གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Eris Ana Dita

AKM A2025 -> Diskusi

Eris Ana Dita གིས-
Nama : Eris Ana Dita
Npm : 2413031017

Metode LIFO (Last-In, First-Out) biasanya menghasilkan laba bersih yang lebih rendah dibandingkan dengan metode FIFO (First-In, First-Out) selama periode harga meningkat (inflasi). Hal ini terjadi karena LIFO mengasumsikan barang terakhir yang dibeli (dengan harga lebih tinggi saat inflasi) yang dijual terlebih dahulu, sehingga harga pokok penjualan (HPP) lebih tinggi dan laba bersihnya turun. Sebaliknya, metode FIFO mengasumsikan barang pertama yang dibeli dengan harga lebih rendah dijual dulu, sehingga HPP lebih rendah dan laba bersih lebih tinggi.

Sebaliknya, selama periode penurunan harga (deflasi), LIFO justru dapat menghasilkan laba bersih yang lebih tinggi dibandingkan FIFO karena barang terakhir yang dibeli dengan harga lebih rendah dijual dulu, sehingga HPP lebih rendah dan laba bersih lebih tinggi. FIFO di masa penurunan harga akan menghasilkan HPP lebih tinggi dan laba bersih lebih rendah. Singkatnya Saat harga naik LIFO laba bersih lebih rendah, FIFO laba bersih lebih tinggi, saat harga turun LIFO laba bersih lebih tinggi, FIFO laba bersih lebih rendah. Ini membuat LIFO menghemat pajak penghasilan saat harga naik karena laba yang dilaporkan lebih kecil, sedangkan FIFO menunjukkan laba yang lebih besar tetapi pajak juga lebih besar. Namun, LIFO kurang mencerminkan nilai persediaan yang sesuai harga pasar saat ini, berbeda dengan FIFO yang lebih mencerminkan nilai pasar persediaan akhir.