Kiriman dibuat oleh Ridwan Mufid

REMEDIAL 2024C -> WAJIB DIISI

oleh Ridwan Mufid -
Nama : Ridwan Mufid N.S
NPM : 2413032079
Kelas : 4 C

Saran project untuk adik-adik angkatan selanjutnya adalah dengan membuat:

Proyek Pengembangan Program Remedial PPKn Berbasis Diagnostik Kesulitan Belajar Siswa

Mahasiswa diminta untuk melakukan observasi di sekolah (SMP atau SMA) guna mengidentifikasi materi PPKn yang paling banyak mengalami ketuntasan belajar rendah. Setelah itu, mahasiswa menyusun instrumen diagnostik untuk mengetahui kesulitan belajar siswa, kemudian merancang dan mengimplementasikan program remedial yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Program remedial dapat berupa modul pembelajaran, video pembelajaran, lembar kerja peserta didik (LKPD), media interaktif, atau pembelajaran tutor sebaya. Selanjutnya, mahasiswa melakukan evaluasi terhadap efektivitas program remedial yang telah diterapkan dan menyusun laporan hasil proyek.

Proyek ini sangat sesuai dengan kebutuhan di lapangan karena masih banyak guru yang mengalami kesulitan dalam merancang pembelajaran remedial yang tepat dan berbasis kebutuhan siswa. Melalui proyek ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep remedial secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata dalam mendiagnosis kesulitan belajar, merancang solusi pembelajaran, serta mengevaluasi hasilnya.

Manfaat proyek ini bagi mata kuliah Pembelajaran Remedial PPKn adalah membantu mahasiswa menguasai kompetensi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program remedial secara komprehensif. Sementara itu, bagi Program Studi PPKn, proyek ini dapat meningkatkan kemampuan profesional calon guru PPKn dalam mengatasi masalah pembelajaran di sekolah, sehingga lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn di lapangan.

HTN C 2025 -> MOHON DIKERJAKAN

oleh Ridwan Mufid -
Nama : Ridwan Mufid N.S
NPM : 2413032079

Selama satu semester mengikuti mata kuliah Hukum Tata Negara, saya merasa banyak hal penting yang bisa dipelajari. Materi tentang UUD 1945, lembaga negara, dan prinsip pembagian kekuasaan membantu saya memahami bagaimana sistem pemerintahan di Indonesia berjalan. Ketika dosen mengaitkan teori dengan contoh nyata, seperti peran Mahkamah Konstitusi dalam sengketa pemilu atau hubungan antara presiden dan DPR, saya jadi lebih mudah melihat bahwa hukum tata negara bukan hanya teori, tetapi benar-benar berhubungan dengan kehidupan berbangsa.

Meski begitu, ada beberapa hal yang menurut saya bisa diperbaiki. Perkuliahan kadang masih terlalu banyak ceramah, sehingga mahasiswa kurang aktif berdiskusi. Padahal, hukum tata negara akan lebih menarik jika dibahas lewat studi kasus, simulasi sidang, atau diskusi kelompok. Selain itu, materi kadang terasa terpisah-pisah, sehingga sulit melihat gambaran besar sistem ketatanegaraan secara menyeluruh.

Ke depan, saya berharap metode pembelajaran bisa lebih interaktif dan menggunakan media visual seperti bagan atau infografis agar konsep yang rumit lebih mudah dipahami. Saya juga berharap materi lebih sering dikaitkan dengan isu-isu terbaru, sehingga mahasiswa terbiasa berpikir kritis dan reflektif. Dengan cara itu, perkuliahan hukum tata negara akan lebih hidup, mudah dipahami, dan bermanfaat untuk membentuk mahasiswa yang paham demokrasi serta nilai-nilai konstitusi.

PIAK24C -> MOHON DIKERJAKAN

oleh Ridwan Mufid -
Nama : Ridwan Mufid N.S
NPM : 2413032079

Selama satu semester mengikuti mata kuliah Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi, saya merasa banyak hal yang bermanfaat. Mata kuliah ini membantu saya memahami pentingnya sikap jujur, tanggung jawab, dan menjauhi korupsi. Materi yang diberikan juga terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, karena korupsi memang masih menjadi masalah besar di masyarakat. Dengan adanya contoh kasus nyata, saya jadi lebih sadar bagaimana korupsi bisa terjadi dan mengapa kita harus berani menolak praktik tersebut.

Walaupun begitu, ada beberapa hal yang menurut saya perlu diperbaiki. Pembelajaran kadang terlalu banyak teori, sehingga terasa kurang menarik dan kurang memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk berlatih mengambil keputusan secara langsung. Diskusi kelas juga sering lebih banyak diisi oleh dosen, sehingga mahasiswa belum banyak terlibat aktif. Selain itu, penilaian lebih fokus pada tugas dan ujian, sementara sikap dan praktik integritas belum terlalu diperhatikan.

Ke depannya, saya berharap pembelajaran bisa lebih interaktif. Misalnya dengan menggunakan studi kasus, simulasi, atau proyek kampanye anti korupsi yang melibatkan kreativitas mahasiswa. Penilaian juga sebaiknya tidak hanya melihat pengetahuan, tetapi juga sikap dan komitmen mahasiswa terhadap nilai integritas. Akan lebih menarik jika ada narasumber dari lembaga antikorupsi atau praktisi yang bisa berbagi pengalaman nyata.

Secara keseluruhan, mata kuliah ini sangat bermanfaat untuk membentuk karakter mahasiswa agar lebih berintegritas. Walaupun masih ada kekurangan, pengalaman belajar ini membuat saya lebih peka, lebih kritis, dan lebih berkomitmen untuk menolak segala bentuk korupsi.
Nama : Ridwan Mufid N.S
NPM. : 2413032079

Menurut saya mengkaji konstitusi dan norma yang berlaku dari lingkup terkecil hingga global sangat penting dalam memahami dan mempraktikkan hak serta kewajiban kita. Pendidikan mengenai konstitusi memberikan fondasi yang kuat untuk memahami hak asasi manusia dan mendorong kita untuk bersuara kritis terhadap pelanggaran-pelanggaran tersebut. Dengan demikian, kita dapat berkontribusi secara positif sebagai individu, warga negara Indonesia, dan anggota masyarakat dunia. Pendidikan konstitusional juga berperan dalam menjaga keutuhan bangsa dan memperkuat kesadaran kolektif akan nilai-nilai kemanusiaan.