Posts made by Azzahra Hafidatuzzahri Walmisr

Azzahra Hafidatuzzahri Walmisr
2411011066

Izin menjawab Pertanyaan dari Neesha

Seorang komunikator perlu menyeimbangkan logika, emosi, dan kejujuran agar pesan yang disampaikan bisa menarik, masuk akal, dan tetap dipercaya. Berdasarkan makalah “Menulis Pesan Persuasif” Kelompok 2, tiga hal ini saling melengkapi dalam proses membujuk audiens.

Logika digunakan untuk menjelaskan alasan dan bukti yang masuk akal, seperti data, fakta, atau contoh nyata, supaya audiens mengerti dan yakin dengan isi pesan. Emosi membantu membuat pesan terasa lebih hidup dan menyentuh hati, misalnya dengan kata-kata yang menumbuhkan rasa semangat, harapan, atau empati. Namun, kejujuran juga sangat penting agar pesan tidak berlebihan atau menipu. Semua informasi harus disampaikan dengan jujur dan apa adanya agar audiens tetap percaya.

Keseimbangan antara ketiganya bisa dijaga dengan memahami siapa audiensnya, menggunakan bahasa yang sopan dan mudah dimengerti, serta menyampaikan pesan yang benar dan relevan. Jika logika, emosi, dan kejujuran berjalan bersama, pesan persuasif akan terasa lebih meyakinkan dan tetap beretika.
Azzahra Hafidatuzzahri Walmisr
2411011066

Izin menjawab pertanyaan dari Anisa Nursabilla

Penggunaan figur publik atau influencer dalam kampanye digital masih efektif, tetapi harus dilakukan dengan cara yang etis dan jujur. Saat ini banyak audiens yang sudah sadar terhadap promosi berbayar, sehingga mereka lebih menghargai pesan yang terlihat tulus dan autentik. Berdasarkan makalah, prinsip etika dalam persuasi menekankan pentingnya kejujuran, keterbukaan, dan keaslian dalam menyampaikan pesan.

Agar pesan tetap kredibel, influencer sebaiknya hanya mempromosikan produk yang benar-benar digunakan dan disukai. Selain itu, perlu ada kejelasan bahwa konten yang dibuat merupakan bentuk kerja sama atau sponsor agar tidak menipu audiens. Pendekatan yang transparan seperti ini dapat menjaga kepercayaan publik dan membuat pesan promosi terasa lebih alami. Dengan begitu, kampanye digital tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang yang didasari kepercayaan dan integritas.
Azzahra Hafidatuzzahri Walmisr
2411011066

Izin menjawab pertanyaan dari Andri Julisky

Etika berperan penting dalam menulis pesan persuasif karena membantu agar pesan tidak menyesatkan dan tetap jujur kepada pembaca atau konsumen. Dalam makalah dijelaskan bahwa pesan persuasif yang baik harus disampaikan dengan kejujuran, keterbukaan, dan tanggung jawab. Pelanggaran etika seperti klaim palsu, menyembunyikan kebenaran, atau menggunakan data pribadi tanpa izin dapat membuat pembaca kehilangan kepercayaan. Etika juga membantu membangun hubungan yang baik antara pengirim pesan dan audiens karena pesan disampaikan dengan rasa hormat dan tidak memaksa. Dengan menjunjung etika, pesan menjadi lebih kredibel, meyakinkan, dan diterima secara sukarela oleh pembaca.