Pada pertemuan terakhir mata kuliah Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi, mahasiswa diwajibkan mengikuti perkuliahan dengan tertib dan penuh tanggung jawab secara online, selanjutnya mengerjakan kuis akhir secara mandiri, jujur, dan tanpa bekerja sama sebagai bentuk evaluasi pemahaman terhadap nilai-nilai integritas dan antikorupsi, serta diminta untuk menyampaikan pendapat, refleksi, kritik, dan saran mengenai proses perkuliahan yang telah berlangsung selama satu semester, meliputi manfaat mata kuliah, relevansi materi, efektivitas metode pembelajaran, dan rekomendasi perbaikan ke depan, yang disampaikan secara objektif, santun, dan bertanggung jawab sebagai wujud penerapan integritas akademik.
LIANK KUIS https://wayground.com/join?gc=64598598
MOHON DIKERJAKAN
Salah satu pengalaman yang paling memberikan makna bagi saya adalah kegiatan turun lapangan untuk menyebarkan stiker antikorupsi kepada masyarakat. Melalui tugas ini, saya tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan langsung bagaimana menyampaikan pesan antikorupsi kepada lingkungan sekitar. Interaksi dengan masyarakat membuat saya sadar bahwa upaya pencegahan korupsi memerlukan peran semua pihak, termasuk edukasi sederhana yang dapat membuka wawasan dan meningkatkan kesadaran publik.
Dari segi metode pembelajaran, saya merasa pendekatan yang digunakan cukup efektif. Penjelasan dosen mudah dipahami, diskusi kelas berjalan interaktif, dan tugas lapangan memberikan pengalaman nyata sehingga pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis. Ke depan, mungkin dapat ditambahkan kegiatan seperti studi kasus yang lebih mendalam agar mahasiswa bisa melatih kemampuan dalam pengambilan keputusan yang berintegritas dalam situasi yang lebih kompleks.
Secara keseluruhan, mata kuliah ini memberikan dampak positif bagi saya dalam memahami pentingnya integritas dan peran generasi muda dalam membangun budaya antikorupsi. Saya mengapresiasi proses pembelajaran yang telah berlangsung dan berharap pengembangan mata kuliah ini dapat terus dilakukan agar semakin relevan dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bagi mahasiswa.
NPM : 2413032079
Selama satu semester mengikuti mata kuliah Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi, saya merasa banyak hal yang bermanfaat. Mata kuliah ini membantu saya memahami pentingnya sikap jujur, tanggung jawab, dan menjauhi korupsi. Materi yang diberikan juga terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, karena korupsi memang masih menjadi masalah besar di masyarakat. Dengan adanya contoh kasus nyata, saya jadi lebih sadar bagaimana korupsi bisa terjadi dan mengapa kita harus berani menolak praktik tersebut.
Walaupun begitu, ada beberapa hal yang menurut saya perlu diperbaiki. Pembelajaran kadang terlalu banyak teori, sehingga terasa kurang menarik dan kurang memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk berlatih mengambil keputusan secara langsung. Diskusi kelas juga sering lebih banyak diisi oleh dosen, sehingga mahasiswa belum banyak terlibat aktif. Selain itu, penilaian lebih fokus pada tugas dan ujian, sementara sikap dan praktik integritas belum terlalu diperhatikan.
Ke depannya, saya berharap pembelajaran bisa lebih interaktif. Misalnya dengan menggunakan studi kasus, simulasi, atau proyek kampanye anti korupsi yang melibatkan kreativitas mahasiswa. Penilaian juga sebaiknya tidak hanya melihat pengetahuan, tetapi juga sikap dan komitmen mahasiswa terhadap nilai integritas. Akan lebih menarik jika ada narasumber dari lembaga antikorupsi atau praktisi yang bisa berbagi pengalaman nyata.
Secara keseluruhan, mata kuliah ini sangat bermanfaat untuk membentuk karakter mahasiswa agar lebih berintegritas. Walaupun masih ada kekurangan, pengalaman belajar ini membuat saya lebih peka, lebih kritis, dan lebih berkomitmen untuk menolak segala bentuk korupsi.
NPM:2453032014
Jawaban:.
Menurut saya, belajar mata kuliah Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi selama satu semester benar-benar membuka cara saya melihat pentingnya kejujuran dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Saya jadi paham bahwa integritas bukan hanya soal kasus korupsi besar, tetapi juga soal hal kecil seperti mengerjakan kuis sendiri, tidak mencontek, dan berani memilih yang benar meski tidak ada yang melihat. Saya merasa materi yang diberikan sangat relevan karena nilai-nilai ini dibutuhkan di dunia kuliah dan dunia kerja nanti. Tugas-tugas yang diberikan juga membantu saya memahami materi dengan cara yang lebih nyata. Saat membuat video, saya belajar bagaimana menyampaikan pesan antikorupsi secara sederhana tapi jelas. Proyek kelompok membuat saya belajar bekerja sama tanpa mengabaikan nilai-nilai integritas. Kegiatan penyebaran stiker jadi pengalaman yang menarik karena saya merasa ikut menyebarkan pesan positif langsung ke lingkungan sekitar. Saya merasa metode pembelajaran selama ini cukup efektif karena contoh kasusnya dekat dengan realitas dan diskusinya membuat saya lebih peka terhadap tindakan yang tidak jujur. Saya berharap ke depan bisa ada lebih banyak simulasi atau contoh interaktif agar pemahaman semakin kuat.Secara keseluruhan saya merasa mata kuliah ini sangat bermanfaat karena bukan hanya memberikan teori tapi juga mengajarkan saya bagaimana hidup dengan integritas mulai dari hal-hal sederhana.
