Nama: Zahra Loka Mart Syes Saputri
NPM: 2413053112
Kelas: 3D
Masalah Sosial: Penyalahgunaan Media Sosial di Kalangan Remaja
Banyak anak muda saat ini terlibat dalam penggunaan media sosial yang berlebihan tanpa adanya pengawasan. Mereka sering kali terjerumus dalam perilaku negatif seperti perundungan siber, penyebaran informasi palsu, pencarian pengakuan melalui jumlah likes dan pengikut, serta kecanduan menggulir layar yang mengganggu prestasi belajar dan kesehatan mental mereka.
Solusi :
1. Pendidikan Literasi Digital di Sekolah.
Menggabungkan literasi digital ke dalam kurikulum untuk mengajarkan etika berinternet, perlindungan data, dan cara menggunakan media sosial dengan bijaksana.
2. Peran Keluarga.
Orang tua harus memberikan bimbingan serta menetapkan batasan waktu penggunaan perangkat, dan berfungsi sebagai teladan dalam penggunaan teknologi yang seimbang.
3. Pendekatan Komunitas.
Membentuk wadah atau kampanye remaja "Bijak Bermedia Sosial" yang melibatkan sekolah, komunitas, dan influencer lokal untuk menyebarkan konten yang positif.
Teori yang Relevan :
1. Teori Perkembangan Psikososial Erik Erikson.
Pada fase remaja (identitas vs. kebingungan peran), individu berusaha menemukan jati diri mereka. Tanpa bimbingan yang tepat, mereka dapat dengan mudah mencari pengakuan di dunia maya.
- Implementasi: Sekolah dan keluarga perlu mendukung remaja dalam membangun identitas positif dan rasa percaya diri tanpa harus bergantung pada media sosial.
2. Teori Uses and Gratifications (Katz, Blumler, dan Gurevitch).
Teori ini menunjukkan bahwa individu menggunakan media untuk memenuhi kebutuhan spesifik, seperti hiburan, informasi, dan pembentukan identitas.
- Implementasi: Dengan memahami motivasi ini, pendidik dapat membimbing remaja untuk memanfaatkan media sosial dengan cara yang produktif, misalnya untuk belajar, membagikan karya, atau terlibat dalam kegiatan sosial.