Posts made by Geby Fateha Silfia Putri

NAMA : Geby Fateha Silfia Putri
NPM : 2456041008
KELAS : Mandiri A
PRODI : Administrasi Negara

Analisis yang dapat diambil dari video yang berjudul Ketahanan Nasional tersebut adalah
 
Ketahanan nasional merupakan suatu urutan keterampilan, ketangguhan dari suatu bangsa serta bentuk dari kemampuan dalam mengembangkan potensi nasional unutk menghadapi ancaman yang akan datang. Ancaman tersebut dapat bersifat langsung seperti saat belanda menyerang indonesia guna mengambil SDA, ancaman luar seperti Amerika Serikat yang ingin menjajah filipina, ancaman dalam seperti oknum tertentu yang berusaha unutk menghancurkan keutuhan serta kedaulatan dalam negri, dan ancaman tidak langsung seperti pengusaan seluruh aspek ekonomi dimana satu persatu lahan pelan – pelan dibeli lalu kemudian penduduk asli suatu negara akan disingkirkan. Mereka merupakan bentuk dari tantangan dan juga ancaman, dapat juga berbentuk hambatan serta gangguan yang menyerang integritas, identitas warga negaram keberlanjutan hidup negara, dan juag perjuangan dalam mencapai suatu tujuan nasional.
Kita sebagai warga negara tentunya berhak untuk menghadapi ancaman yang akan datang dengan memiliki kemampuan unutk mengembangkan kekuatan nasional. Lantas apa itu ancaman nya, yaitu ancaman trigatra dan juga ancaman pancagatra.

1. Ancaman unsur trigatra yang mengancam :
- Ancaman dalam lokasi dan posisi geografis, dimana suatu lokasi dapat digeser – geser dan kepulauan sebagaian dapat diambil contohnya Timor Timur yang lepasa dari indonesia dan juga dapat dilihat dari kapal perang asing yang dengan mudah dapat masuk kedalam wilayah indonesia dan menerima data tentang negara sehingganay banyak negara lain tahu kelemahan indonesia. Tentunya ini merupakan suatu masalah yang cukup serius sehingga perlu adanya perwujudan alamiah untuk menghadapi masalah ini yaitu dengan diadakannya peningkatan potensi laut dan darat serta memiliki kemampuan posisi dengan negara tetangga untuk menghadapi tantangan lokasi dan posisi geografis.
- Ancaman terhadap keadaan dan kekayaan alam, seperti contoh banyaknya kapal asing masuk kedalam negara kita dan mengambil kekayaan laut yang ada seperti ikan. Maka diperlukan kesadaran nasional guna menghadapi tantangan pemanfaatan sumber daya alam yang baik dan benar.
- Ancaman terhadap kemampuan penduduk, apabila masyarakat tidak memiliki kemampuan untuk berdiri sendiri tentunya akan menimbulkan sebuah persaingan dengan penduduk asing, contohnya seperti warga Cina yang semakin banyak masuk ke dalam Indonesia untuk bersaing dengan penduduk asli Indonesia. Maka dengan pendidikan dan juga pelatihanlah yang dapat mengatasi masalah keadaan dan kemampuan penduduk indonesia saat ini.

2. Ancaman unsur pancagarta :
- Acaman ideologi. Seperti contoh pada peristiwa G30SPKI silam dimana komunis masuk ke dalam negara kita dan berupaya mengganti ideologi pancasila menjadi ideologi komunis. Tentunya dalam hal ini rangkain nilai yang mampu menampung aspirasi sangatlah dibutuhkan.
- Ancaman politik. Seperti contoh politik di Indonesia yang tidak bebas, dimana rakyatnya tidak boleh bersuara dan hanya boleh berasal dari suara satu sumber. Untuk itu demokrasi, kesembangan input dan output menjadi solusi yang tepat untuk menghadapi masalah ini.
- Ancaman ekonomi. Masyarakat Indonesia tidak diakomondir kepentingannya, seperti susahnya ingin membuka usaha. Untuk itu sarana, modal, TK , dan juga tekonologi yang baik sangat dibuthkan.
- Ancaman sosbud, seperti tradisi, pendidikan, serta kepemimpinan. Dan
- Ancaman HANKAM, yang memerlukan perwujudan aspek sosial dari partisipasi dan juga kesadaran masyarakat untuk tetap mempertahankan persatuan di negara Indonesia ini.
NAMA : Geby Fateha Silfia Putri
NPM : 2456041008
KELAS : Mandiri A
PRODI : Administrasi Negara

