Nama : Regina Salwa Lestari
NPM : 2415061057
Kelas : PSTI D
Jurnal ini menekankan pentingnya Pancasila sebagai dasar dan panduan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Sebagai falsafah hidup bangsa, Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara tetapi juga menjadi landasan berpikir yang etis dan spiritual dalam menghadapi derasnya arus globalisasi dan perkembangan IPTEK. Penulis menggarisbawahi bahwa tanpa fondasi nilai-nilai Pancasila, perkembangan IPTEK berpotensi membawa dampak negatif, khususnya pada moralitas dan mentalitas bangsa. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai luhur Pancasila, seperti religiusitas, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial, IPTEK dapat diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kesejahteraan umat manusia.
Setiap sila dalam Pancasila memiliki implikasi langsung terhadap pengembangan IPTEK. Sebagai contoh, sila pertama menekankan pentingnya nilai spiritual dalam membatasi penyimpangan moral, sementara sila kedua mengarahkan pengembangan teknologi untuk kesejahteraan umat manusia tanpa merugikan pihak lain. Jurnal ini juga menyoroti bahwa sila ketiga dan keempat menuntut IPTEK untuk memperkuat persatuan bangsa dan mendukung pengambilan keputusan berbasis musyawarah. Akhirnya, sila kelima menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus mampu menciptakan keadilan sosial yang merata di berbagai bidang kehidupan. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, IPTEK tidak hanya berkembang secara modern tetapi juga selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan dan identitas bangsa Indonesia.
NPM : 2415061057
Kelas : PSTI D
Jurnal ini menekankan pentingnya Pancasila sebagai dasar dan panduan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Sebagai falsafah hidup bangsa, Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara tetapi juga menjadi landasan berpikir yang etis dan spiritual dalam menghadapi derasnya arus globalisasi dan perkembangan IPTEK. Penulis menggarisbawahi bahwa tanpa fondasi nilai-nilai Pancasila, perkembangan IPTEK berpotensi membawa dampak negatif, khususnya pada moralitas dan mentalitas bangsa. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai luhur Pancasila, seperti religiusitas, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial, IPTEK dapat diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kesejahteraan umat manusia.
Setiap sila dalam Pancasila memiliki implikasi langsung terhadap pengembangan IPTEK. Sebagai contoh, sila pertama menekankan pentingnya nilai spiritual dalam membatasi penyimpangan moral, sementara sila kedua mengarahkan pengembangan teknologi untuk kesejahteraan umat manusia tanpa merugikan pihak lain. Jurnal ini juga menyoroti bahwa sila ketiga dan keempat menuntut IPTEK untuk memperkuat persatuan bangsa dan mendukung pengambilan keputusan berbasis musyawarah. Akhirnya, sila kelima menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus mampu menciptakan keadilan sosial yang merata di berbagai bidang kehidupan. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, IPTEK tidak hanya berkembang secara modern tetapi juga selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan dan identitas bangsa Indonesia.