Posts made by Resti Gustin

TA2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Resti Gustin -
NAMA : Resti Gustin
NPM : 2413031020

Jurnal tersebut menjelaskan bahwa teori akuntansi adalah fondasi penting dalam penyusunan laporan keuangan yang dapat dipercaya. Teori ini membantu akuntan memahami alasan dan aturan pencatatan, penghitungan, dan pelaporan informasi keuangan. Meskipun ada berbagai pendekatan, intinya sama: memberikan pedoman agar laporan keuangan berguna bagi pemilik bisnis, investor, karyawan, dan pihak lain.

Teori akuntansi menekankan pentingnya informasi yang relevan dan dapat diandalkan, serta asumsi bahwa bisnis adalah entitas terpisah, beroperasi secara berkelanjutan, dan menggunakan mata uang sebagai satuan pengukuran. Struktur teori terdiri dari postulat (asumsi dasar), konsep, dan prinsip-prinsip yang membentuk aturan main akuntansi.

Kerangka konseptual adalah kumpulan prinsip yang membantu pembuatan standar akuntansi agar laporan keuangan dibuat secara konsisten, jelas, dan mudah dimengerti. Tujuannya agar laporan bukan hanya angka, tetapi memberikan gambaran jujur dan bermanfaat tentang kondisi perusahaan.

Jurnal juga menyoroti pentingnya penerapan teori akuntansi dalam praktik untuk meningkatkan kredibilitas laporan dan mengurangi risiko kecurangan. Akuntan serta profesional keuangan harus memahami dan menerapkan prinsip ini agar pelaporan menghasilkan informasi akurat, dapat dipercaya, dan berguna dalam pengambilan keputusan.

Jadi, teori akuntansi bukan hanya konsep akademis, melainkan alat praktis yang esensial dalam menyusun laporan keuangan berkualitas.

TA2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Resti Gustin -
NAMA : Resti Gustin
NPM : 2413031020

Approaches and criticisms of positive accounting theory and its economic consequences

Jurnal tersebut membahas teori akuntansi positif (Positive Accounting Theory/PAT) yang bertujuan menjelaskan dan memprediksi praktik akuntansi berdasarkan perilaku manajer dan kondisi perusahaan. Teori ini, yang dikembangkan oleh Watts dan Zimmerman sejak tahun 1978 dan 1990, menggeser paradigma akuntansi dari normatif ke positif dengan fokus pada empiris dan fenomena nyata. PAT menggunakan tiga hipotesis utama: hipotesis bonus plan (manajer memanipulasi laba untuk bonus), hipotesis debt covenant (manajer mempengaruhi pelaporan keuangan untuk memenuhi persyaratan utang), dan hipotesis political cost (perusahaan melaporkan laba konservatif untuk mengurangi biaya politik seperti pajak).

Jurnal juga memaparkan kritik terhadap PAT dari aspek metodologi, filsafat, dan pendekatan ekonomi, seperti kelemahan dalam menangani keputusan kolektif dan asumsi maksimisasi individu yang terlalu sederhana. Selanjutnya, konsep konsekuensi ekonomi dijelaskan sebagai dampak kebijakan akuntansi terhadap keputusan bisnis, pemerintah, dan kreditur, yang menambah kompleksitas dalam penetapan standar akuntansi.

Kesimpulannya, PAT tidak memberikan aturan baku, tetapi menyediakan kerangka untuk memahami dan memprediksi pilihan kebijakan akuntansi berdasarkan perilaku manajemen dan hubungan kontraktual. PAT secara signifikan berkontribusi dalam penelitian akuntansi dengan menekankan analisis empiris yang membantu menjelaskan fenomena akuntansi dunia nyata dan dampak ekonominya.

TA2025 -> DISKUSI

by Resti Gustin -
NAMA : Resti Gustin
NPM : 2413031020

Kesimpulan isi video tersebut adalah:

Teori akuntansi adalah kumpulan asumsi, kerangka, dan metode yang menjadi dasar dalam penyusunan laporan keuangan yang akurat dan dapat dipercaya. Studi teori akuntansi mencakup pemahaman tentang sejarah dan bagaimana praktik akuntansi berubah sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Semua teori ini berpegang pada kerangka konseptual yang disusun oleh lembaga seperti Financial Accounting Standards Board (FASB), yang bertujuan untuk menciptakan standar akuntansi yang konsisten dan dapat dibandingkan. Dengan begitu, laporan keuangan bisa memberikan informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. 

Teori akuntansi juga bersifat dinamis, harus terus berkembang mengikuti perubahan cara bisnis, teknologi baru, dan celah dalam sistem pelaporan. Organisasi internasional dan para profesional akuntan (CPA) memiliki peran besar dalam mengembangkan serta menerapkan standar akuntansi berdasarkan teori ini.

AKM A2025 -> Diskusi

by Resti Gustin -
NAMA : Resti Gustin
NPM : 2413031020

Menurut saya, mengembangkan kerangka kerja definisional dalam akuntansi sangatlah penting karena dapat memberikan keseragaman pemahaman mengenai unsur-unsur dasar seperti aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan beban. Tanpa definisi yang jelas, setiap orang bisa menafsirkan berbeda sehingga laporan keuangan menjadi tidak konsisten. Dengan adanya kerangka ini, standar akuntansi dapat disusun secara lebih terarah, laporan keuangan menjadi lebih relevan, andal, serta mudah dibandingkan antar perusahaan maupun periode. Selain itu, kerangka definisional juga berfungsi untuk mencegah manipulasi data keuangan, mendukung pengembangan ilmu akuntansi, serta mewujudkan keseragaman praktik akuntansi di tingkat global. Dengan demikian, kerangka kerja ini menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan dan kredibilitas akuntansi.