Nama : Gina Sulistiana
NPM : 2413046044
Kelas : 4B
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah pendekatan interdisipliner dalam sastra bandingan. Pendekatan ini menghubungkan karya sastra dengan bidang seni lain, seperti seni lukis. Jadi, peneliti tidak hanya melihat puisi sebagai teks, tetapi juga membandingkannya dengan karya visual.
Pendekatan ini relevan karena puisi karya Sapardi Djoko Damono dan lukisan Vincent van Gogh sama-sama menggambarkan alam, meskipun melalui media yang berbeda. Puisi menggunakan bahasa sebagai sarana untuk membangun gambaran imajinatif, sedangkan lukisan menyajikan bentuk visual secara langsung. Dengan menggunakan pendekatan interdisipliner, peneliti dapat melihat bagaimana unsur-unsur alam digambarkan, ditafsirkan, dan dirasakan dalam dua bentuk seni tersebut.
Selain itu, pendekatan ini memungkinkan adanya analisis yang lebih luas, seperti membandingkan suasana, makna, simbol, dan cara penyampaian antara kata-kata dalam puisi dan warna atau bentuk dalam lukisan. Hal ini penting karena hubungan antara sastra dan seni rupa tidak hanya terletak pada objek yang digambarkan, tetapi juga pada cara seniman menyampaikan pengalaman dan perasaannya terhadap alam. Dengan demikian, pendekatan interdisipliner dalam sastra bandingan sangat tepat digunakan karena mampu menghubungkan perbedaan medium sekaligus menemukan kesamaan makna dan ekspresi antara karya sastra dan karya seni lukis.
NPM : 2413046044
Kelas : 4B
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah pendekatan interdisipliner dalam sastra bandingan. Pendekatan ini menghubungkan karya sastra dengan bidang seni lain, seperti seni lukis. Jadi, peneliti tidak hanya melihat puisi sebagai teks, tetapi juga membandingkannya dengan karya visual.
Pendekatan ini relevan karena puisi karya Sapardi Djoko Damono dan lukisan Vincent van Gogh sama-sama menggambarkan alam, meskipun melalui media yang berbeda. Puisi menggunakan bahasa sebagai sarana untuk membangun gambaran imajinatif, sedangkan lukisan menyajikan bentuk visual secara langsung. Dengan menggunakan pendekatan interdisipliner, peneliti dapat melihat bagaimana unsur-unsur alam digambarkan, ditafsirkan, dan dirasakan dalam dua bentuk seni tersebut.
Selain itu, pendekatan ini memungkinkan adanya analisis yang lebih luas, seperti membandingkan suasana, makna, simbol, dan cara penyampaian antara kata-kata dalam puisi dan warna atau bentuk dalam lukisan. Hal ini penting karena hubungan antara sastra dan seni rupa tidak hanya terletak pada objek yang digambarkan, tetapi juga pada cara seniman menyampaikan pengalaman dan perasaannya terhadap alam. Dengan demikian, pendekatan interdisipliner dalam sastra bandingan sangat tepat digunakan karena mampu menghubungkan perbedaan medium sekaligus menemukan kesamaan makna dan ekspresi antara karya sastra dan karya seni lukis.