NPM: 2413032072
Selama satu semester mengikuti perkuliahan integritas dan antikorupsi, saya merasakan bahwa mata kuliah ini bukan sekadar teori, melainkan proses pembentukan karakter yang nyata. Materi yang diberikan selalu dikaitkan dengan kehidupan mahasiswa, sehingga saya memahami bahwa integritas adalah fondasi utama dalam dunia akademik maupun sosial. Diskusi, studi kasus, serta tugas kreatif membuat saya belajar bahwa kejujuran dan tanggung jawab adalah sikap yang harus dijaga.
Manfaat yang saya peroleh sangat besar, mulai dari kesadaran untuk tidak melakukan pelanggaran kecil seperti plagiarisme, hingga keberanian menyuarakan nilai antikorupsi di lingkungan kampus. Tugas penyebaran stiker dengan pesan singkat, pembuatan video dokumentasi, serta penyusunan modul mini tentang antikorupsi menjadi pengalaman berharga. Stiker dan video berfungsi sebagai media kampanye kreatif, sementara modul mini menjadi media edukasi yang lebih mendalam dan terstruktur.
Metode pembelajaran cukup efektif, terutama saat dosen mengajak kami berdiskusi dan terlibat dalam praktik nyata. Namun, ada ruang perbaikan seperti menambah simulasi dilema integritas atau menghadirkan narasumber eksternal agar perspektif semakin kaya. Kritik saya, beberapa sesi masih terlalu teoritis sehingga kurang interaktif, sedangkan saran saya agar evaluasi juga menilai proses refleksi, bukan hanya produk akhir.
Secara pribadi, saya merasa bangga telah mengikuti mata kuliah ini. Pengalaman menyebarkan stiker, membuat video, dan menyusun modul mini bukan sekadar tugas, tetapi komitmen nyata untuk menanamkan nilai integritas. Mata kuliah ini memberi bekal penting bagi saya untuk menjadi pribadi yang berkarakter, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan dunia nyata dengan menjunjung tinggi integritas.
Nama: Erpina Apriliani
NPM: 2453032017
Selama mengikuti mata kuliah Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi, saya merasa materi yang diberikan sangat bermanfaat karena membantu memahami pentingnya nilai kejujuran, tanggung jawab, dan sikap antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari. Penyampaian materi cukup jelas dan relevan dengan kondisi nyata di masyarakat.
Mata kuliah ini membuat saya lebih sadar bahwa integritas harus diterapkan mulai dari hal sederhana, termasuk dalam aktivitas akademik.
Beberapa materi terasa cukup padat sehingga waktu untuk diskusi sedikit terbatas.
Jika memungkinkan, ke depannya bisa ditambah studi kasus atau contoh nyata agar mahasiswa lebih mudah mengaitkan teori dengan praktik.
Secara keseluruhan, perkuliahan ini sangat membantu dalam membangun kesadaran tentang pentingnya integritas.
NPM : 2453032015
Selama satu semester mengikuti mata kuliah ini, saya merasa mendapatkan banyak manfaat yang bisa saya terapkan baik dalam kegiatan akademik maupun dalam kehidupan sehari-hari. Materi seperti nilai integritas, pencegahan korupsi, konflik kepentingan, transparansi, akuntabilitas, serta etika dalam mengambil keputusan membuat saya lebih memahami pentingnya bersikap jujur, disiplin, dan berani menolak hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan. Menurut saya, pemahaman ini sangat berguna, bukan hanya untuk persiapan dunia kerja di masa depan, tetapi juga untuk membentuk kebiasaan yang baik sebagai warga negara.
Selain itu, melalui berbagai studi kasus yang dibahas selama perkuliahan, saya belajar untuk melihat persoalan integritas secara lebih kritis dan realistis. Saya mulai menyadari bahwa isu korupsi dan pelanggaran etika tidak hanya terjadi dalam konteks besar seperti pemerintahan, tetapi juga dapat muncul dalam skala kecil di lingkungan kampus, organisasi, maupun kegiatan sehari-hari. Hal ini membuat saya lebih peka dalam menilai situasi dan lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan.
Perkuliahan ini juga melatih saya untuk bertanggung jawab terhadap tugas dan pekerjaan sendiri. Ketika dosen menekankan pentingnya kejujuran dalam ujian, tugas, dan proses pembelajaran, saya merasa nilai-nilai tersebut benar-benar membentuk cara berpikir saya sebagai mahasiswa. Saya menjadi lebih menghargai proses, bukan hanya hasil. Selain itu, diskusi kelas membuat saya memahami bahwa integritas bukan hanya soal berkata jujur, tetapi juga tentang konsistensi antara nilai, ucapan, dan tindakan.
