Posts made by Azzahra Hafidatuzzahri Walmisr

Nama : Azzahra Hafidatuzzahri Walmisr
NPM : 2411011066

Assalamu'alaikum wr. wb
selamat siang pak, izin memberi tanggapan terkait video youtube tersebut

Pancasila dan etika tidak bisa dipisahkan karena keduanya mengajarkan nilai-nilai yang baik. Etika Pancasila berdasarkan nilai-nilai Pancasila seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Perbuatan dianggap baik jika sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan memberikan manfaat kepada orang lain. Nilai-nilai Pancasila adalah nilai universal yang bisa diterima oleh siapa pun. Etika Pancasila membicarakan nilai-nilai yang mendasar dalam kehidupan manusia. Pancasila bisa menjadi sistem etika yang kuat dan aplikatif jika diamalkan. Nilai-nilai Pancasila adalah cita-cita bangsa Indonesia yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Penanaman nilai Pancasila melalui pendidikan dan media bisa menurunkan tingkat kejahatan dan pelanggaran. Pancasila adalah sistem nilai yang harus dihayati secara utuh dan tidak bisa dipisahkan. Pendidikan informal di keluarga dan pendidikan formal di sekolah serta nonformal di masyarakat penting dalam penanaman nilai-nilai Pancasila. Media juga perlu berperan dalam mendidik bangsa dan membangun karakter manusia yang maju dengan tetap berkepribadian Indonesia.
Nama : Azzahra Hafidatuzzahri Walmisr
NPM : 2411011066

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam semua. izinkan saya untuk memberikan tanggapan terkait isi dari materi yang telah disampaikan pada artikel dari permasalahan dan hasil penelitian.

Artikel ini membahas peran Pancasila sebagai filsafat pendidikan di Indonesia, menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam membentuk sistem pendidikan nasional. Penelitian menunjukkan bahwa Pancasila tidak hanya sebagai ideologi, tetapi juga sebagai sumber nilai yang mendasari pengembangan ilmu pendidikan. Tantangan yang dihadapi, seperti merosotnya etika dan moralitas, memerlukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan untuk menciptakan karakter bangsa. Oleh karena itu, pemahaman dan penerapan Pancasila dalam konteks pendidikan sangat penting untuk mencapai tujuan nasional dan membangun identitas bangsa yang kuat.
Nama : Azzahra Hafidatuzzahri Walmisr
NPM : 2411011066

Assalamualaikum Pak Roy dan teman-teman, Selamat Malam semua. izinkan saya menjawab pertanyaan yang telah diberikan.

menurut saya, Pancasila sebagai filsafat negara Indonesia sangat penting karena berfungsi sebagai pedoman moral dan ideologi bangsa. Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila, membentuk karakter mahasiswa, dan mengembangkan sikap nasionalisme serta etika dalam kehidupan bermasyarakat. Di era globalisasi, pemahaman dan penerapan Pancasila membantu generasi muda menyaring pengaruh budaya asing, menjaga identitas nasional, dan mencegah radikalisasi. Oleh karena itu, pendidikan Pancasila menjadi krusial untuk membangun masyarakat yang berakhlak dan berjiwa kritis.

MKU Pancasila Manajemen A -> Forum diskusi

by Azzahra Hafidatuzzahri Walmisr -
Nama : Azzahra Hafidatuzzahri Walmisr 

NPM : 2411011066

Kelas : A

Assalamualaikum, Selamat malam Pak Roy dan teman-teman. Izinkan saya memberi tanggapan tentang artikel yang telah diberikan mengenai "Dinamika dan Tantangan dalam Pendidikan Pancasila di Era Globalisasi".

Pendidikan Pancasila dihadapi dengan tantangan signifikan di era globalisasi akibat perubahan sosial, budaya, dan teknologi. Adaptasi terhadap perkembangan global dan teknologi serta menjaga relevansi nilai-nilai Pancasila sangat penting dalam keberagaman budaya global.

Tanggapan

Pancasila penting sebagai landasan ideologis dan pembentukan karakter bangsa Indonesia di era globalisasi. Pendidikan Pancasila menghadapi tantangan perubahan sosial, teknologi, dan budaya. Sistem pendidikan harus beradaptasi dengan nilai-nilai Pancasila seperti toleransi, keadilan, demokrasi, dan persatuan. Integrasi teknologi dalam pembelajaran di era digital diperlukan untuk mengajarkan literasi digital yang bijak. Tantangan utama adalah menjaga agar Pancasila tetap menjadi inspirasi bagi generasi muda. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pemahaman yang lebih dalam tentang nilai-nilai Pancasila.

- Pancasila Sebagai Ideologi : Pancasila adalah dasar negara Indonesia dengan lima sila: hubungan dengan Tuhan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial. Pendidikan Pancasila menginternalisasi nilai-nilai ini pada individu.

- Tantangan Pendidikan Pancasila : Pendidikan Pancasila berhadapan dengan berbagai dinamika seperti perubahan kurikulum, perkembangan sosial dan teknologi, serta tantangan budaya baru akibat globalisasi dan era digital.

- Pentingnya Penyesuaian Kurikulum : Kurikulum Pendidikan Pancasila harus disesuaikan dengan perkembangan zaman agar relevan di era global. Dibutuhkan pendekatan inovatif dalam pengajaran untuk generasi muda memahami nilai-nilai Pancasila. 

- Peran Teknologi dan Literasi Digital : Pendidikan Pancasila harus memanfaatkan teknologi informasi dengan bijaksana untuk mengajarkan literasi digital dan mencegah dampak buruk media sosial.

- Peran Guru dan Masyarakat : Guru memiliki peran penting dalam menyampaikan nilai-nilai Pancasila. Kompetensi dan integritas guru harus ditingkatkan. Dukungan keluarga dan masyarakat juga penting.

- Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila : Pendidikan Pancasila menekankan nilai-nilai seperti toleransi, keadilan, dan demokrasi untuk membentuk karakter generasi muda sebagai penerus bangsa. 


Permasalahan dalam Pendidikan Filsafat Pancasila

- Relevansi Pancasila di Era Globalisasi : Nilai-nilai Pancasila perlu beradaptasi dengan nilai-nilai global agar tetap relevan bagi generasi muda dalam perubahan zaman.

- Disinformasi dan Radikalisme : Pendidikan Pancasila perlu mengajarkan literasi digital agar generasi muda dapat menyaring informasi yang benar dan relevan. 

- Keberagaman Budaya dan Agama : Pancasila menjadi alat untuk menyatukan masyarakat Indonesia dengan latar belakang beragam dan mempromosikan toleransi.

- Kualitas dan Kompetensi Guru : Pendidikan Pancasila kurang efektif karena beberapa guru kurang kompeten. Pelatihan guru diperlukan untuk memastikan nilai-nilai Pancasila disampaikan benar.

- Apatisme Generasi Muda : Generasi muda cenderung anggap Pancasila formalitas, bukan prinsip hidup relevan. Tantangan menjaga Pancasila menarik bagi mereka.

- Kesenjangan dalam Implementasi Kurikulum : Pendidikan Pancasila belum merata di sekolah, terutama daerah terpencil dengan akses terbatas terhadap sumber daya.