གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Rani Pertiwi

MKU Pancasila Manajemen A -> Forum Menjawab Artikel

Rani Pertiwi གིས-
Nama: Rani Pertiwi
NPM : 2411011091

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh , selamat pagi bapak roy. Izin memberi tanggapan terkait artikel “fungsi filsafat Pancasila dalam ilmu Pendidikan di Indonesia”

Artikel ini membahas dengan memahami fungsi filsafat Pancasila diharapkan akan membangun semangat dalam mengembangkan ilmu pendidikan yang bercorak Pancasila. Pengembangan yang konsisten dapat membangun cita dan karsa nasional dalam membina watak dan kepribadian dan martabat pancasila dalam subjek pribadi manusia Indonesia seutuhnya. Disitulah fungsi dari filsafat Pancasila yang dapat memberikan identitas kepada suatu ilmu pendidikan, dimana nilai-nilai dalam menjalankan sistem kependidikan bersumber pada Pancasila, yang pada akhirnya dimulai dari sistem pendidikan kemudian menjadi sebuah sistem kehidupan nasional secara keseluruhan. Tujuan ilmu pendidikan adalah bukan pada pengaruh aktivitas pendidik, melainkan lebih kepada upaya untuk mendapatkan suatu pemahaman mengenai fakta-fakta. Sedangkan tujuan suatu "practical theory" adalah memberikan bimbingan tindakan terhadap praksis. Fungsi ilmu pendidikan sebagai ilmu pengetahuan adalah mempertimbangkan secara cermat muatan-muatan teori pendidikan, kesesuaian antara teori dan praksis, serta makna-makna yang terkandung di dalamnya. Sehubung pancasila adalah falsafah hidup bangsa, maka sistem pendidikan nasional mengacu pada nilai-nilai pancasila untuk mengkaji nilai-nilai pancasila dalam rangka praksis pendidikan maupun studi Pendidikan.

Dalam artikel dibahas bahwasanya ada beberapa permasalahan yang dihadapi dalam fungsi filsafat Pancasila dalam penyelenggaraan Pendidikan Indonesia, yaitu persoalan merosotnya etos dan etika kolektif yang tergambar mulai dari fenomena harian seperti peningkatan angka kenakalan remaja, kriminalitas, instrumentasi kekerasan, maraknya korupsi, kejahatan korporasi, dan oligarki predatoris di lingkup nasional.

Hasil penelitian dari artikel ini antara lain adalah bahwa filsafat pendidikan Pancasila sebagai ruh dari sistem pendidikan nasional di Indonesia harus benar-benar dihayati sebagai sumber nilai dan rujukan dalam perencanaan perkembangan ilmu pendidikan di Indonesia, baik secara teoritis maupun praksis. Pancasila tidak hanya merupakan dasar negara tetapi sekaligus sebagai kepribadian bangsa. Pancasila dipahami sebagai dasar negara dan ideologi nasional Indonesia. Pancasila dipahami sebagai dasar negara dan ideologi nasional Indonesia. Manusia Indonesia diibaratkan sebagai tubuh jasmaniah atau wadah sedangkan Pancasila diibaratkan sebagai simbol isi, jiwa, roh, nilai-nilai, kepribadian, kecerdasan ganda, dan kebijaksanaan orang Indonesia. Artinya bahwa masyarakat Indonesia merupakan satu kesatuan dengan Pancasila, sehingga pola budaya pembentukan karakter di Indonesia mesti dilandaskan filsafat Pancasila. Dengan menguak secara filosofis nilai nilai pancasila dan mengembangkannya di ilmu pendidikan, maka diharapkan memunculkan suatu ciri khas pada sistem pendidikan nasional.

MKU Pancasila Manajemen A -> Forum Jawab pertanyaan

Rani Pertiwi གིས-
Nama : Rani Pertiwi
NPM: 2411011091

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi bapak roy. Izin menjawab pertanyaan mengenai seberapa penting pancasila sebagai filsafat negara dan mengapa pancasila menjadi filsafat negara yang harus kita pelajari hingga perguruan tinggi.