NPM : 2453032022
Pada pertemuan terakhir mata kuliah Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi, saya mengikuti perkuliahan offline dengan tertib dan penuh tanggung jawab. Kuis akhir juga saya kerjakan secara mandiri, jujur, dan tanpa bekerja sama dengan pihak mana pun sebagai bentuk penerapan integritas akademik.
Secara keseluruhan, mata kuliah ini memberikan banyak manfaat, terutama dalam memperkuat pemahaman saya mengenai nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, serta pentingnya membangun budaya antikorupsi sejak dini. Materi yang disampaikan cukup relevan dengan kondisi sosial dan dunia kerja saat ini, karena isu integritas bukan hanya penting dalam lembaga pemerintahan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan kampus.
Metode pembelajaran yang digunakan dengan baik melalui diskusi, studi kasus, maupun penugasan yang cukup efektif dalam membantu mahasiswa memahami materi secara lebih konkret. Namun, beberapa pertemuan mungkin dapat ditingkatkan dengan menambah contoh kasus yang lebih aktual atau menghadirkan narasumber praktisi agar pembahasan menjadi lebih hidup dan kontekstual.
Ke depan, saya merekomendasikan agar materi dapat disertai lebih banyak aktivitas interaktif, seperti simulasi dilema etika atau proyek kecil terkait integritas, sehingga mahasiswa dapat berlatih menerapkan nilai-nilai antikorupsi secara langsung.
Demikian pendapat dan refleksi saya, disampaikan secara jujur, objektif, dan bertanggung jawab sebagai wujud penerapan integritas akademik.
Npm : 2453032016
Selama satu semester mengikuti perkuliahan mata kuliah Pendidikan Integritas dan Antikorupsi (PIAK), saya memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya nilai-nilai integritas dalam kehidupan akademik, sosial, maupun profesional. Mata kuliah ini memberikan kesadaran bahwa integritas bukan hanya konsep moral yang bersifat teoritis, tetapi merupakan prinsip dasar yang harus diwujudkan dalam sikap jujur, tanggung jawab, disiplin, dan konsistensi antara perkataan dan perbuatan
Manfaat utama yang saya rasakan dari mata kuliah PIAK adalah terbentuknya sikap kritis terhadap berbagai bentuk penyimpangan, khususnya korupsi dalam skala kecil maupun besar. Melalui pembahasan kasus, diskusi, dan materi tentang nilai antikorupsi, saya menjadi lebih memahami bahwa praktik tidak jujur,Materi yang disampaikan dalam perkuliahan PIAK sangat relevan dengan kondisi saat ini, terutama dalam konteks dunia pendidikan dan kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Nilai-nilai integritas dan antikorupsi yang diajarkan sesuai dengan tantangan nyata yang dihadapi generasi muda, baik di lingkungan kampus maupun di dunia kerja nantinya.
Metode pembelajaran yang digunakan selama perkuliahan cukup efektif, khususnya melalui diskusi kelas, studi kasus, dan penugasan reflektif. Metode ini mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dan mengaitkan teori dengan realitas yang terjadi di sekitar.
Berdasarkan pengalaman selama mengikuti perkuliahan, menurut saya proses pembelajaran pada mata kuliah ini masih dapat ditingkatkan. Salah satunya dengan menambahkan variasi cara penyampaian materi, misalnya melalui pembahasan kasus yang sedang terjadi, kegiatan simulasi sederhana, atau penggunaan media digital. Dengan cara tersebut, suasana kelas akan terasa lebih hidup dan mahasiswa dapat lebih terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran.
Npm : 2453032019
Selama satu semester mengikuti mata kuliah Integritas dan Antikorupsi, saya merasa banyak mendapat pemahaman baru tentang bagaimana pentingnya sikap jujur dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Pembahasan mengenai makna integritas, bentuk-bentuk korupsi, serta faktor yang mendorong terjadinya korupsi membuat saya melihat bahwa tindakan tidak etis sering kali berawal dari hal-hal kecil yang dianggap sepele.Kegiatan yang paling memberikan pengalaman berbeda bagi saya adalah tugas lapangan untuk membagikan stiker antikorupsi kepada masyarakat. Melalui aktivitas ini, saya tidak hanya belajar dari materi di kelas, tetapi juga melihat bagaimana masyarakat menanggapi pesan antikorupsi secara langsung. Dari interaksi tersebut, saya memahami bahwa upaya mencegah korupsi tidak hanya bergantung pada lembaga pemerintah, tetapi juga partisipasi masyarakat dan edukasi yang terus dilakukan.Dari sisi pembelajaran, saya merasa metode yang digunakan cukup membantu. Penjelasan dosen jelas, suasana diskusi tidak membosankan, dan kombinasi antara teori serta praktik membuat proses belajar terasa lebih nyata. Meski begitu, saya pikir akan lebih menarik jika ditambahkan lebih banyak contoh kasus atau simulasi situasi dilematis agar mahasiswa bisa belajar mengambil keputusan yang berintegritas dalam kondisi yang berbeda-beda.
Secara keseluruhan, mata kuliah ini memberikan pengaruh positif terhadap cara saya memandang pentingnya integritas, baik sebagai mahasiswa maupun sebagai calon profesional di masa depan. Saya berharap ke depannya mata kuliah ini bisa terus dikembangkan agar semakin relevan dan mampu membentuk kesadaran antikorupsi yang lebih kuat di kalangan mahasiswa.
