Kiriman dibuat oleh SASKIA MEDINA PUTRI

Nama : Saskia Medina Putri 
NPM : 2414241024 
Kelas : NTP B 

1. Huruf terakhir kata "abad" adalah "d".
2. Imbuhan "ber-" pada kata "berjasa" bermakna "memiliki".
3. Buatlah kalimat dengan menggunakan ungkapan "lepas tangan"!
4. Kita perlu memperhitungkan rencana kegiatan dengan baik agar tidak "malapeh awo".
5. Nama ilmiah buah manggis ialah Garcinia mangostana.
6. Weltanschauung bermakna "pandangan dunia".
7. Ungkapan "tut wuri handayani" merupakan semboyan pendidikan.
8. Istilah "men sana in corpore sano" sering digunakan dalam bidang olahraga.
9. Sesuai SK, NIP Pak Adi adalah 196803202001122002.
10. Beliau dilantik menjadi pejabat di Kota Metro.
11. Setahun yang lalu Depkes RI melakukan penelitian makanan kecil yang dijual di pasar.
12. Dia bukan mahasiswa, melainkan karyawan di bank swasta.
13. Pertama, peserta akan diuji satu per satu, kemudian diuji per kelompok.
14. Rapat ini dapat berlangsung jika dua per tiga anggota telah hadir.
15. Pemberangkatan jemaah haji dilepas oleh Menteri Agama Republik Indonesia.
16. Setelah ia dilantik menjadi jenderal, semua temannya memberinya ucapan selamat.
17. Asam jawa adalah sejenis asam yang tidak hanya tumbuh di Pulau Jawa.
18. Surat Bapak belum kami terima.
19. Puisi "Aku" karya Chairil Anwar dalam buku "Deru Campur Debu" termasuk puisi yang baik.
20. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 s.d. 16.00.

 Judul : Pengaruh Pemberian Probiotik Berbasis Bacillus subtilis Terenkapsulasi terhadap Pertumbuhan dan Kesehatan Saluran Pencernaan Ayam Broiler pada Kondisi Cekaman Panas

Abstrak : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak suplementasi probiotik berbasis Bacillus subtilis yang diformulasikan dalam bentuk terenkapsulasi terhadap performa pertumbuhan dan kesehatan saluran pencernaan ayam broiler yang dipelihara dalam kondisi cekaman panas. Sebanyak 150 ekor ayam broiler jantan strain Cobb CP 707 didistribusikan secara acak ke dalam tiga kelompok perlakuan, masing-masing terdiri dari lima ulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi: kelompok kontrol negatif (tanpa perlakuan), kontrol positif (diberi cekaman panas tanpa probiotik), serta kelompok perlakuan (diberi cekaman panas dan probiotik Bacillus subtilis terenkapsulasi). Cekaman panas dilakukan dengan mempertahankan suhu pemeliharaan sebesar 32±1°C selama enam jam setiap hari, dimulai dari hari ke-21 hingga hari ke-35. Parameter yang diamati meliputi pertambahan bobot badan harian (PBBH), konsumsi pakan harian (KPH), rasio konversi pakan (RKP), indeks performa, tinggi villi usus halus (duodenum, jejunum, dan ileum), serta jumlah bakteri Escherichia coli dalam sekum. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA), dan apabila terdapat perbedaan yang signifikan, dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil menunjukkan bahwa pemberian probiotik Bacillus subtilis terenkapsulasi secara signifikan (P<0,05) meningkatkan PBBH dan menurunkan nilai RKP pada ayam broiler yang mengalami cekaman panas, dibandingkan dengan kontrol positif. Selain itu, probiotik juga secara signifikan meningkatkan tinggi villi usus halus, terutama di jejunum dan ileum, serta menurunkan populasi bakteri E. coli dalam sekum. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa suplementasi probiotik Bacillus subtilis terenkapsulasi terbukti efektif dalam mendukung pertumbuhan dan menjaga kesehatan saluran pencernaan ayam broiler yang mengalami cekaman panas.

Penjelasan rinci abstrak: 

  • Judul: Jelas, informatif, dan menyebutkan variabel yang diteliti (probiotik, cekaman panas), objek penelitian (ayam broiler), dan parameter yang diamati (pertumbuhan dan kesehatan saluran pencernaan).
  • Pendahuluan Singkat: Mengangkat isu cekaman panas dalam peternakan broiler dan potensi penggunaan probiotik.
  • Tujuan Penelitian: Menyatakan dengan eksplisit tujuan dari penelitian.
  • Metodologi: Merinci desain eksperimen (RAL faktorial), materi (jumlah dan jenis ternak), perlakuan (kontrol, cekaman panas, cekaman panas + probiotik), kondisi cekaman panas, lama penelitian, dan parameter yang diukur. Metode analisis data juga disebutkan.
  • Hasil Penelitian: Merangkum temuan-temuan utama, termasuk pengaruh signifikan probiotik terhadap pertumbuhan, efisiensi pakan, tinggi villi usus, dan populasi E. coli pada kondisi cekaman panas. Tingkat signifikansi statistik (nilai P) dicantumkan.
  • Kesimpulan: Menyajikan kesimpulan utama bahwa probiotik Bacillus subtilis terenkapsulasi efektif mengatasi dampak negatif cekaman panas terhadap pertumbuhan dan kesehatan saluran pencernaan broiler.

Nama : Saskia Medina Putri
NPM : 2414241024
Kelas : NTP B
Waktu pengumpulan : 30/04/2025


Tema Paragraf : Pertanian

Paragraf 1

Sektor pertanian memegang peranan yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Pertanian tidak hanya menyediakan bahan pangan bagi seluruh penduduk, tetapi juga menjadi sumber mata pencaharian utama bagi sebagian besar masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Keberhasilan sektor pertanian secara langsung berkontribusi pada stabilitas ekonomi nasional, mengurangi tingkat kemiskinan, dan mendorong pertumbuhan wilayah. Selain itu, pertanian juga memiliki potensi besar dalam menghasilkan devisa melalui ekspor komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, kopi, dan rempah-rempah. Oleh karena itu, pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan dan inovatif menjadi kunci untuk mencapai kemajuan ekonomi dan kesejahteraan bangsa.

Paragraf 2

Meskipun memiliki peran krusial, sektor pertanian di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan yang kompleks. Beberapa di antaranya adalah keterbatasan lahan, perubahan iklim yang tidak menentu, rendahnya adopsi teknologi modern, serta masalah infrastruktur dan rantai pasok yang belum efisien. Upaya modernisasi pertanian melalui mekanisasi, penggunaan bibit unggul, pengelolaan irigasi yang baik, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing. Selain itu, kebijakan pemerintah yang mendukung, seperti penyediaan akses permodalan, pelatihan petani, dan stabilisasi harga komoditas, juga akan sangat menentukan kemajuan sektor pertanian di masa depan.

Keterangan :
Paragraf 1 ialah jenis paragraf deduktif (dengan gagasan utama diawal) dan pola pengembangan definisi luas (dengan menjelaskan peran dan kontribusi pertanian secara umum).
Paragraf 2 ialah jenis paragraf deduktif (dengan gagasan utama diawal) dengan pola pengembangan masalah-akibat (mengidentifikasi tantangan dan implementasinya).