Nama : Eris Ana Dita
Npm : 2413031017
Financial Accounting Standards Board (FASB) adalah lembaga yang pertama kali menyusun kerangka konseptual untuk mengatur prinsip-prinsip akuntansi berterima umum di Amerika Serikat. Kerangka ini memberikan kerangka kerja teoritis yang membantu pembuatan standar akuntansi secara sistematis, menghindari pendekatan yang hanya mengatasi masalah satu per satu seperti yang dilakukan badan sebelumnya. Tujuan utama laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang berguna bagi investor dan kreditur dalam membuat keputusan ekonomi.
Kerangka ini menjelaskan elemen dasar laporan keuangan seperti aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan beban, yang diukur baik pada titik waktu tertentu maupun selama periode tertentu. Informasi akuntansi harus memiliki karakteristik fundamental yaitu relevansi dan keandalan (representasi yang dapat dipercaya), serta karakter penguat seperti ketepatan waktu, kemampuan diverifikasi, kemudahan dipahami, dan kemampuan dibandingkan antar entitas.
Ada asumsi penting yang mendasari seperti entitas ekonomi yang terpisah, kelanjutan usaha, pembagian informasi dalam periode waktu (periodisitas), dan pengukuran berdasarkan satuan moneter. Prinsip-prinsip akuntansi meliputi pengakuan pendapatan saat jasa atau barang diserahkan dan pencocokan beban sesuai dengan periode pendapatan yang terkait. Namun, pelaporan keuangan juga dibatasi oleh biaya penyusunan laporan dan konservatisme dalam pengakuan keuntungan dan kerugian.
Npm : 2413031017
Financial Accounting Standards Board (FASB) adalah lembaga yang pertama kali menyusun kerangka konseptual untuk mengatur prinsip-prinsip akuntansi berterima umum di Amerika Serikat. Kerangka ini memberikan kerangka kerja teoritis yang membantu pembuatan standar akuntansi secara sistematis, menghindari pendekatan yang hanya mengatasi masalah satu per satu seperti yang dilakukan badan sebelumnya. Tujuan utama laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang berguna bagi investor dan kreditur dalam membuat keputusan ekonomi.
Kerangka ini menjelaskan elemen dasar laporan keuangan seperti aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan beban, yang diukur baik pada titik waktu tertentu maupun selama periode tertentu. Informasi akuntansi harus memiliki karakteristik fundamental yaitu relevansi dan keandalan (representasi yang dapat dipercaya), serta karakter penguat seperti ketepatan waktu, kemampuan diverifikasi, kemudahan dipahami, dan kemampuan dibandingkan antar entitas.
Ada asumsi penting yang mendasari seperti entitas ekonomi yang terpisah, kelanjutan usaha, pembagian informasi dalam periode waktu (periodisitas), dan pengukuran berdasarkan satuan moneter. Prinsip-prinsip akuntansi meliputi pengakuan pendapatan saat jasa atau barang diserahkan dan pencocokan beban sesuai dengan periode pendapatan yang terkait. Namun, pelaporan keuangan juga dibatasi oleh biaya penyusunan laporan dan konservatisme dalam pengakuan keuntungan dan kerugian.