Posts made by Romaida Natalia Sitorus

Nama: Romaida Natalia Sitorus
NPM: 2415012043
Kelas: A


Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu Dan Implikasi Terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi

Pancasila berasal dari nilai budaya nusantara dan merupakan hasil akulturasi berbagai budaya lokal dan asing.
Pancasila merupakan falsafah dan pandangan hidup bagi bangsa Indonesia, juga ideologi dasar bagi negara Indonesia. Dan untuk kemajuan IPTEK saat ini nilai Pancasila diharapakan mampu menjadi kerangka acuan masyarakat sehingga masyarakat tetap menggunakan IPTEK dengan tepat. Kelima sila Pancasila tentu memiliki nilai-nilai yang mampu dipetik masyarakat untuk menjadi acuan dalam penggunaan IPTEK.

Implikasi Sila-Sila Pancasila dalam Pengembangan IPTEK:

1. Ketuhanan Yang Maha Esa. Masyarakat harus mampu menghadapi penggunaan IPTEK tanpa harus menjadikan IPTEK sebagai sesuatu yang dipuja melainkan hanya digunakan dalam memudahkan kehidupan. Manusia harus mampu menguatkan iman kepada Tuhan tanpa harus meninggikan IPTEK dan tidak menduakan Tuhan. Tidak adanya perdebatan tentang agama atau saling menjatuhkan agama lain.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Masyarakat harus mampu bersikap adil dan mampu menyamaratakan derajat manusia tanpa ada diskriminasi.
3. Persatuan Indonesi. IPTEK dapat menjadi wadah pemersatu bangsa tanpa harus adanya perpecahan. Masyarakat harus mempunyai sikap nasionalisme, persatuan dan saling menghargai.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Adanya hal bersuara dan menyatakan pendapat tanpa harus adanya perundungan atau saling menjatuhkan. Adanya penerimaan saran, kritik dan masukan.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Masyarakat tidak boleh merasa tindakan diskriminasi, penindasan, pembulyan karena keadilan harus tetap di tegakkan.

Perkembangan IPTEK di tengah masyarakat Indonesia harus berlandaskan nilai Pancasila yang hal ini tentu mampu membawa pemahaman bahwa IPTEK dengan dasar Pancasila menjadi satu kesatuan yang mampu menciptakan negara Indonesia yang maju, bermoral dan spritual.
Nama: Romaida Natalia Sitorus
NPM: 2415012043
Kelas: A

Analisis soal 2


A. Bagaimana peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu Anda masing-masing dengan rata-rata setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang Anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

1. Ketuhanan yang maha esa
Ini berarti IPTEK bukan menjadi hal yang kita agungkan dan di puji. IPTEK diciptakan untuk membantu dan memudahkan pekerjaan manusia bukan menjauhkan manusia dari sang pencipta.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
IPTEK tidak menjadi tolak ukur manusia untuk mengadili orang lain. Seseorang yang merasa paham betul akan IPTEK bukan berarti semena-mena dengan orang yang tidak terlalu paham akan IPTEK atau bahkan merasa berhak merampas hak orang tersebut.

3. Persatuan Indonesia
IPTEK bisa menjadi wadah pemersatu bangsa bukan menjadi pemecah bangsa. Berita hoax yang di sebarluaskan di media sosial harus di saring terlebih dahulu agar tidak memecah kerukunan bangsa.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
Hal ini berarti masyarakat masih hidup di dalam musyawarat tidak seenaknya dalam pengambilan keputusan. Masih perlu diadakan musyawarah sehingga kehidupan sosial juga masih terjalin dengan baik.

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Bangsa Indonesia harus mampu membagi rata keadilan tanpa memandang bulu dan hukum harus sama rata bagi siapapun.

Dalam perkembangan IPTEK saat ini membawa dampak positif dan negatif. Saat ini tergantung bagaimana cara masyarakat beradaptasi dan mampu menganalisa yang baik dan buruk dari IPTEK. IPTEK berpengaruh dalam berbagai bidang seperti bidang ekonomi politik, sosial budaya dan hukum. Sudah seharusnya pemanfaatan IPTEK dilakukan dengan cara yang tepat dan cermat.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warga negara, dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

Model pemimpin

Harapan saya model pemimpin di masa sekarang tidak hanya berfokus pada satu aspek kehidupan berbangsa saja namun juga mampu menangani berbagai aspek kehidupan berbangsa. Pemimpin saat ini harusnya sudah mampu membangun hal-hal yang kelak dapat memudahkan pemimpin di masa depan untuk bersaing di kancah internasional dan menjadi negara maju. Pemimpin di masa depan dapat menjadi pemimpin yang mampu merealisasikan cita-cita Indonesia dan mampu mewujudkan Indonesia emas yang di rancangkan bagi Indonesia.

Warga negara

Warga negara menjadi warga negara yang bijak dan turut aturan namun mampu mempertahankan keadilan dan hak suara jika kelak ada hal yang keliru dan tidak sesuai.


