Posts made by Adinda Putri Zahra

ASP C26 -> Diskusi

by Adinda Putri Zahra -
Nama: Adinda Putri Zahra
NPM: 2413031083
Kelas: 2024C

Jenis-Jenis Anggaran Sektor Publik
Menurut saya, jenis-jenis anggaran sector publik ada 5
1. Anggaran Tradisional
Anggaran ini umumnya mengambil anggaran dari tahun sebelumnya sebagai acuan untuk menetapkan anggaran di tahun yang akan datang. Beberapa karakteristiknya mencakup bersifat tahunan, sentralistis, menggunakan sistem line-item, dan lebih berfokus pada input atau jumlah pengeluaran.
2. Anggaran dengan Pendekatan New Public Management (NPM)
Pendekatan ini lebih fokus pada hasil, daya guna, dan kinerja yang dicapai. Dengan demikian, pihak pemerintah tidak hanya memperhatikan seberapa besar dana yang dihabiskan, tetapi juga menilai hasil dari penggunaan dana tersebut.
3. Anggaran Kinerja
Anggaran yang berkaitan dengan gagasan nilai untuk uang. Ini berarti, pemanfaatan dana diharapkan dapat dilaksanakan dengan hemat, efektif, dan menciptakan hasil yang sejalan dengan sasaran program.
4. Zero Based Budgeting (ZBB)
Dalam metode ini, anggaran tidak sekadar mencontoh anggaran dari tahun lalu, melainkan setiap aktivitas perlu dievaluasi kembali berdasarkan kepentingan dan nilai yang dihasilkan.
5. Planning, Programming, and Budgeting System (PPBS)
PPBS adalah metode penganggaran yang fokus pada hasil dan sasaran, dengan perhatian khusus pada distribusi sumber daya yang didasarkan pada analisis ekonomi. Ruang lingkupnya mencakup penetapan tujuan organisasi, pengenalan program dan aktivitas, penilaian berbagai opsi program, pemilihan program yang memberikan manfaat maksimal, serta pengalokasian sumber daya.

ASP C26 -> Diskusi

by Adinda Putri Zahra -
Nama: Adinda Putri Zahra
NPM: 2413031083

1. Anggaran tradisional adalah pendekatan penganggaran yang berorientasi pada input, bersifat incremental (anggaran tahun berjalan hanya melanjutkan anggaran tahun sebelumnya dengan sedikit penyesuaian), sentralistis, kaku, dan lebih menekankan kepatuhan administratif terhadap pos anggaran daripada hasil yang dicapai. Sementara itu, menurut jurnal Indrawati, New Public Management (NPM) di sektor publik berpengaruh pada perubahan sistem anggaran, dari model tradisional menjadi anggaran yang berbasis kinerja, dan pemerintah Indonesia telah melakukan persiapan pelaksanaan Anggaran Berbasis Kinerja dengan mengeluarkan berbagai peraturan perundang-undangan serta petunjuk teknis pelaksanaannya. Namun, jurnal ini juga mencatat bahwa kesulitan utama dalam menerapkan anggaran berbasis kinerja adalah sulitnya menyepakati ukuran kinerja yang sesuai.Jadi, perbedaan mendasarnya: anggaran tradisional berorientasi pada berapa yang dibelanjakan, sedangkan anggaran berbasis NPM berorientasi pada apa yang dihasilkan dari belanja tersebut.

2. ZBB mengatasi kesenjangan tersebut dengan mewajibkan setiap unit kerja menyusun anggaran dari nol setiap periode, tanpa mengacu otomatis pada anggaran tahun sebelumnya, sehingga setiap pos anggaran harus dijustifikasi ulang berdasarkan kebutuhan dan manfaat yang dihasilkan. Cara kerja ini memaksa cara berpikir instansi bergeser dari sekadar melanjutkan pos anggaran lama (ciri anggaran tradisional) menjadi berorientasi pada hasil dan kinerja (ciri NPM).

Sumber
Indrawati, N. (2010). Penyusunan anggaran dalam era new public management: Implementasinya di Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis, 10(2).
Nurunnabilah, N., & Ahmad, S. (2025, August). Peran Zero-Based Budgeting dalam Peningkatan Akuntabilitas Keuangan: Studi Pustaka. In Gunung Djati Conference Series (Vol. 56, pp. 1165-1172).