Nama: Alfiya Nadhira Syifa
NPm: 2413031037
Aset tak berwujud dalam laporan keuangan dicatat hanya ketika aset tersebut dapat diidentifikasi, mampu memberikan manfaat ekonomi di masa depan, dan biaya perolehannya dapat diukur secara andal. Pada tahap awal, pengakuannya mencakup seluruh biaya yang diperlukan hingga aset siap digunakan, seperti harga beli, biaya hukum, atau pengeluaran langsung lainnya, sementara pengeluaran untuk penelitian wajib dibebankan sebagai biaya periode berjalan. Setelah diakui, penilaiannya dapat menggunakan model biaya, yaitu nilai perolehan yang dikurangi amortisasi dan penurunan nilai, atau model revaluasi jika tersedia pasar aktif yang memungkinkan penetapan nilai wajar secara objektif. Aset tak berwujud dengan umur manfaat terbatas diamortisasi selama periode manfaatnya, sedangkan yang masa manfaatnya tidak terbatas tidak diamortisasi tetapi diuji penurunan nilainya setiap tahun. Dalam penyajian, aset ini muncul pada bagian aset tidak lancar di neraca, disertai rincian seperti akumulasi amortisasi, kebijakan penilaian, serta rekonsiliasi saldo dalam catatan atas laporan keuangan, termasuk perlakuan khusus untuk goodwill yang wajib diuji penurunan nilai secara rutin.
NPm: 2413031037
Aset tak berwujud dalam laporan keuangan dicatat hanya ketika aset tersebut dapat diidentifikasi, mampu memberikan manfaat ekonomi di masa depan, dan biaya perolehannya dapat diukur secara andal. Pada tahap awal, pengakuannya mencakup seluruh biaya yang diperlukan hingga aset siap digunakan, seperti harga beli, biaya hukum, atau pengeluaran langsung lainnya, sementara pengeluaran untuk penelitian wajib dibebankan sebagai biaya periode berjalan. Setelah diakui, penilaiannya dapat menggunakan model biaya, yaitu nilai perolehan yang dikurangi amortisasi dan penurunan nilai, atau model revaluasi jika tersedia pasar aktif yang memungkinkan penetapan nilai wajar secara objektif. Aset tak berwujud dengan umur manfaat terbatas diamortisasi selama periode manfaatnya, sedangkan yang masa manfaatnya tidak terbatas tidak diamortisasi tetapi diuji penurunan nilainya setiap tahun. Dalam penyajian, aset ini muncul pada bagian aset tidak lancar di neraca, disertai rincian seperti akumulasi amortisasi, kebijakan penilaian, serta rekonsiliasi saldo dalam catatan atas laporan keuangan, termasuk perlakuan khusus untuk goodwill yang wajib diuji penurunan nilai secara rutin.