Nama:Oktalia
Npm:2413046060
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah pendekatan interdisipliner dalam kajian sastra bandingan, khususnya yang menghubungkan sastra dengan bidang seni lain, yaitu seni rupa. Dalam konteks ini, puisi karya Sapardi Djoko Damono dibandingkan dengan lukisan karya Vincent van Gogh untuk melihat bagaimana tema yang sama—yakni alam—diungkapkan melalui dua medium yang berbeda. Pendekatan ini relevan karena sastra bandingan tidak hanya membandingkan karya sastra dari berbagai bahasa atau budaya, tetapi juga membuka kemungkinan analisis lintas seni (interart studies). Melalui pendekatan ini, peneliti dapat mengkaji persamaan dan perbedaan dalam cara representasi, seperti bagaimana imaji alam dalam puisi diwujudkan melalui bahasa dan simbol, sementara dalam lukisan direpresentasikan melalui warna, bentuk, dan komposisi visual. Dengan demikian, pendekatan interdisipliner memungkinkan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap makna, ekspresi estetika, dan pengalaman artistik yang dihadirkan oleh kedua karya tersebut.
Kesimpulannya, pendekatan interdisipliner dalam sastra bandingan sangat tepat digunakan karena mampu menjembatani perbedaan medium antara sastra dan seni lukis, sehingga hubungan tematik dan estetika antara keduanya dapat dianalisis secara mendalam dan menyeluruh.
Npm:2413046060
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah pendekatan interdisipliner dalam kajian sastra bandingan, khususnya yang menghubungkan sastra dengan bidang seni lain, yaitu seni rupa. Dalam konteks ini, puisi karya Sapardi Djoko Damono dibandingkan dengan lukisan karya Vincent van Gogh untuk melihat bagaimana tema yang sama—yakni alam—diungkapkan melalui dua medium yang berbeda. Pendekatan ini relevan karena sastra bandingan tidak hanya membandingkan karya sastra dari berbagai bahasa atau budaya, tetapi juga membuka kemungkinan analisis lintas seni (interart studies). Melalui pendekatan ini, peneliti dapat mengkaji persamaan dan perbedaan dalam cara representasi, seperti bagaimana imaji alam dalam puisi diwujudkan melalui bahasa dan simbol, sementara dalam lukisan direpresentasikan melalui warna, bentuk, dan komposisi visual. Dengan demikian, pendekatan interdisipliner memungkinkan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap makna, ekspresi estetika, dan pengalaman artistik yang dihadirkan oleh kedua karya tersebut.
Kesimpulannya, pendekatan interdisipliner dalam sastra bandingan sangat tepat digunakan karena mampu menjembatani perbedaan medium antara sastra dan seni lukis, sehingga hubungan tematik dan estetika antara keduanya dapat dianalisis secara mendalam dan menyeluruh.