གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Nashita Shafiyah

AKM A2025 -> Diskusi

Nashita Shafiyah གིས-
Nama : Nashita Shafiyah
NPM : 2413031009

Dalam kondisi harga yang meningkat, metode LIFO (Last In, First Out) cenderung menghasilkan laba bersih yang lebih rendah dibandingkan metode FIFO (First In, First Out). Hal ini terjadi karena LIFO mengakui barang terakhir dibeli—yang harganya lebih tinggi—sebagai harga pokok penjualan terlebih dahulu, sehingga laba yang tersisa menjadi lebih kecil. Meskipun laba menurun, metode ini dapat mengurangi beban pajak karena pendapatan yang dilaporkan lebih rendah.

Sebaliknya, saat harga barang menurun, metode LIFO justru dapat menghasilkan laba bersih yang lebih tinggi dibandingkan FIFO. Ini karena barang yang terakhir dibeli memiliki harga yang lebih rendah, sehingga harga pokok penjualan lebih kecil dan laba meningkat. Perbedaan hasil antara kedua metode ini menunjukkan bahwa pilihan metode persediaan dapat memengaruhi laporan keuangan dan keputusan manajemen dalam menilai kinerja serta strategi pajak perusahaan.

AKM A2025 -> Diskusi

Nashita Shafiyah གིས-

Nama : Nashita Shafiyah 

NPM : 2413031009

1. Pengertian dan Jenis Instrumen Keuangan

Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi satu pihak dan kewajiban keuangan bagi pihak lain. Jenisnya terdiri atas aset keuangan seperti kas, piutang, saham, dan obligasi; kewajiban keuangan seperti utang dan pinjaman; serta instrumen ekuitas seperti saham biasa atau preferen.


2. Kas dan Pengendalian Internal terhadap Kas

Kas merupakan aset paling likuid yang digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan, seperti uang tunai dan saldo di bank. Pengendalian internal terhadap kas dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan, misalnya dengan memisahkan tugas penerimaan dan pencatatan kas, menggunakan bukti transaksi resmi, serta melakukan pemeriksaan kas secara berkala.


3. Penyajian dan Pengungkapan Kas dalam Laporan Keuangan

Kas disajikan pada bagian aset lancar dalam neraca dan diungkapkan juga dalam laporan arus kas yang menggambarkan aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Selain itu, perusahaan harus mengungkapkan rincian saldo kas dan informasi pembatasan penggunaannya dalam catatan atas laporan keuangan.


4. Pengertian dan Pengakuan Piutang

Piutang adalah hak perusahaan untuk menerima kas dari pihak lain akibat penjualan barang atau jasa secara kredit. Piutang diakui saat barang atau jasa telah diserahkan kepada pelanggan, meskipun pembayaran belum diterima.


5. Penilaian, Penurunan Nilai, Penyajian, dan Pengungkapan Piutang

Piutang dinilai berdasarkan nilai bersih yang dapat direalisasikan, yaitu jumlah yang kemungkinan besar dapat diterima. Jika ada indikasi pelanggan tidak mampu membayar, perusahaan harus membentuk cadangan kerugian piutang. Dalam laporan keuangan, piutang disajikan di aset lancar setelah dikurangi cadangan tersebut, dan metode penilaiannya dijelaskan dalam catatan laporan keuangan.


6. Analisis Kas dan Piutang

Analisis kas dilakukan untuk menilai kemampuan perusahaan menjaga likuiditas dan memenuhi kewajiban jangka pendek. Sedangkan analisis piutang digunakan untuk menilai efektivitas penagihan kredit, biasanya melalui rasio perputaran piutang dan rata-rata waktu penagihan agar keuangan perusahaan tetap stabil.