NPM : 2413032081
Kelas : C
Selama satu semester mengikuti mata kuliah Pendirian Integritas dan Anti Korupsi, saya merasa cukup banyak hal baru yang saya dapatkan, terutama mengenai makna integritas dan bagaimana korupsi bisa terjadi di berbagai situasi. Materi yang diberikan juga cukup relevan dengan kehidupan nyata, sehingga membantu saya lebih memahami pentingnya bersikap jujur dan bertanggung jawab.
Metode pembelajaran sejauh ini menurut saya sudah jelas dan cukup mudah diikuti. Contoh kasus yang diberikan langsung membuat materi terasa nyata dan tidak hanya teori, ditambah diskusi yang membantu memperluas sudut pandang saya sebagai mahasiswa.
Untuk saran, saya berharap ke depan mungkin bisa ada lebih banyak penugasan refleksi ringan agar mahasiswa bisa menghubungkan materi dengan pengalaman pribadi, sehingga nilai integritas lebih terasa dan melekat dalam praktik sehari-hari.
NPM: 2413032076
Menurut pendapat saya, mata kuliah Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi sangat bermanfaat karena mengajarkan kita tentang pentingnya kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, terutama di dunia akademik. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan situasi saat ini karena tidak hanya membahas korupsi yang signifikan tetapi juga perilaku tidak adil yang sering terjadi di kalangan siswa. Untuk membuat materi lebih mudah dipahami dan tidak hanya teori, penjelasan dosen disertai dengan contoh dari dunia nyata.
Metode pembelajaran yang digunakan cukup efektif. Ini dimulai dengan penjelasan topik dalam beberapa pertemuan dan dilanjutkan dengan kegiatan praktik, seperti sosialisasi antikorupsi di sekolah bersama kelompok. Pengalaman langsung dalam menerapkan prinsip integritas, tanggung jawab, kerja sama, dan komunikasi diberikan oleh kegiatan ini. Selain itu, desain yang menarik dari modul antikorupsi meningkatkan kreativitas dan kemampuan untuk membuat materi edukatif. Perkuliahan online berjalan dengan lancar, dan kuis akhir yang dikerjakan secara mandiri mengajarkan integritas akademik.
Kritik dan saran kedepannya yaitu kegiatan diskusi interaktif harus diperbanyak lagi agar semua siswa lebih aktif. Studi kasus atau simulasi juga dapat meningkatkan pemahaman kita tentang bagaimana nilai antikorupsi diterapkan dalam dunia nyata. Secara keseluruhan, mata kuliah ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan pengetahuan kepada siswa tetapi juga membangun sikap mereka untuk menjadi orang yang jujur, bertanggung jawab, dan setia.
NPM: 2453032013
Selama satu semester mengikuti mata kuliah Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi, saya merasa materi yang diberikan sangat bermanfaat dalam membentuk kesadaran etis dan sikap bertanggung jawab sebagai mahasiswa. Nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan antikorupsi tidak hanya disampaikan sebagai teori, tetapi juga sebagai prinsip yang harus diterapkan dalam kehidupan akademik dan sehari-hari. Kegiatan turun lapangan ke sekolah serta pembuatan video edukasi juga menambah kekuatan pembelajaran karena kami bisa melihat bagaimana nilai integritas ditanamkan sejak dini.
Pengalaman turun lapangan dan membuat video menjadi momen yang membuka wawasan saya bahwa integritas memang harus dibangun dari lingkungan pendidikan. Saya merasa pembelajaran tidak hanya terjadi di kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang membuat saya lebih memahami pentingnya membangun budaya antikorupsi. Saya juga menyadari bahwa generasi muda harus memiliki kesadaran yang kuat terhadap bahaya korupsi agar dapat menjadi agen perubahan. Mengikuti kuis akhir secara jujur dan mandiri merupakan bentuk refleksi saya dalam menerapkan nilai integritas akademik.
Metode pembelajaran yang digunakan sudah cukup baik, seperti diskusi, studi kasus, kegiatan lapangan, dan kuis. Namun, keterlibatan mahasiswa masih bisa ditingkatkan. Beberapa sesi diskusi terasa kurang interaktif karena banyak mahasiswa yang pasif. Selain itu, contoh kasus yang digunakan kadang belum terlalu aktual dengan situasi terkini, sehingga perlu ditambah agar materi semakin relevan.
Ke depannya, perkuliahan dapat menambahkan lebih banyak contoh kasus terbaru, memperbanyak kegiatan berbasis problem solving, serta memberi ruang refleksi kelompok agar mahasiswa bisa mengaitkan nilai integritas dengan pengalaman pribadi mereka. Penggunaan media pembelajaran yang lebih variati seperti video, simulasi, atau permainan edukasi juga bisa meningkatkan minat dan pemahaman. Dengan demikian, mahasiswa dapat lebih aktif dan
NPM: 2453032013
Selama satu semester mengikuti mata kuliah Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi, saya merasa materi yang diberikan sangat bermanfaat dalam membentuk kesadaran etis dan sikap bertanggung jawab sebagai mahasiswa. Nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan antikorupsi tidak hanya disampaikan sebagai teori, tetapi juga sebagai prinsip yang harus diterapkan dalam kehidupan akademik dan sehari-hari. Kegiatan turun lapangan ke sekolah serta pembuatan video edukasi juga menambah kekuatan pembelajaran karena kami bisa melihat bagaimana nilai integritas ditanamkan sejak dini.