Ilmuwan.
Mampu menciptakan dan memajukan IPTEK di Indonesia yang kelak membawa Indonesia menjadi negara dengan teknologi canggih, inovatif dan tentunya berguna.
Nama: Romaida Natalia Sitorus
NPM: 2415012043
Kelas: A

A. Menurut saya berita tersebut memang diangkat dari kisah yang kerap kali terjadi pada kehidupan saat ini. Apalagi di media sosial Indonesia, masyarakat mudah sekali tertipu dan termakan omongan 'hoax'.

Berita hoax sudah sangat cepat menyebar di tengah masyarakat karena adanya media sosial yang mampu menyebarkannya dalam beberapa menit saja. Cara yang dapat saya lakukan untuk mengantisipasi berita hoax adalah dengan teliti dalam mencerna berita yang beredar. Terkadang berita hoax dikemas secara rapih sehingga kita bisa tertipu. Namun melalui data, saksi dan fakta kita tidak perlu ragu mengatakan berita tersebut benar adanya sehingga kita tidak termakan berita hoax.

B. Pengaruh IPTEK tentu bisa berdampak negatif dan tidak sesuai dengan nilai Pancasila. Contohnya adalah penyebaran berita hoax yang mampu merenggut keadilan dan hak seseorang. Solusi yang mungkin saya berikan adalah dengan dilakukan filterisasi terhadap konten dan berita yang
beredar.
C. Sikap konsumerisme bangsa Indonesia sebetulnya dapat juga dimanfaatkan oleh anak bangsa dengan menciptakan produk yang mampu berdaya saing tinggi dan tidak kalah dengan produk dari luar negeri. Contohnya jurusan Arsitektur. Mahasiswa mampu bersaing dan kelak akan menjadi Arsitek yang mampu berdaya saing bahkan sampai kanca internasional. Ini mampu menjadi peluang masyarakat menaruh kepercayaan akan Bangunan yang di desain Arsitektur lokal tersebut karena adanya bukti bahwa ia tidak hanya mampu bersaing di nasional melainkan internasional. Sikap konsumerisme masyarakat tersebut menjadi hal yang menguntungkan sang arsitek dengan menawarkan desain yang dibuatnya.
Nama: Romaida Natalia Sitorus
NPM: 2415012043
Kelas: A

15 Agustus menjadi tanggal dimana Jepang menyerah pada sekutu dan tentunya membawa angin segar bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan dua hari berikutnya yaitu tanggal 17 Agustus 1945.

Perselisihan antara Jepang dan sekutu terjadi ketika pada 7 Desember 1941 Jepang menyerang Amerika Serikat yang memicu pembentukan sekutu yaitu Amerika Serikat, Britania Raya, Belanda, Hindia-Belanda dan sejumlah negara jajahan Inggris dan Amerika latin yang bersekutu untuk menyerang Jepang.

Penyerangan dilakukan dengan dibomnya kota Hiroshima dan Nagasaki. Berita pengeboman Hiroshima dan Nagasaki tersampaikan dengan cepat ke Indonesia melalui radio yang tentunya ini menjadi momen bangsa Indonesia untuk segera memproklamasikan kemerdekaan.

Dari peristiwa pengeboman Hiroshima dan Nagasaki tentu di dapatkan pembelajaran betapa berpengaruhnya peran IPTEK dalam kehidupan manusia. IPTEK mampu memborbardir kota di Jepang tersebut dengan cepat dan IPTEK juga mampu menyebarkan berita tersebut dengan cepat.

Dampak IPTEK tersebut juga dapat dirasakan bangsa Indonesia dalam hal memproklamasikan kemerdekaan dimana bangsa Indonesia dapat menyiarkan proklamasi melalui radio yang merupakan salah satu teknologi komunikasi pada saat itu.
Nama: Romaida Natalia Sitorus
NPM: 2415011043

Analisis video : Limbah pabrik cemari lingkungan sungai

Pencemaran lingkungan sungai oleh limbah pabrik terjadi di Pekalongan. Hal ini tentu memicu warga melakukan aksi unjuk rasa dengan menutup saluran pembuangan limbah pabrik. Hal ini dilakukan guna mengingatkan kepada pemilik limbah pabrik untuk tidak membuang limbah pabrik ke sungai lagi karena itu tentu akan menggangu masyarakat sekitar.

Menurut saya hal ini tentu harus di perhatikan oleh pemilik pabrik dimana seharusnya mereka dapat mengelola limbah pabrik agar tidak menggangu masyarakat. Pemilik pabrik dapat memisahkan limbah pabrik jika memungkinkan untuk diolah dan menggunakan teknologi untuk penguraian limbah pabrik agar tidak mencemari lingkungan sungai. Dalam hal ini warga tidak sepenuhnya salah jika melakukan aksi unjuk rasa apalagi apabila limbah tersebut sudah terlalu lama mencemari lingkungan dan pemilik pabrik seolah menutup telinga akan keluhan warga. Walaupun pemilik pabrik mengaku tidak tahu cara mengelola limbah pabrik ada baiknya mereka mencari ahli yang memang paham akan pengolahan limbah pabrik dan dapat berkonsultasi atau dapat membeli alat yang dapat mengelola limbah.