Nama : Rani Pertiwi
NPM : 2411011091
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi bapak Roy dan teman-teman.
Izin memberikan tanggapan mengenai video 2, yaitu cara mempertahankan ideologi Pancasila di era digital.
Dalam video ditegaskan, bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Nilai-nilai Pancasila harus tetap dipahami dan diamalkan dalam era digital ini. Generasi milenial menjadi objek utama yang harus didorong untuk penguatan ideologi Pancasila. Ketahanan ideologi harus menyasar pada generasi milenial yang rentan menjadi korban disinformasi, resepsi dan alat propaganda di era digital.
Mekanisme ketahanan ideologi Pancasila di era digital adalah sebagai berikut:
1. secara struktural
Sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang dilakukan oleh Lembaga MPR,
a) dialog 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.
contoh: MPR mengadakan dialog interaktif di berbagai daerah, melibatkan masyarakat, tokoh agama, dan akademisi untuk mendiskusikan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
b) pagelaran seni budaya 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.
contoh: Mengadakan pagelaran seni seperti pertunjukan wayang kulit yang mengisahkan tentang nilai-nilai Pancasila dan keberagaman budaya Indonesia.
c) pembuatan film animasi 3D sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara
contoh: MPR memproduksi film animasi 3D yang menggambarkan kisah anak-anak yang belajar tentang Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
d) training of trainer 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.
contoh: MPR menyelenggarakan pelatihan bagi guru-guru di berbagai daerah untuk memberikan materi tentang empat pilar kebangsaan.
e) lomba 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.
contoh: Mengadakan lomba menulis esai atau debat antar siswa dengan tema "Peran Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari".
2. secara kultural
Penguatan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, diantaranya:
a) pembiasaan nilai religius dengan berdoa
b) menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan wawasan kebangsaan dengan menyanyikan lagu-lagu daerah dan nasional
c) mengimplementasikan pendekatan cooperative learning untuk memupuk kebebasan berpendapat, gotong royong, toleransi, kerkunan dan hidup berdampingan.
d) mengadakan lomba video iklan layanan masyarakat tentang wawasan kebangsaan.
e) mengintegrasikan nilai-nilai pancasila dalam kurikulum pendidikan dengan memanfaatkan teknologi.
Pada dasarnya, untuk mencapai cita-cita bangsa agar terhindar dari ideologi-ideologi asing, maka setiap warga negara berhak dan wajib ikut dalam upaya pertahanan dan keamanan nasional sesuai dengan kemampuan dan profesinya masing-masing.
oleh sebab itu, kita harus menanamkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu membangun masyarakat indoenesia yang lebih harmonis, adil, dan sejahtera ditengah tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi.