Nama : Melia Agustriani
NPM : 2411011059
Sistem AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) pada awalnya menggambarkan proses pembelian konsumen yang bersifat linear, yaitu dimulai dari menarik perhatian hingga melakukan tindakan pembelian. Namun, perilaku konsumen modern saat ini tidak lagi mengikuti pola linear karena mereka memiliki akses informasi yang luas, terhubung melalui media sosial, dan seringkali melakukan proses pembelian dengan cara yang lebih dinamis.
Untuk menyesuaikan diri, konsep AIDA harus diadaptasi agar lebih fleksibel dan relevan dengan perilaku konsumen masa kini. Misalnya, tahap Attention tidak lagi hanya berasal dari iklan, tetapi juga dari rekomendasi teman, influencer, atau konten viral di media sosial. Tahap Interest dan Desire sering terjadi bersamaan karena konsumen bisa langsung mencari ulasan, perbandingan harga, atau testimoni di internet. Bahkan setelah melakukan Action (pembelian), konsumen masih dapat memengaruhi calon pembeli lain melalui review atau sharing experience di platform digital.
Artinya, AIDA kini berkembang menjadi sistem yang lebih interaktif dan berulang, di mana konsumen dapat berpindah tahap kapan saja sesuai pengalaman dan emosi mereka. Oleh karena itu, perusahaan perlu memahami perilaku konsumen modern dengan menyediakan pengalaman yang konsisten, transparan, dan mudah diakses di setiap tahap perjalanan konsumen. Dengan cara ini, prinsip AIDA tetap relevan meskipun proses pembelian tidak lagi berjalan secara linear.