Nama: Muhammad Arifin Ilham
NPM : 2413031003
Berdasarkan video yang saya perhatikan, Kerangka Konseptual Akuntansi yang dirumuskan oleh FASB berperan sebagai landasan utama dalam perumusan standar akuntansi yang konsisten serta dapat diandalkan. Tujuan pokoknya ialah menyajikan informasi yang relevan, andal, dapat dibandingkan, dapat diverifikasi, tepat waktu, dan mudah dipahami oleh pengguna laporan keuangan. Melalui kerangka ini, komponen penting seperti aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan beban dapat didefinisikan secara jelas sehingga mengurangi potensi kesalahpahaman dalam praktik pelaporan.
Selain itu, kerangka tersebut juga menetapkan bagaimana elemen-elemen akuntansi diakui dan diukur, baik dengan metode biaya historis maupun nilai wajar, sehingga laporan keuangan mampu menggambarkan kondisi ekonomi yang lebih nyata. Kerangka konseptual tidak hanya berguna bagi pembuat standar, tetapi juga menjadi acuan penting bagi akuntan, auditor, dan pihak lain yang memanfaatkan laporan keuangan dalam pengambilan keputusan. Dengan adanya pedoman ini, transparansi serta ketepatan laporan keuangan semakin terjamin, sehingga menumbuhkan kepercayaan di dunia bisnis maupun keuangan.
NPM : 2413031003
Berdasarkan video yang saya perhatikan, Kerangka Konseptual Akuntansi yang dirumuskan oleh FASB berperan sebagai landasan utama dalam perumusan standar akuntansi yang konsisten serta dapat diandalkan. Tujuan pokoknya ialah menyajikan informasi yang relevan, andal, dapat dibandingkan, dapat diverifikasi, tepat waktu, dan mudah dipahami oleh pengguna laporan keuangan. Melalui kerangka ini, komponen penting seperti aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan beban dapat didefinisikan secara jelas sehingga mengurangi potensi kesalahpahaman dalam praktik pelaporan.
Selain itu, kerangka tersebut juga menetapkan bagaimana elemen-elemen akuntansi diakui dan diukur, baik dengan metode biaya historis maupun nilai wajar, sehingga laporan keuangan mampu menggambarkan kondisi ekonomi yang lebih nyata. Kerangka konseptual tidak hanya berguna bagi pembuat standar, tetapi juga menjadi acuan penting bagi akuntan, auditor, dan pihak lain yang memanfaatkan laporan keuangan dalam pengambilan keputusan. Dengan adanya pedoman ini, transparansi serta ketepatan laporan keuangan semakin terjamin, sehingga menumbuhkan kepercayaan di dunia bisnis maupun keuangan.