Kiriman dibuat oleh Salsa Bila Azzahra_2416041047

NAMA : SALSA BILA AZZAHRA
NPM : 2416041047
KELAS : REGULER B
PRODI : ILMU ADM NEGARA

Ketahanan nasional merupakan kemampuan suatu bangsa untuk menghadapi berbagai ancaman, hambatan, dan gangguan, baik yang datang dari luar maupun dari dalam negeri. Ancaman-ancaman tersebut dapat bersifat langsung maupun tidak langsung, dan dapat menyerang berbagai aspek seperti integritas, identitas nasional, kelangsungan hidup bangsa, dan pencapaian tujuan nasional. Untuk itu, diperlukan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional agar dapat mempertahankan keutuhan negara.

Ancaman-ancaman tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu ancaman unsur trigatra (lokasi dan posisi geografis, keadaan dan kekayaan alam, serta kemampuan penduduk) dan ancaman unsur pancagatra (ideologi, politik, ekonomi, sosial-budaya, serta pertahanan dan keamanan). Contoh ancaman unsur trigatra adalah pergeseran kepulauan, eksploitasi sumber daya alam oleh pihak asing, serta masuknya tenaga kerja asing yang bersaing dengan penduduk lokal. Sementara contoh ancaman unsur pancagatra adalah upaya penggantian ideologi Pancasila, pembatasan kebebasan berpendapat, kesenjangan ekonomi, dan ancaman terhadap persatuan dan keamanan nasional.

Untuk menghadapi berbagai ancaman tersebut, diperlukan upaya-upaya memperkuat ketahanan nasional, baik melalui peningkatan potensi sumber daya alam dan manusia, penguatan ideologi dan politik, serta partisipasi dan kesadaran masyarakat. Hal ini harus dilakukan secara komprehensif dan terpadu agar Indonesia dapat mempertahankan kedaulatannya dan mencapai tujuan-tujuan nasionalnya
NAMA : SALSA BILA AZZAHRA
NPM :2416041047
KELAS : REGULER B
PRODI : ILMU ADM NEGARA

analisis saya terhadap vidio tersebut: Terdapat perbedaan antara UUD 1945 versi pengesahan 18 Agustus 1945 dan UUD 1945 yang berlaku saat ini (pasca reformasi). Versi 18 Agustus 1945 tidak memiliki penjelasan, sedangkan versi saat ini memiliki penjelasan yang ditambahkan kemudian pada 15 Februari 1946. Penjelasan UUD 1945 ini kemudian dijadikan satu kesatuan tidak terpisahkan dengan naskah UUD 1945 melalui Keputusan Presiden No. 150 Tahun 1959.

Setelah reformasi, dokumen UUD yang dianggap sebagai dokumen asli adalah UUD 1945 versi 5 Juli 1959 yang memiliki penjelasan sebagai bagian tidak terpisahkan. Meskipun materi penjelasan sudah dimasukkan dalam pasal-pasal, naskah asli penjelasan masih dapat digunakan untuk memahami pengertian historis. Untuk memudahkan sosialisasi, naskah UUD 1945 disajikan dalam bentuk naskah terkonsolidasi yang terdiri dari UUD 1945 versi 5 Juli 1959 ditambah 4 dokumen perubahan (Perubahan I, II, III, dan IV)
NAMA : SALSA BILA AZZAHRA
NPM : 2416041047
KELAS : REGULER B
PRODI : ADM NEGARA

Jurnal "Semangat Bela Negara di Tengah Pandemi COVID-19" oleh Syahrul Kemal membahas pentingnya bela negara sebagai kewajiban setiap warga negara, terutama dalam konteks pandemi.
Analisis
definisi Bela Negara: Jurnal ini menekankan bahwa bela negara mencerminkan kecintaan dan kesetiaan terhadap bangsa, dan merupakan hak serta kewajiban setiap warga.a ktualisasi selama Pandemi: Penulis menyarankan bahwa tindakan bela negara dapat dilakukan dengan cara menjaga kesehatan, tidak menyebarkan informasi yang salah, dan mendukung upaya pemerintah dalam menangani COVID-19. peran Masyarakat: Jurnal ini menggarisbawahi pentingnya solidaritas dan gotong royong dalam mengatasi dampak pandemi, serta peran individu dalam membantu sesama, terutama mereka yang terdampak.
dan Menyebutkan pasal-pasal dalam UUD 1945 yang mendasari kewajiban bela negara, serta pentingnya pendidikan kewarganegaraan.
jurnal mengajak masyarakat untuk tetap berpartisipasi dalam bela negara meskipun dalam situasi sulit, dengan menekankan tindakan yang konstruktif dan bertanggung jawab