Pengalaman turun lapangan dan membuat video menjadi momen yang membuka wawasan saya bahwa integritas memang harus dibangun dari lingkungan pendidikan. Saya merasa pembelajaran tidak hanya terjadi di kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang membuat saya lebih memahami pentingnya membangun budaya antikorupsi. Saya juga menyadari bahwa generasi muda harus memiliki kesadaran yang kuat terhadap bahaya korupsi agar dapat menjadi agen perubahan. Mengikuti kuis akhir secara jujur dan mandiri merupakan bentuk refleksi saya dalam menerapkan nilai integritas akademik.
Metode pembelajaran yang digunakan sudah cukup baik, seperti diskusi, studi kasus, kegiatan lapangan, dan kuis. Namun, keterlibatan mahasiswa masih bisa ditingkatkan. Beberapa sesi diskusi terasa kurang interaktif karena banyak mahasiswa yang pasif. Selain itu, contoh kasus yang digunakan kadang belum terlalu aktual dengan situasi terkini, sehingga perlu ditambah agar materi semakin relevan.
Ke depannya, perkuliahan dapat menambahkan lebih banyak contoh kasus terbaru, memperbanyak kegiatan berbasis problem solving, serta memberi ruang refleksi kelompok agar mahasiswa bisa mengaitkan nilai integritas dengan pengalaman pribadi mereka. Penggunaan media pembelajaran yang lebih variati seperti video, simulasi, atau permainan edukasi juga bisa meningkatkan minat dan pemahaman. Dengan demikian, mahasiswa dapat lebih aktif dan
nama : Septa eka darmawan
NPM : 2413032077
meurut saya mata kuliah ini sangat penting karena bermanfaat untuk memperkuat integritas di diri kita dan dengan projek nya yang membuat kita dapat menyebarkan nilai nilai integritas ini ke masyarakat. perkuliahannya sudah bagus baik dari materi yang di sampaikan sudah sesuai mulai nilai integritas penerapannya dan lain lain. namun yang kurang dari pembelajarannya adalah tugas yang di erikan sering kali kurang spesifik sehingga kami mahasiswa sering bingung terutama teman teman yang sullit memahami sesuatu. saya tidak punya saran yang dapat membantu karena saya sudah sesuai dengan tipe pebelajaran yang di laksanakan
Selama satu semester mengikuti mata kuliah mengenai Integritas dan Antikorupsi, saya merasakan banyak wawasan baru tentang penerapan nilai-nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari. Pemaparan tentang konsep dasar integritas, berbagai jenis korupsi, faktor-faktor yang memicunya, serta konsekuensi yang ditimbulkan, membuat saya menyadari bahwa korupsi bukan hanya masalah besar di tingkat negara, tetapi juga bisa dimulai dari pelanggaran kecil yang sering diabaikan.
Pengalaman paling berkesan bagi saya adalah kegiatan sosialisasi tentang antikorupsi di sekolah. Dari kegiatan ini, saya belajar bagaimana menyampaikan informasi dengan cara yang sederhana dan gampang dipahami oleh siswa. Berinteraksi secara langsung dengan mereka memberi saya pemahaman bahwa pendidikan mengenai antikorupsi penting ditanamkan sejak usia dini. Pengalaman ini terasa menyenangkan tetapi juga menantang karena kami harus bisa menyampaikan pesan penting dengan cara yang menarik dan relevan untuk mereka. Dari pengalaman itu, saya menyadari bahwa untuk mencegah korupsi, tidak hanya teori yang dibutuhkan, tetapi juga pendidikan dan contoh yang nyata.
Dalam hal metode pembelajaran, saya merasa proses kuliah memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami materi dengan bertahap. Penjelasan dosen sangat jelas, diskusi berlangsung aktif, dan tugas praktik seperti sosialisasi memberi peluang untuk menerapkan ilmu secara langsung. Sebagai saran untuk masa depan, mungkin akan bermanfaat jika ditambahkan latihan studi kasus atau simulasi tentang dilema etika agar mahasiswa lebih terlatih dalam mengambil keputusan yang sesuai dengan prinsip integritas dalam situasi yang lebih rumit.
Mata kuliah ini memberi dampak positif pada saya, terutama dalam membuat saya sadar akan pentingnya menjaga integritas dan berkontribusi dalam membangun budaya antikorupsi. Saya sangat menghargai seluruh proses pembelajaran yang ada dan berharap perkembangan mata kuliah ini dapat terus dilakukan agar semakin relevan dan bermanfaat bagi mahasiswa di masa mendatang.
Npm: 2413032090
Selama satu semester mengikuti mata kuliah Integritas dan Antikorupsi, saya merasa mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman baru yang sangat bermanfaat. Materi yang dipelajari, seperti arti integritas, bentuk-bentuk korupsi, penyebab, dan dampaknya, membuat saya sadar bahwa integritas bukan hanya tentang nilai moral, tetapi juga tentang bagaimana kita bertindak setiap hari. Saya belajar bahwa hal-hal kecil seperti berbohong atau memanfaatkan kesempatan secara tidak jujur bisa menjadi awal dari perilaku koruptif yang lebih besar.
