir kritis, kesadaran diri, dan pemahaman tentang manusia seutuhnya sebagai makhluk yang hidup dalam ruang dan waktu.