Nama : Ridwan Mufid N.S
NPM : 2413032079
Kelas : 4 C
Saran project untuk adik-adik angkatan selanjutnya adalah dengan membuat:
Proyek Pengembangan Program Remedial PPKn Berbasis Diagnostik Kesulitan Belajar Siswa
Mahasiswa diminta untuk melakukan observasi di sekolah (SMP atau SMA) guna mengidentifikasi materi PPKn yang paling banyak mengalami ketuntasan belajar rendah. Setelah itu, mahasiswa menyusun instrumen diagnostik untuk mengetahui kesulitan belajar siswa, kemudian merancang dan mengimplementasikan program remedial yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Program remedial dapat berupa modul pembelajaran, video pembelajaran, lembar kerja peserta didik (LKPD), media interaktif, atau pembelajaran tutor sebaya. Selanjutnya, mahasiswa melakukan evaluasi terhadap efektivitas program remedial yang telah diterapkan dan menyusun laporan hasil proyek.
Proyek ini sangat sesuai dengan kebutuhan di lapangan karena masih banyak guru yang mengalami kesulitan dalam merancang pembelajaran remedial yang tepat dan berbasis kebutuhan siswa. Melalui proyek ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep remedial secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata dalam mendiagnosis kesulitan belajar, merancang solusi pembelajaran, serta mengevaluasi hasilnya.
Manfaat proyek ini bagi mata kuliah Pembelajaran Remedial PPKn adalah membantu mahasiswa menguasai kompetensi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program remedial secara komprehensif. Sementara itu, bagi Program Studi PPKn, proyek ini dapat meningkatkan kemampuan profesional calon guru PPKn dalam mengatasi masalah pembelajaran di sekolah, sehingga lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn di lapangan.
NPM : 2413032079
Kelas : 4 C
Saran project untuk adik-adik angkatan selanjutnya adalah dengan membuat:
Proyek Pengembangan Program Remedial PPKn Berbasis Diagnostik Kesulitan Belajar Siswa
Mahasiswa diminta untuk melakukan observasi di sekolah (SMP atau SMA) guna mengidentifikasi materi PPKn yang paling banyak mengalami ketuntasan belajar rendah. Setelah itu, mahasiswa menyusun instrumen diagnostik untuk mengetahui kesulitan belajar siswa, kemudian merancang dan mengimplementasikan program remedial yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Program remedial dapat berupa modul pembelajaran, video pembelajaran, lembar kerja peserta didik (LKPD), media interaktif, atau pembelajaran tutor sebaya. Selanjutnya, mahasiswa melakukan evaluasi terhadap efektivitas program remedial yang telah diterapkan dan menyusun laporan hasil proyek.
Proyek ini sangat sesuai dengan kebutuhan di lapangan karena masih banyak guru yang mengalami kesulitan dalam merancang pembelajaran remedial yang tepat dan berbasis kebutuhan siswa. Melalui proyek ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep remedial secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata dalam mendiagnosis kesulitan belajar, merancang solusi pembelajaran, serta mengevaluasi hasilnya.
Manfaat proyek ini bagi mata kuliah Pembelajaran Remedial PPKn adalah membantu mahasiswa menguasai kompetensi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program remedial secara komprehensif. Sementara itu, bagi Program Studi PPKn, proyek ini dapat meningkatkan kemampuan profesional calon guru PPKn dalam mengatasi masalah pembelajaran di sekolah, sehingga lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn di lapangan.