Pengalaman yang paling berkesan bagi saya adalah kegiatan turun lapangan untuk membagikan stiker antikorupsi kepada masyarakat. Dari kegiatan ini, saya tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan langsung bagaimana mengajak orang lain untuk peduli terhadap isu antikorupsi. Bertemu dan berbicara dengan masyarakat membuat saya memahami bahwa pencegahan korupsi membutuhkan kerja sama dari semua pihak, bahkan melalui langkah sederhana seperti edukasi singkat.
Untuk metode pembelajaran, saya merasa cara mengajar dosen sudah cukup efektif. Penjelasannya mudah dipahami, diskusi kelas berjalan aktif, dan tugas lapangan membuat materi terasa lebih nyata. Ke depan, mungkin bisa ditambahkan kegiatan seperti analisis studi kasus yang lebih mendalam agar mahasiswa bisa belajar mengambil keputusan dengan integritas dalam situasi yang lebih sulit.
Secara keseluruhan, mata kuliah ini sangat membantu saya memahami pentingnya integritas dan peran generasi muda dalam membangun budaya antikorupsi. Saya sangat mengapresiasi proses pembelajaran selama satu semester ini dan berharap mata kuliah ini terus dikembangkan agar semakin relevan dan memberi lebih banyak pengalaman belajar bagi mahasiswa.
Npm : 2453032010
Selama satu semester mengikuti mata kuliah Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi, saya merasa mendapatkan banyak pengalaman dan pemahaman baru yang sangat bermanfaat. Materi yang diberikan membantu saya memahami nilai-nilai integritas, kejujuran, tanggung jawab, dan pentingnya anti-korupsi dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan profesional nantinya. Saya menyadari bahwa korupsi bukan hanya masalah pejabat atau pemerintah, tetapi juga tanggung jawab individu untuk mencegah dan menolak praktik tersebut.
Metode pembelajaran online yang diterapkan cukup efektif karena memungkinkan fleksibilitas, namun terkadang interaksi terasa kurang, sehingga beberapa materi lebih mudah dipahami jika ada diskusi atau studi kasus yang lebih interaktif. Materi yang diberikan juga sangat relevan dengan kondisi nyata di masyarakat dan pemerintahan, sehingga saya bisa melihat langsung hubungan antara teori dan praktik.
Secara keseluruhan, mata kuliah ini sangat membantu saya untuk lebih sadar dalam menerapkan nilai-nilai integritas, baik dalam lingkungan akademik maupun kehidupan sehari-hari. Saran saya untuk perkuliahan ke depan adalah menambahkan lebih banyak contoh kasus nyata, kegiatan diskusi, atau simulasi, agar mahasiswa bisa lebih aktif belajar dan memahami penerapan integritas secara praktis. Saya merasa mata kuliah ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membentuk karakter yang lebih bertanggung jawab dan beretika.
NPM : 2453032023
Sebagai bentuk evaluasi atas pemahaman nilai-nilai integritas dan antikorupsi, mahasiswa juga diminta memberikan pendapat, refleksi, kritik, serta saran mengenai jalannya perkuliahan selama satu semester. Menurut saya, kegiatan ini penting karena memungkinkan mahasiswa menilai kembali manfaat mata kuliah, sejauh mana materi yang diberikan relevan, serta bagaimana efektivitas metode pembelajaran yang digunakan. Melalui proses ini, mahasiswa dapat mengusulkan perbaikan untuk penyelenggaraan perkuliahan di masa mendatang. Penyampaian masukan secara jujur, sopan, dan bertanggung jawab merupakan wujud nyata dari integritas akademik yang menjadi inti dari mata kuliah ini.
NPM : 2453032009
Selama satu semester mengikuti mata kuliah Pendidikan Integritas dan Antikorupsi, saya merasakan bahwa mata kuliah ini tidak hanya memberikan pemahaman teoretis tentang korupsi, tetapi juga membentuk cara pandang baru mengenai pentingnya karakter, nilai moral, dan tanggung jawab sosial. Mata kuliah ini menghadirkan proses belajar yang tidak sekadar menambah wawasan, tetapi juga membangun kesadaran kritis tentang bagaimana korupsi dapat mempengaruhi seluruh aspek kehidupan: politik, ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, bahkan budaya masyarakat sehari-hari.
Pendekatan pembelajaran yang digunakanbaik melalui diskusi kasus, analisis regulasi, studi film antikorupsi, maupun simulasi dilema etika membuat mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga merenungkan posisi dirinya dalam upaya pencegahan korupsi. Perkuliahan ini memberi ruang untuk melihat bahwa integritas bukan sesuatu yang abstrak, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan kecil sehari-hari: kejujuran akademik, disiplin waktu, tanggung jawab mengerjakan tugas, hingga keberanian menolak tindakan tidak etis.
