Nama: Inaya Salwa Iasya
NPM: 2413031036
Evaluasi pembelajaran adalah suatu metode yang terencana untuk mengukur dan menilai hasil belajar siswa dengan mengkombinasikan pengukuran angka dari tes, seperti nilai ujian, serta penilaian berbasis pengamatan dalam hal sikap. Tujuannya adalah untuk mengetahui kemajuan dan keberhasilan dalam keseluruhan proses pembelajaran. Prosedur ini berbeda dari tes yang berfungsi hanya sebagai alat ukur tertentu, memberikan angka sebagai nilai, dan penilaian yang menganalisis hasil dari angka tersebut. Sasaran utama dari evaluasi adalah untuk menilai seberapa baik proses pembelajaran, memberikan umpan balik kepada guru dan siswa, serta meningkatkan cara mengajar melalui tiga jenis evaluasi. Jenis pertama adalah evaluasi diagnostik yang dirancang untuk mengidentifikasi kelemahan awal siswa, yang kedua adalah evaluasi formatif untuk mengikuti perkembangan harian, seperti kuis yang diselenggarakan setiap minggu, dan yang ketiga adalah evaluasi sumatif yang digunakan untuk penilaian akhir, contohnya ujian di akhir semester. Selain itu, evaluasi juga berperan sebagai cara untuk refleksi diri, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan atau kegagalan, seperti elemen kurikulum dan fasilitas yang tersedia, memaksimalkan hasil belajar, serta menjadi dasar bagi pelaksanaan pengajaran remedial. Semua ini dilakukan dengan tetap mengikuti prinsip berkelanjutan dan menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.
NPM: 2413031036
Evaluasi pembelajaran adalah suatu metode yang terencana untuk mengukur dan menilai hasil belajar siswa dengan mengkombinasikan pengukuran angka dari tes, seperti nilai ujian, serta penilaian berbasis pengamatan dalam hal sikap. Tujuannya adalah untuk mengetahui kemajuan dan keberhasilan dalam keseluruhan proses pembelajaran. Prosedur ini berbeda dari tes yang berfungsi hanya sebagai alat ukur tertentu, memberikan angka sebagai nilai, dan penilaian yang menganalisis hasil dari angka tersebut. Sasaran utama dari evaluasi adalah untuk menilai seberapa baik proses pembelajaran, memberikan umpan balik kepada guru dan siswa, serta meningkatkan cara mengajar melalui tiga jenis evaluasi. Jenis pertama adalah evaluasi diagnostik yang dirancang untuk mengidentifikasi kelemahan awal siswa, yang kedua adalah evaluasi formatif untuk mengikuti perkembangan harian, seperti kuis yang diselenggarakan setiap minggu, dan yang ketiga adalah evaluasi sumatif yang digunakan untuk penilaian akhir, contohnya ujian di akhir semester. Selain itu, evaluasi juga berperan sebagai cara untuk refleksi diri, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan atau kegagalan, seperti elemen kurikulum dan fasilitas yang tersedia, memaksimalkan hasil belajar, serta menjadi dasar bagi pelaksanaan pengajaran remedial. Semua ini dilakukan dengan tetap mengikuti prinsip berkelanjutan dan menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.