Kiriman dibuat oleh Mona Febriyanti

Learning Social Science -> Tugas Mandiri

oleh Mona Febriyanti -
Nama: Mona Febriyanti
NPM: 2413053118
Kelas: 3D

1. Metode Pembelajaran
Bu Beti menggunakan metode yang bervariasi seperti diskusi, tanya jawab, presentasi, bernyanyi, dan menonton video sehingga pembelajaran lebih aktif. Namun, perpindahan metode belum mulus dan waktu diskusi serta presentasi masih terlalu singkat.

2. Media Pembelajaran
PPT dan video membantu memperjelas materi dan membuat pembelajaran lebih menarik, tetapi tampilan PPT kurang jelas dan ditampilkan terlalu cepat sehingga informasi belum tersampaikan optimal.

3. Penguasaan Materi
Bu Beti menguasai materi dengan baik, mampu menjelaskan konsep penting dan memberi contoh relevan, meski beberapa penjelasan masih berulang dan guru kadang memberi jawaban sebelum siswa berpikir.

4. Pengelolaan Kelas
Pengelolaan kelas cukup baik dengan melibatkan siswa sejak awal kegiatan dan mendampingi kelompok saat diskusi. Namun, masih ada siswa yang kurang fokus dan pengaturan waktu antar kegiatan perlu diperbaiki.

Skor Akhir: 92/100
Alasan: Pembelajaran sudah berjalan sangat baik dengan variasi metode, media yang relevan, penguasaan materi yang kuat, dan kelas yang terkelola dengan cukup efektif, meski beberapa aspek seperti transisi, kejelasan media, pendalaman materi, serta manajemen waktu masih perlu ditingkatkan.

Learning Social Science -> Tugas mandiri

oleh Mona Febriyanti -
Nama: Mona Febriyanti
NPM: 2413053118

Masalah Sosial: Kenakalan Remaja di Era Digital
Di era digital saat ini, banyak remaja terlibat dalam perilaku negatif seperti perundungan siber (cyberbullying), penyalahgunaan media sosial, hingga perilaku konsumtif berlebihan. Hal ini disebabkan oleh:
1. Kurangnya pengawasan orang tua,
2. Pengaruh lingkungan pertemanan,
3. Penggunaan internet tanpa batas, dan
4. Lemahnya pendidikan karakter di sekolah

Solusi: Pendidikan Karakter dan Penguatan Peran Keluarga
1. Meningkatkan pendidikan karakter di sekolah melalui kegiatan yang menanamkan nilai tanggung jawab, empati, dan etika digital.
2. Memperkuat peran keluarga sebagai pengawas utama penggunaan media digital oleh anak.
3. Mengadakan kampanye literasi digital agar remaja lebih bijak menggunakan teknologi.

Landasan Teori:
Teori Kontrol Sosial (Travis Hirschi)
Teori ini menjelaskan bahwa perilaku menyimpang terjadi karena lemahnya ikatan sosial individu dengan masyarakat, seperti ikatan dengan keluarga, sekolah, dan nilai moral. Jika ikatan sosial diperkuat melalui pendidikan karakter dan bimbingan keluarga, maka perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja dapat ditekan

Kenakalan remaja di era digital muncul karena lemahnya kontrol sosial dan nilai moral. Solusi efektifnya adalah memperkuat pendidikan karakter dan peran keluarga, sesuai dengan teori kontrol sosial Hirschi, agar remaja memiliki ikatan sosial yang kuat dan perilaku yang positif.