Hal-Hal yang Didapatkan Selama Perkuliahan
1. Pemahaman Mendalam tentang Konsep Korupsi
Saya memahami berbagai bentuk korupsi, mulai dari korupsi kecil (petty corruption) hingga korupsi besar (grand corruption). Penyebab korupsi juga dipelajari secara komprehensif, baik dari faktor struktural, budaya, maupun personal.
2. Pemahaman tentang Integritas sebagai Nilai Dasar
Integritas dipahami sebagai kombinasi kejujuran, tanggung jawab, konsistensi, dan keberanian moral. Mata kuliah ini menekankan bahwa integritas bukan sekadar moral pribadi, tetapi fondasi pembangunan bangsa.
3. Keterampilan Analisis Kasus
Mahasiswa belajar menganalisis kasus nyata korupsi, memahami motif pelaku, kelemahan sistem, serta strategi pencegahannya. Ini melatih kemampuan berpikir kritis dan argumentasi logis.
Lebih lanjut, melalui analisis berbagai studi kasus yang didiskusikan di kelas, saya memperoleh keterampilan untuk meninjau isu integritas secara lebih tajam dan berdasarkan realitas. Saya mulai menyadari bahwa masalah korupsi dan penyimpangan etika tidak terbatas pada ranah publik berskala besar, melainkan juga berpotensi muncul dalam lingkup yang lebih kecil seperti lingkungan akademis, organisasi kemahasiswaan, hingga interaksi sehari-hari. Kesadaran ini meningkatkan sensitivitas saya dalam mengevaluasi situasi dan mendorong kehati-hatian yang lebih besar saat mengambil keputusan.
Proses perkuliahan ini juga menempa saya untuk memegang teguh tanggung jawab atas pekerjaan dan tugas yang diemban. Penekanan Dosen terhadap prinsip kejujuran mutlak dalam evaluasi, penugasan, dan seluruh alur pembelajaran, secara nyata telah mengkonstruksi pola pikir saya sebagai seorang pelajar. Saya kini lebih menghargai proses pelaksanaan dibandingkan sekadar hasil akhir. Selain itu, interaksi dan diskusi di kelas memperjelas bahwa integritas melampaui sekadar menyampaikan kebenaran, tetapi juga mencakup konsistensi yang harmonis antara nilai-nilai yang diyakini, perkataan, dan perilaku nyata.
NPM : 2413032083
Selama mengikuti perkuliahan Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi selama satu semester, saya merasakan bahwa mata kuliah ini memberikan banyak manfaat. Pembelajaran yang diberikan membantu saya memahami pentingnya kejujuran, tanggung jawab, serta perilaku antikorupsi, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan peran sebagai mahasiswa. Nilai-nilai integritas yang dibahas juga terasa dekat dengan realitas yang terjadi di lingkungan sekitar.
Namun, selama satu semester ini saya melihat bahwa penyampaian materi masih belum terlalu banyak atau mendalam. Ada beberapa topik yang sebenarnya menarik, seperti praktik antikorupsi di kampus dan berbagai studi kasus korupsi di Indonesia, tetapi belum dibahas secara detail. Meskipun begitu, tugas-tugas yang diberikan justru sangat menarik, terutama proyek dan kegiatan observasi lapangan. Melalui aktivitas tersebut, saya bisa memahami penerapan integritas secara lebih nyata dan tidak hanya sebatas teori.
Untuk ke depannya, saya berharap jumlah dan kedalaman materi dapat ditingkatkan serta disusun dengan lebih sistematis agar pemahaman mahasiswa semakin komprehensif. Selain itu, kegiatan seperti simulasi atau praktik pencegahan korupsi juga bisa lebih sering dilakukan karena metode tersebut membuat proses belajar terasa lebih hidup dan lebih mudah dipahami.
Secara keseluruhan, mata kuliah ini memberikan pengalaman yang berharga, memperkuat pemahaman saya tentang integritas, dan menumbuhkan kesadaran untuk menghindari dan melawan korupsi mulai dari diri sendiri.
NPM: 2413032075
Selama satu semester ikut mata kuliah Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi, saya dapat memahami pentingnya sikap jujur dan tanggung jawab, baik di kampus maupun nanti di lingkungan sekitar. Manfaat yang paling kerasa adalah ketika saya jadi lebih aware dengan hal-hal kecil yang sebenarnya berkaitan sama integritas, seperti disiplin, tidak mencontek, atau tidak nitip absen. Jadi saya belajar bahwa integritas itu bukan cuma soal korupsi besar yang sering muncul di berita, tapi kebiasaan-kebiasaan sederhana yang kita lakuin tiap hari. Kalau soal relevansi materi, menurut saya ini sangat sesuai dengan kondisi sekarang. Kasus korupsi masih sering sekali terjadi, jadi materi yang kita pelajari benar-benar relate. Mungkin beberapa topik bisa dibahas lebih dalam dengan studi kasus nyata biar kami bisa melihat langsung bagaimana teori itu dipakai di dunia nyata. Pembelajaran selama ini bagus, terutama pas ada diskusi atau pembahasan contoh kasus. Tapi terkadang kelas terasa agak monoton kalau cuma dengerin penjelasan. Mungkin next semester bisa ditambah kegiatan yang lebih interaktif, misalnya role play, agar suasana kelas tidak flat dan mahasiswa lebih aktif.
