Posts made by MUHAMMAD ARIFIN ILHAM

TA2025 -> DISKUSI

by MUHAMMAD ARIFIN ILHAM -
Nama: Muhammad Arifin Ilham
NPM : 2413031003

Berdasarkan video yang saya perhatikan, Kerangka Konseptual Akuntansi yang dirumuskan oleh FASB berperan sebagai landasan utama dalam perumusan standar akuntansi yang konsisten serta dapat diandalkan. Tujuan pokoknya ialah menyajikan informasi yang relevan, andal, dapat dibandingkan, dapat diverifikasi, tepat waktu, dan mudah dipahami oleh pengguna laporan keuangan. Melalui kerangka ini, komponen penting seperti aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan beban dapat didefinisikan secara jelas sehingga mengurangi potensi kesalahpahaman dalam praktik pelaporan.

Selain itu, kerangka tersebut juga menetapkan bagaimana elemen-elemen akuntansi diakui dan diukur, baik dengan metode biaya historis maupun nilai wajar, sehingga laporan keuangan mampu menggambarkan kondisi ekonomi yang lebih nyata. Kerangka konseptual tidak hanya berguna bagi pembuat standar, tetapi juga menjadi acuan penting bagi akuntan, auditor, dan pihak lain yang memanfaatkan laporan keuangan dalam pengambilan keputusan. Dengan adanya pedoman ini, transparansi serta ketepatan laporan keuangan semakin terjamin, sehingga menumbuhkan kepercayaan di dunia bisnis maupun keuangan.

TA2025 -> ACTIVITY: RESUME

by MUHAMMAD ARIFIN ILHAM -
Nama : Muhammad Arifin Ilham
NPM : 2413031003

Jurnal ini membahas tentang teori akuntansi, elemen-elemen penting di dalamnya, struktur, serta kerangka konseptual dan kaitannya dengan pelaporan keuangan. Tujuan utama penelitian ini adalah memberikan pemahaman yang lebih jelas tentang bagaimana teori akuntansi, elemen, struktur, dan kerangka konseptual digunakan sebagai dasar dalam praktik penyusunan laporan keuangan. Data yang digunakan berasal dari jurnal dan sumber-sumber internet.

Teori akuntansi dijelaskan sebagai kumpulan konsep yang terstruktur dan konsisten, baik bersifat hipotesis, konseptual, maupun praktis, yang menjadi acuan dalam praktik akuntansi. Teori ini memiliki beberapa pendekatan, antara lain pragmatis, sintaktis, semantik, normatif, positif, naturalistik, dan ilmiah. Elemen dasarnya mencakup tujuan laporan keuangan, karakteristik kualitatif (seperti relevansi, keandalan, keterbandingan, dan konsistensi), serta asumsi dasar (seperti entitas bisnis, periodisasi, kelangsungan usaha, dan penggunaan unit moneter).

Struktur teori akuntansi terdiri dari postulat, konsep, dan prinsip yang dijadikan pedoman dalam penyusunan laporan keuangan. Sementara itu, kerangka konseptual yang dikembangkan oleh lembaga seperti IASB berfungsi untuk memberikan panduan standar akuntansi, sehingga laporan keuangan lebih konsisten dan seragam. Kerangka ini juga menjelaskan tujuan laporan keuangan, karakteristik kualitatif informasi, serta siapa saja pengguna laporan, misalnya investor, karyawan, kreditor, pemerintah, hingga masyarakat umum.

Kesimpulannya, teori akuntansi dan kerangka konseptual harus diterapkan secara konsisten dan objektif agar laporan keuangan lebih terpercaya serta dapat mencegah terjadinya kecurangan. Oleh karena itu, pemahaman dan penerapan teori akuntansi sangat penting untuk meningkatkan kualitas praktik akuntansi dalam dunia nyata.

TA2025 -> ACTIVITY: RESUME

by MUHAMMAD ARIFIN ILHAM -
Nama: Muhammad Arifin Ilham
NPM : 2413031003

Positive Accounting Theory (PAT) pertama kali diperkenalkan oleh Watts dan Zimmerman pada tahun 1978 sebagai respons terhadap kelemahan pendekatan normatif. Pendekatan normatif dianggap sulit diuji secara empiris, terlalu menekankan pada kepentingan investor individu, serta kurang efektif dalam mendukung alokasi sumber daya. PAT hadir dengan tujuan utama untuk menjelaskan sekaligus memprediksi praktik akuntansi yang benar-benar terjadi di lapangan, terutama terkait pilihan manajer dalam menggunakan metode akuntansi tertentu pada situasi tertentu.

Dalam perkembangannya, PAT melahirkan tiga hipotesis utama. Bonus plan hypothesis menjelaskan bahwa manajer cenderung mengelola laba untuk memaksimalkan bonus yang mereka terima. Debt covenant hypothesis menggambarkan perilaku manajer yang menaikkan laba agar perusahaan tidak dianggap melanggar perjanjian utang. Sementara itu, political cost hypothesis menyoroti kecenderungan perusahaan besar melaporkan laba lebih rendah untuk mengurangi beban pajak atau tekanan politik. Ketiga hipotesis tersebut menunjukkan bahwa kebijakan akuntansi tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh insentif ekonomi yang melekat pada manajer maupun perusahaan.

Meski memberi sumbangan besar dalam memahami praktik akuntansi, PAT tidak luput dari kritik. Kritik tersebut antara lain berkaitan dengan kelemahan metodologis yang belum mampu menjelaskan perilaku kolektif secara menyeluruh, keterbatasan filosofis karena kurang menekankan aspek ilmiah, serta pendekatan ekonomi yang dinilai terlalu individualistis.

Jurnal ini juga menyoroti konsep economic consequences, yaitu dampak laporan akuntansi terhadap perilaku manajemen, pemerintah, maupun kreditur. Hal ini membuat penyusunan standar akuntansi menjadi lebih kompleks karena harus memperhitungkan aspek politik dan ekonomi sekaligus.

Secara keseluruhan, PAT menyediakan kerangka yang berguna untuk memahami dan memprediksi pilihan kebijakan akuntansi, meskipun masih menyisakan ruang untuk kritik dan pengembangan lebih lanjut.

TA2025 -> DISKUSI

by MUHAMMAD ARIFIN ILHAM -
Nama : muhammad Arifin Ilham
NPM : 2413031003

Video ini menjelaskan tentang teori akuntansi, yaitu sekumpulan konsep, prinsip, dan kerangka berpikir yang menjadi landasan dalam penyusunan standar serta penerapan praktik akuntansi. Teori ini berperan untuk menjawab dua hal penting: alasan suatu metode akuntansi digunakan dan bagaimana laporan keuangan sebaiknya disajikan. Tanpa adanya teori, praktik akuntansi bisa menjadi tidak seragam, berbeda antar perusahaan, dan membingungkan bagi para pengguna laporan. Dengan adanya teori akuntansi, laporan keuangan dapat disajikan secara relevan, andal, dapat diperbandingkan, serta transparan, sehingga bermanfaat bagi investor, kreditor, manajemen, maupun pihak lainnya.