NAMA :Inaya Salwa Iasya
NPM :2413031053
Kedua jurnal itu membahas peran adopsi XBRL dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan, tetapi dengan konteks dan fokus yang berbeda. Artikel pertama yang ditulis oleh l-Okaily et al. (2024) mengeksplorasi pengaruh penerapan XBRL terhadap transparansi informasi finansial di perusahaan-perusahaan keuangan Yordania. Melalui penelitian yang dilakukan terhadap manajer keuangan, akuntan, dan auditor, studi ini mengungkapkan bahwa XBRL secara substansial meningkatkan relevansi, kehandalan, dan keterbukaan informasi keuangan dalam konteks pelaporan digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa standarisasi data dengan XBRL dapat mengurangi asimetri informasi, meningkatkan efisiensi dalam analisis laporan keuangan, serta mendukung pengambilan keputusan oleh investor dan pengawas. Penelitian ini juga menekankan signifikansi XBRL untuk negara-negara berkembang sebagai alat untuk memodernisasi pelaporan keuangan serta sebagai dasar bagi integrasi laporan keuangan dan non-keuangan, termasuk yang berkaitan dengan keberlanjutan.
Jurnal kedua oleh Tohang dan Lusiana (2022) menyoroti konteks Indonesia dengan menganalisis hubungan antara penerapan XBRL dan biaya ekuitas dari perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dengan memanfaatkan data longitudinal yang diambil sebelum dan setelah penerapan XBRL, penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi XBRL berperan dalam mengurangi biaya ekuitas, terutama pada perusahaan besar. Hal ini diuraikan melalui peningkatan mutu informasi, pengurangan biaya pengolahan informasi, dan peningkatan transparansi laporan keuangan yang mengurangi persepsi risiko bagi investor. Namun, penelitian ini juga menekankan bahwa pada fase awal adopsi, XBRL mungkin mengalami hambatan teknis dan kesalahan dalam pelaporan yang dapat mengurangi manfaat maksimalnya.
Menurut saya secara keseluruhan, kedua jurnal tersebut menegaskan bahwa XBRL adalah alat krusial dalam pergeseran digital pelaporan keuangan. Perbedaan terletak pada perspektif: jurnal pertama fokus pada transparansi dan efisiensi informasi, sedangkan jurnal kedua menekankan aspek ekonomi terkait biaya modal. Keduanya saling mendukung dalam menguraikan keuntungan strategis XBRL untuk pasar yang sedang berkembang.