NAMA: Azzumma Zhuhri Arieza Hakim
NPM: 2416031046
KELAS: Reguler B
1. Menurut saya, globalisasi memberikan banyak kemudahan dalam aktivitas kita sehari-hari dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Kita juga bisa lebih mudah mengakses informasi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Namun, kemudahan ini juga membawa dampak negatif, seperti munculnya budaya asing, khususnya dari Barat, yang tidak disaring dengan baik. Hal ini menyebabkan krisis identitas di Indonesia, misalnya maraknya LGBT yang bertentangan dengan nilai-nilai agama. Selain itu, banyak masalah seperti korupsi yang merugikan negara dan masyarakat. Dalam politik, banyak program yang tidak diterima oleh masyarakat, yang berujung pada aksi demonstrasi. Ketimpangan dalam pendidikan juga mengakibatkan banyak anak putus sekolah dan terjerumus dalam pergaulan bebas, yang sangat disayangkan. Semua ini bisa memicu disintegrasi, baik dari kecemburuan sosial akibat ketimpangan pembangunan dan pendidikan, maupun hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Semua masalah ini terjadi karena kurangnya pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap penerapan nilai-nilai dalam UUD 1945 dan Pancasila.
2. Untuk memperbaiki masalah tersebut, kita perlu meningkatkan pembelajaran tentang Pancasila agar masyarakat bisa memahaminya, mengamalkannya, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Indonesia memiliki banyak keberagaman, seperti dalam seni tari. Sebagai pemuda Indonesia, kita seharusnya melestarikan budaya ini dengan mengadakan pertunjukan tari tradisional. Kita juga perlu meningkatkan rasa saling menghormati antar suku, ras, agama, dan golongan untuk menciptakan suasana yang nyaman. Selain itu, kita bisa menggunakan bahasa daerah dalam percakapan untuk melestarikannya. Media sosial juga bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat luas.