Dari jurnal yang berjudul semangat bela negara di tengah pandemi covid – 19 kita dapat menganalisis bahwa jurnal ini membahas tentang pentingnya bela negara di tengah pandemi covid – 19, yang merupakan kewajiban bagi seluruh lapisan wagra negara terlebih Indonesia untuk tetap menunjukkan kecintaan serta kesetiannya kepada NKRI.
Dalam hal ini pendidikan kewarganegaraan serta bela negara merupakan aspek yang penting untuk setiap warga negaranya. Mencerminkan rasa cinta dan kesetiaan kepada tanah air. Dalam hal ini, meskipun terdapat dampak yang besar maka penting adanya rasa was—was terhadap apa yang dapat kita lakukan agar masalah sosial yang ada tidak terus berlanjut serta dampak negatif yang ada di masa depan.
Salah satu bukti nyatanya terdapat di periode COVID-19, dimana pada masa ini kita harus menjaga kebersihan, membatasi aktivitas di luar rumah, dan tidak menyebarkan berita yang hoax atau tidak jelas kebenarannya yang merupakan bentuk dari langkah – langkah yang dapat diambil. Tindakan ini tidak hanya berguna untuk melindungi diri sendiri akan tetapi juga orang lain di sekitar kita.
Dalam menghadapi pandemi yang melanda 209 negara ini tentunya sangat dibutuhkan sebuah gotong royong dan juga kerja sama yang baik agar menjadi sebuah solusi utama. Covid – 19 yang terus menyebar dengan cepat ini membutuhkan suatu persatuan agar dapat ditangani dengan mudah. Dari peristiwa ini banyak orang terpaksa kehilangan pekerjaannya yang bedampak pada ekonomi pandemi, menyebabkan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari – hari. Dalam situasi ini, emosi seperti rasa bingung dan takut akan muncul sehingga ketengangan antar masyarakat maupun aparat pemerintahan akan semakin tinggi dan menjadi sebuah kekhawatiran tersendiri.
Tentunya bela negara yang merupakan suatu bentuk sikap serta perilaku didasarkan pada kecintaaan terhadap bangsa dan negara sangatlah dibutuhkan. Setiap lapisan warga negara memiliki hak dan juga kewajiban untuk melibatkan atau terlibat dalam upaya membela negara. Hal tersebut juga telah diatur dalam UU Kesadaran akan bela negara yang mencerminkan kesiapan untuk berkorban demi kedaulatan dan keberlangsungan negara.
Dasar hukum bela negara tertuang padam UUD 1945, yan menegaskan bahwa semau warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pembelaan negara. Ini mencakup pendidikan kewarganegaraa, pelatihan millter, maupun pengabdian sesuai profesi tiap individunya. Setiap individu tentunya memiliki potensi untuk berkontribusi, contohnay sokter yang merawat pasien COVID – 19, dan influencer yang menggalang dana untuk tenaga medis.
Kesadaran bela negara sangatlah penting adanya, tanpa ada kesadaran negara akan rentan terhadap berbagai macam ancaman. Semakin tinggi kesadaran warga negara maka tentunya akan semakin kokoh pula negara tersebut. Dengan demikian, peran serat seluruh masyarakat dangat dibutuhkan guna menjaga stabilitas serta kemajuan negara.
Pemerintah telah mengambl berbagai langkah untuk mencegah adanay penyebaran COVID -19. Isolasi mandiri dan memenuhi aturan pemerintahan adalah bentuk nyata dari bela negara yang dapat dilakukan oleh tiap – tiap individu. Di tengah pademi, solidaritas sosial tentunya sangatlah diperlukan. Masyarakat dapat membantu sesamanya terkhusus mereka yang kurang mampu dengan memberikan dukungan moral dan juga materi.
Bela negara merupakan suatu tindakan baik dan tentunya positif yang dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Tindakan ini tidak harus selalu bersifat militeristik, akan tetapi bisa juga berupa kepatuhan terhadap aturan pemerintah dan penyebaran informasi yang baik, tepat, dan benar. Kesadaran akan kewarganegaraan juga sangatlah penting agar tindakan yang diambil tidak menghasilkan hal yang tidak diinginkan dan juga menyebabkan efek negarif ataupun merugikan baik untuk masyarakatnya maupun negara.