Pancasila sebagai filsafat negara memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Indonesia yang memiliki keberagaman suku, budaya, agama, dan Bahasa membutuhkan sebuah pedoman sebagai pemersatu bangsa. Nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila menjadi landasan yang mendasari setiap peraturan dan kebijakan untuk menjalankan kehidupan sosial, ekonomi, dan politik yang harmonis di Indonesia. Setiap sila dalam Pancasila menajdi pedoman perilaku bagi pemerintah dan masyarakat.

Dengan mempelajari Pancasila hingga ke perguruan tinggi, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa diharapkan dapat memperdalam pemahaman tentang nilai dasar yang terkandung dalam setiap sila Pancasila dan memiliki pemahaman yang kuat tentang pentingnya Pancasila sebagai identitas negara. Nilai pancasila sebagai pedoman moral dan etika membantu menumbuhkan karakter baik yang sejalan dengan nilai pancasila, yaitu nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.

MKU Pancasila Manajemen A -> Forum diskusi

Rani Pertiwi གིས-
Nama : Rani Pertiwi
NPM : 2411011091

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Bapak Roy dan teman-teman semua, izin memberi tanggapan terkait artikel “Dinamika dan Tantangan dalam pendidikan pancasila di era globalisasi: tinjauan literatur”

Pendidikan Pancasila di Indonesia mengalami dinamika yang signifikan sejak awal pembentukannya hingga saat ini. Pancasila, sebagai ideologi dasar negara, memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan kesadaran berbangsa bagi warga negara Indonesia. Sejak kemerdekaan Indonesia, Pancasila diintegrasikan dalam kurikulum sebagai mata pelajaran yang mendidik warga negara tentang nilai-nilai luhur, seperti keadilan sosial, demokrasi, persatuan, dan kemanusiaan. Namun, seiring perkembangan waktu, perlu ada penyesuaian kontekstual dalam kurikulum untuk memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap relevan dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata.

Masyarakat Indonesia terus mengalami perubahan sosial, baik dari segi budaya, ekonomi, politik, dan teknologi. Pendidikan Pancasila harus mampu mengatasi tantangan dari perubahan ini, mengakomodasi dinamika sosial, serta menjaga relevansi nilai-nilai Pancasila dalam konteks masyarakat yang berkembang. Teknologi informasi dan komunikasi memberikan dampak signifikan pada cara pendidikan Pancasila disampaikan. Perubahan ini memungkinkan adanya akses ke berbagai informasi, tetapi juga membawa risiko disinformasi dan radikalisme. Pendidikan Pancasila harus bisa memanfaatkan teknologi untuk penyampaian yang efektif dan sekaligus mengajarkan literasi digital yang bijak.

Indonesia adalah negara dengan keberagaman budaya dan agama. Pendidikan Pancasila harus mampu mengakomodasi nilai-nilai lokal serta mengajarkan toleransi, menghormati perbedaan, dan memperkuat persatuan dalam kerangka globalisasi yang menghubungkan Indonesia dengan dunia luar. Pendidikan Pancasila harus terus beradaptasi dengan dinamika dan tantangan tersebut, tetapi tetap memegang teguh esensi nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi bangsa.

Pendidikan Pancasila di Indonesia saat ini menghadapi beberapa tantangan yang kompleks dan perlu mendapatkan perhatian serius. Salah satu tantangan utama adalah menjaga relevansi Pancasila dalam menghadapi dinamika globalisasi dan perubahan sosial yang cepat. Masyarakat Indonesia kini semakin terhubung dengan informasi dari berbagai belahan dunia, sehingga perlu upaya ekstra agar nilai-nilai Pancasila tetap relevan dan berdaya saing di tengah arus globalisasi.
Tantangan lain adalah mengatasi pengaruh teknologi digital. Siswa saat ini memiliki akses mudah ke internet dan media sosial, yang kadang-kadang membawa informasi yang kurang tepat dan mempengaruhi persepsi mereka terhadap nilai-nilai sosial. Membangun pemahaman yang kritis dan sehat tentang Pancasila dalam era digital ini perlu mendapatkan perhatian khusus. Sementara itu, masalah integritas dan kualitas guru dalam mengajar Pancasila adalah tantangan lain yang tidak boleh diabaikan. Guru-guru perlu memiliki pemahaman mendalam tentang Pancasila dan keterampilan untuk mengajarkan nilainya secara efektif. Pelatihan dan peningkatan kompetensi guru dalam hal ini sangat penting.