Saya berharap ada lebih banyak aktivitas praktis. Misalnya proyek kecil tentang penerapan integritas di lingkungan kampus, sharing session dengan orang yang bekerja di bidang antikorupsi, atau kegiatan yang bikin kami bisa melihat langsung bagaimana integritas diterapkan dalam situasi nyata. Dengan begitu, kami bukan cuma paham teori, tapi juga punya pengalaman mengaplikasikannya. Jadi mata kuliah ini bermanfaat dan cukup berpengaruh untuk pembentukan karakter mahasiswa. Harapannya, perkuliahan ini bisa terus dikembangkan biar nilai integritas benar-benar jadi kebiasaan, bukan cuma materi yang dipelajari di kelas.
Metode pembelajaran yang digunakan juga menurut saya cukup jelas dan mudah untuk diikuti. Studi kasus yang relevan membuat proses belajar terasa hidup, dan sesi diskusi sangat membantu saya memahami sudut pandang yang berbeda dari teman-teman. Dari situ saya belajar bahwa menjaga integritas bukan hanya soal aturan, tetapi juga tentang empati dan tanggung jawab sosial.
Sebagai saran, saya berharap ke depannya bisa ada lebih banyak penugasan refleksi sederhana agar kami sebagai mahasiswa dapat lebih menghubungkan materi dengan pengalaman pribadi. Menurut saya, pendekatan seperti itu bisa membuat nilai-nilai integritas lebih membekas dan benar-benar terwujud dalam perilaku sehari-hari.
NPM: 2253032003
Selama satu semester mengikuti mata kuliah Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi, saya merasakan bahwa mata kuliah ini memberikan manfaat yang nyata bagi pengembangan karakter dan cara berpikir mahasiswa. Materi yang diberikan tidak hanya fokus pada konsep korupsi dan bentuk-bentuknya, tetapi juga mengajarkan nilai dasar seperti kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan etika akademik. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa sebagai calon profesional yang akan terjun ke dunia kerja dan masyarakat. Selain itu, pemahaman mengenai penyebab, dampak, serta upaya pencegahan korupsi membantu saya melihat bahwa integritas bukan hanya teori, tetapi harus diterapkan dalam keputusan sehari-hari.
Dari segi metode pembelajaran, dosen telah menyampaikan materi dengan jelas melalui penjelasan, diskusi, turun lapangan dan tugas yang mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis. Diskusi kelas menjadi bagian yang paling efektif karena memberi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pendapat dan menganalisis kasus nyata. Namun, saya melihat masih ada ruang untuk peningkatan, misalnya dengan memperbanyak studi kasus aktual, menghadirkan narasumber praktisi, atau membuat proyek kelompok yang menuntut mahasiswa menerapkan prinsip integritas dalam kegiatan nyata. Hal ini akan membuat pembelajaran lebih hidup, aplikatif, dan berdampak.
Secara keseluruhan, mata kuliah ini sangat bermanfaat karena tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk sikap dan perilaku. Saya berharap di semester berikutnya mata kuliah ini dapat dikembangkan dengan metode yang lebih interaktif dan praktik langsung, sehingga mahasiswa semakin memahami pentingnya integritas dan mampu membangun budaya antikorupsi dalam lingkungan kampus maupun masyarakat. Pendapat ini saya sampaikan secara objektif sebagai bentuk tanggung jawab akademik dan komitmen untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
NPM: 2413032082
Selama satu semester mengikuti mata kuliah Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi, saya merasa banyak perubahan cara pandang yang muncul dalam diri saya. Awalnya saya mengira mata kuliah ini hanya akan membahas teori-teori umum soal korupsi, tetapi ternyata isinya jauh lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari sebagai mahasiswa. Pada beberapa pertemuan mata kuliah pendidikan anti korupsi, saya menjadi sadar bahwa sikap antikorupsi itu bukan hanya soal mencegah penyalahgunaan jabatan atau uang, tetapi mulai dari hal-hal kecil seperti disiplin, tidak menyontek, tidak titip absen, dan bisa bertanggung jawab pada tugas yang diberikan.
Bagi saya pribadi, mata kuliah ini benar-benar membantu membangun kesadaran bahwa integritas itu harus dibiasakan, bukan hanya dipahami. Saya sering merefleksikan diri, apakah selama ini saya sudah bersikap jujur dalam belajar, apakah saya sudah mengerjakan tugas sendiri, dan apakah saya sudah bersikap adil dalam kelompok. Mata kuliah ini menjadikan saya sebagai seorang yang lebih hati-hati dan peduli dengan konsekuensi dari setiap tindakan yang mungkin terlihat sepele, tetapi sebenarnya mencerminkan karakter dan kejujuran seseorang.
Walaupun beberapa pertemuan tidak terlalu intens atau tidak selalu berjalan secara mendalam, saya tetap merasa bahwa materi tersebut relevan dengan kondisi saat ini. Banyak kasus dan contoh yang dibahas membuat saya lebih memahami bagaimana korupsi bisa muncul, bukan hanya di tingkat pemerintahan, tetapi juga dalam lingkungan kampus, sekolah, bahkan kehidupan seseorang. Hal itu membuat saya semakin sadar bahwa integritas itu tidak bisa ditunda, melainkan harus dimulai dari diri sendiri sejak dini.