གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Fadhilah Izdihar

TA B 2025 -> ACTIVITY: RESUME

Fadhilah Izdihar གིས-
Nama : Fadhilah Izdihar
NPM : 24130301068
Kelas : 2024B

Video tentang “Earnings Management” memberikan gambaran dasar mengenai praktik pengaturan laporan keuangan oleh manajemen untuk mencapai target tertentu. Video menjelaskan motivasi umum, berbagai teknik seperti income smoothing, big bath, pengaturan pendapatan dan beban, serta batas antara praktik yang masih sesuai standar dan yang sudah masuk kecurangan. Materinya ringkas dan mudah dipahami, tetapi kurang mendalam karena tidak membahas model empiris atau alat ukur yang biasa dipakai dalam penelitian akademik.

Jurnal “Earnings Management: A Literature Review” meninjau 50 artikel internasional dan menemukan bahwa sebagian besar penelitian bersifat kuantitatif dan banyak menggunakan pendekatan accrual-based earnings management. Perspektif oportunistik juga jauh lebih dominan dibandingkan signalling. Artikel ini turut membahas perbedaan accrual vs real earnings management, keterbatasan model discretionary accrual, dan kaitannya dengan kontrak serta asimetri informasi. Kekurangannya adalah fokus yang sempit pada dua perspektif dan pemilihan artikel yang terbatas pada hasil pencarian Google Scholar.

Pandangan saya: Video efektif sebagai pengantar cepat karena bahasanya sederhana dan mudah dicerna, tetapi kurang cocok untuk analisis akademik. Sebaliknya, jurnal menawarkan pembahasan yang lebih komprehensif dan metodologis, sehingga lebih relevan untuk tugas kuliah atau literature review meskipun cakupannya masih terbatas

TA B 2025 -> ACTIVITY: RESUME

Fadhilah Izdihar གིས-
Nama : Fadhilah Izdihar
NPM : 2413031068
Kelas : 2024B

Kedua artikel sama-sama menegaskan bahwa XBRL penting untuk modernisasi pelaporan keuangan, meskipun dibahas dari konteks negara yang berbeda. Studi di Yordania menunjukkan bahwa XBRL meningkatkan transparansi, akurasi data, dan efisiensi pelaporan, tetapi masih menghadapi hambatan seperti kurangnya pemahaman teknologi, minimnya pelatihan, dan infrastruktur yang belum siap.

Sementara itu, penelitian di Indonesia menemukan bahwa XBRL mampu menurunkan biaya ekuitas karena meningkatkan kepercayaan investor dan mempermudah analisis data. Namun, tahap awal implementasinya menimbulkan masalah teknis dan biaya adaptasi yang cukup besar. Meski begitu, dampak jangka panjangnya tetap positif bagi kualitas pelaporan dan efisiensi pasar.

Secara keseluruhan, XBRL dipandang sebagai langkah strategis untuk menciptakan pelaporan keuangan yang lebih transparan dan kompetitif. Keberhasilannya tetap bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, dukungan regulasi, dan infrastruktur yang memadai.

TA B 2025 -> e-journal

Fadhilah Izdihar གིས-
Nama : Fadhilah Izdihar
NPM : 2413031068
Kelas : 2024B
Jurnal ini menjelaskan bagaimana perusahaan dapat meningkatkan kualitas pelaporan kontribusi mereka terhadap SDGs dengan menyelaraskan dua panduan utama, yaitu GRI dan IIRC. Penulis menawarkan alignment framework dan pendekatan enam langkah untuk menghubungkan kedua panduan tersebut dengan empat aspek tata kelola keberlanjutan: penilaian keberlanjutan, strategi, perspektif dampak, serta sistem akuntansi dan pengendalian.

Berdasarkan literatur, wawancara, dan studi kasus empat perusahaan telekomunikasi, hasilnya menunjukkan bahwa penyelarasan GRI–IIRC membuat laporan SDGs lebih jelas, terukur, dan transparan. Pendekatan ini membantu perusahaan tidak hanya menyatakan komitmen, tetapi juga menunjukkan dampak konkret dari kegiatan bisnis.

Penelitian ini menggunakan teori pemangku kepentingan, legitimasi, dan signalling untuk menjelaskan mengapa pelaporan SDGs penting bagi kepercayaan dan reputasi perusahaan. Namun, temuan masih terbatas pada sektor telekomunikasi dan tantangan pengukuran, sehingga perlu penyesuaian jika diterapkan pada sektor lain.

Secara praktis, artikel ini memberi panduan bagi perusahaan untuk mengintegrasikan pelaporan SDGs ke dalam strategi dan sistem manajemen mereka. Meski begitu, potensi greenwashing tetap ada jika penyelarasan tidak dibarengi komitmen dan verifikasi yang memadai.