Posts made by Gina Sulistiana

SBPBL4A -> Tugas Diskusi 4B -> Tugas Diskusi 4B -> Re: Tugas Diskusi 4B

by Gina Sulistiana -
Nama : Gina Sulistiana
NPM : 2413046044
Kelas : 4B


Pendekatan yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah pendekatan interdisipliner dalam sastra bandingan. Pendekatan ini menghubungkan karya sastra dengan bidang seni lain, seperti seni lukis. Jadi, peneliti tidak hanya melihat puisi sebagai teks, tetapi juga membandingkannya dengan karya visual.

Pendekatan ini relevan karena puisi karya Sapardi Djoko Damono dan lukisan Vincent van Gogh sama-sama menggambarkan alam, meskipun melalui media yang berbeda. Puisi menggunakan bahasa sebagai sarana untuk membangun gambaran imajinatif, sedangkan lukisan menyajikan bentuk visual secara langsung. Dengan menggunakan pendekatan interdisipliner, peneliti dapat melihat bagaimana unsur-unsur alam digambarkan, ditafsirkan, dan dirasakan dalam dua bentuk seni tersebut.
Selain itu, pendekatan ini memungkinkan adanya analisis yang lebih luas, seperti membandingkan suasana, makna, simbol, dan cara penyampaian antara kata-kata dalam puisi dan warna atau bentuk dalam lukisan. Hal ini penting karena hubungan antara sastra dan seni rupa tidak hanya terletak pada objek yang digambarkan, tetapi juga pada cara seniman menyampaikan pengalaman dan perasaannya terhadap alam. Dengan demikian, pendekatan interdisipliner dalam sastra bandingan sangat tepat digunakan karena mampu menghubungkan perbedaan medium sekaligus menemukan kesamaan makna dan ekspresi antara karya sastra dan karya seni lukis.

ANAWA 4B -> Tugas Diskusi -> Tugas Diskusi -> Re: Tugas Diskusi

by Gina Sulistiana -
Nama : Gina Sulistiana
NPM : 2413046044
Kelas : 4B

Menurut saya, jawaban Windy sudah cukup baik dan lengkap. Penjelasan mengenai kohesi dan koherensi sudah sesuai dengan materi, serta contoh yang diberikan juga jelas dan membantu dalam memahami perbedaannya. Selain itu, bagian analisis piranti kohesi dan hubungan koherensi juga disusun secara runtut dari awal sampai akhir, sehingga mudah untuk dipahami. Setiap bagiannya juga sudah dijelaskan dengan cukup detail dan menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi.

ANAWA 4B -> Tugas Diskusi -> Tugas Diskusi -> Re: Tugas Diskusi

by Gina Sulistiana -
Nama : Gina Sulistiana
NPM : 2413046044
Kelas : 4B

Pengertian dan Contoh Kohesi dalam Wacana

Kohesi adalah hubungan antarbagian dalam teks yang menghubungkan unsur-unsur bahasa, seperti kata, frasa, dan kalimat, sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh dan mudah dipahami. Tanpa kohesi, teks akan terasa terpisah-pisah dan sulit dimengerti.

Contoh: Dina membeli tas baru. Tas itu digunakan saat pergi ke kampus.
(Kata “tas itu” menghubungkan kalimat kedua dengan kalimat pertama)


Pengertian dan Contoh Koherensi dalam Wacana

Koherensi adalah hubungan makna antar kalimat dalam wacana sehingga isi teks runtut dan mudah dipahami. Dengan koherensi, ide yang disampaikan tidak terputus-putus dan tetap saling berkaitan.

Contoh: Hari ini cuaca sangat panas. Oleh karena itu, banyak orang memilih tinggal di rumah.
(Kedua kalimat memiliki hubungan sebab-akibat, sehingga terasa nyambung)


Identifikasi Piranti Kohesi dalam Paragraf

Paragraf:
Pagi itu hujan turun sangat deras. Jalanan di kota menjadi tergenang air sehingga banyak kendaraan yang terjebak macet. Para pengendara berusaha mencari jalan alternatif. Namun, sebagian jalan lain juga mengalami banjir.

Piranti kohesi yang terdapat dalam paragraf tersebut antara lain:

Kata penghubung (konjungsi):
Sehingga : menunjukkan hubungan sebab-akibat.
Namun : menunjukkan pertentangan.

Pengulangan makna (leksikal):
jalanan dan jalan lain masih dalam topik yang sama, yaitu tentang kondisi jalan.

Keterkaitan referensi:
para pengendara masih berhubungan dengan kendaraan pada kalimat sebelumnya.


Hubungan Koherensi Antar Kalimat

Kalimat pertama menjelaskan penyebab utama, yaitu hujan deras.
Kalimat kedua menunjukkan akibatnya, yaitu jalan tergenang dan terjadi kemacetan.
Kalimat ketiga menggambarkan usaha pengendara untuk mengatasi masalah, yaitu mencari jalan alternatif.
Kalimat keempat menjelaskan hambatan, karena sebagian jalan lain juga mengalami banjir.

Jadi, hubungan koherensinya adalah sebab, akibat, usaha, dan hambatan, sehingga paragraf tersebut terasa logis dan mudah dipahami.